Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Sabtu, 20 Juni 2026 05:00 WIB

Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 20 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelarutan Batuan dan Naiknya Fluida Magmatik Penyebab Berubahnya Warna Air Danau Kelimutu

By Putra JuangJumat, 24 Mei 2024 18:10 WIB2 Mins Read
Air Danau Kelimutu berubah warna. (Dok. BTNK Kelimutu)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan, terkait perubahan warna air danau kawah di Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Badan Geologi, Hendra Gunawan mengatakan, pada 17 Mei 2024, air kawah I (Tiwu Ata Polo) mengalami perubahan dari berwarna hijau menjadi hijau tua. Teramati juga dua titik bualan air di atas permukaan air danau kawah di sebelah timur laut.

Kemudian, pada 22 Mei 2024 terjadi perubahan warna air danau kawah menjadi coklat kehitaman. Suhu air danau kawah terukur 21 derajat celcius.

Berdasarkan data pemantauan baik secara visual maupun instrumental menunjukkan perubahan yang signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah I, maupun kenampakan dan sebaran dari belerang di permukaan air danau Kawah II yang semakin intensif.

Baca Juga:  Pulau Tagulandang Disebut Akan Tenggelam Imbas Erupsi Gunung Ruang, Badan Geologi: Hoaks!

“Pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatik ke permukaan, yang ditunjukkan dari peningkatan suhu air danau Kawah II,” ucap Hendra dalam keterangannya, Jumat (24/5/2024).

Hendra mengatakan, perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II menunjukkan peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.

Baca Juga:  Pakar Sebut Zona Megathrust di Indonesia Miliki Lebar 50-150 Km

“Perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan,” ungkapnya.

Hendra menyebut, potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu saat ini adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 m.

“Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin,” ujarnya.

Hendra mengatakan, saat ini terjadi peningkatan aktivitas Gunung Kelimutu. Karena itu, pihaknya menaikkan status Gunung Kelimutu dari Level I atau Normal ke Level II atau Waspada terhitung mulai Sabtu (24/5/2024) pukul 13.00 WITA.

Baca Juga:  Badan Geologi Beberkan Kronologi Erupsi Gunung Ruang: Diawali Gempa Tektonik 9 dan 14 April 2024

“Dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), masyarakat/pengunjung di sekitar Gunung Kelimutu agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 m dari tepi kawah,” katanya.

Hendra memastikan pemantauan secara intensif untuk mengevaluasi aktivitas Gunung Kelimutu tetap dilakukan bersama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

“Masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu agar tetap tenang tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Kelimutu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

air danau Badan Geologi berubah warna Danau Kelimutu Gunung Kelimutu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.