Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Selasa, 27 Oktober 2026 12:46 WIB

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Selasa, 27 Oktober 2026 12:40 WIB

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Selasa, 27 Oktober 2026 12:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!
  • Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh
  • Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap
  • Nikmati Kuliner Lezat di Roemah Legit, bank bjb Hadirkan Promo Diskon Spesial Pengguna DIGI
  • Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang
  • Antam Meroket Lagi! Cek Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini 27 Oktober 2026
  • Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah
  • Kedekatannya hanya Gimmick? Amanda Manopo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Fajar Sadboy!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

By Mulki AlbarSelasa, 27 Oktober 2026 12:09 WIB2 Mins Read
Polisi tangkap terduga pelaku penyerangan Bobotoh ARK (16) yang tewas di Bogor. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polisi menangkap terduga pelaku penyerangan terhadap seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) yang ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penangkapan tersebut dikonfirmasi Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Senin (26/10/2026).

“(Pelaku) sudah ditangkap,” kata Arfan saat dikonfirmasi.

ARK ditemukan di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026) malam, setelah pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Cibinong.

Meski penangkapan telah dilakukan, polisi masih mendalami kronologi dan motif penyerangan yang menyebabkan remaja tersebut meninggal dunia. Keterlibatan terduga pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain juga perlu dipastikan melalui proses penyidikan.

Baca Juga:  Bey Machmudin Dorong BUMD Beri Pelatihan untuk Pemain Muda Persib

Erick Thohir Minta Motif Penyerangan Diungkap

Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan penyerangan terhadap suporter yang terjadi di luar stadion.

Erick mengaku telah menghubungi kepolisian setempat untuk meminta kejelasan penanganan perkara. Ia meminta penyidik mendalami apakah peristiwa tersebut merupakan tindak kriminal murni atau berkaitan dengan rivalitas antarsuporter.

“Saya bilang, ‘Pak, tolong tindak lanjuti pasti seperti apa. Apakah ini kriminal murni, atau tentu persaingan, ya, karena ketidaksukaan atas suporter?’ Nanti kita lihat hasil keputusan pihak Polri,” kata Erick.

Menurutnya, keselamatan suporter harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan sepak bola. Ia menegaskan, setiap penonton harus dapat kembali ke rumah dengan aman setelah menyaksikan pertandingan.

Baca Juga:  Dedi Kusnandar Alami Cedera Serius, Persib Solid Berikan Dukungan

“Yang namanya suporter itu harus pulang ke rumah dengan selamat,” ujarnya.

Erick Dorong Penegakan Hukum dan Sanksi Tegas

Erick menegaskan, tindak kekerasan yang terjadi di luar stadion harus diproses melalui jalur hukum. Sementara itu, untuk kerusuhan yang terjadi di dalam stadion, ia mendorong penerapan sanksi kompetisi yang tegas terhadap klub yang terbukti bertanggung jawab.

Ia bahkan mengusulkan pengurangan poin maksimal bagi klub apabila terjadi kerusuhan serius, seperti dalam tragedi Kanjuruhan.

“Kalau di luar, ya, tempat pertandingan itu sudah hukum, apalagi kalau sampai ada korban jiwa,” katanya.

Baca Juga:  Masih Dipantau Dokter, Otot Beckham Mengkhawatirkan Jelang Persib Jamu Persita

Erick menilai penegakan hukum dan sanksi kompetisi diperlukan untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kekerasan dalam sepak bola.

Ia juga mengingatkan bahwa rivalitas antarsuporter tidak seharusnya memecah belah masyarakat. Menurutnya, sepak bola semestinya menjadi sarana pemersatu bangsa.

“Sampai kapan, ya, negara kita harus terpecah seperti ini, padahal bola kemarin ketika kita juara FIFA Asia, kita menyatukan seluruh bangsa kita,” ujarnya.

Hingga kini, penyelidikan kepolisian menjadi kunci untuk mengungkap secara utuh penyebab kematian ARK, motif penyerangan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh tewas Bobotoh tewas di Bogor kekerasan suporter pelaku Persib
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang

Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Polisi Ungkap Detik-detik Bobotoh Dibacok di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Motif Masih Misteri

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil Keluarga Tidak Sesuai Kondisi Asli? Begini Cara Mengajukan Perbaikan Data

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.