Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak

Selasa, 19 Mei 2026 20:53 WIB

Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi

Selasa, 19 Mei 2026 20:49 WIB

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Selasa, 19 Mei 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
  • Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?
  • Persib Terancam Rugi Besar, Komdis PSSI dan AFC Jatuhkan Denda hingga Rp455 Miliar Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemantauan Hilal, Aceh Jadi Penentu Awal Ramadhan 2025

By Putra JuangJumat, 28 Februari 2025 16:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Umat Islam melaksanakan salat Idul Adha 2025 secara serentak pada Jumat, 6 Juni 2025. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemantauan hilal di Aceh pada Jumat (28/2/2025), menjadi perhatian nasional. Sebagai provinsi paling barat Indonesia, Aceh punya posisi strategis untuk melihat hilal lebih awal dibanding wilayah lain.

Sekretaris Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, data hisab menunjukkan posisi hilal di Aceh sudah memenuhi kriteria imkan rukyah yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura).

“Berdasarkan perhitungan falak, tinggi hilal saat matahari terbenam di Sabang mencapai 4 derajat 40 menit, dengan elongasi terbesar 6 derajat 24 menit di Lhoknga. Ini artinya, hilal berpotensi bisa dilihat secara langsung jika cuaca cerah,” ucap Firdaus dikutip NU Online, Jumat (28/2/2025).

Firdaus menjelaskan, Aceh memiliki enam titik pengamatan resmi yang jadi acuan sidang isbat Kementerian Agama RI. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Sabang, Lhoknga, Calang, Meulaboh, Banda Aceh, dan Aceh Selatan.

Baca Juga:  6 Hikmah Zakat: Menyucikan Diri hingga Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Posisi Aceh yang menghadap langsung ke Samudera Hindia membuat langit cenderung lebih terbuka, sehingga peluang keberhasilan rukyah lebih besar dibanding daerah lain.

“Kalau ada saksi yang melihat hilal dan kesaksiannya diterima, awal Ramadhan kemungkinan besar ditetapkan pada Sabtu, 1 Maret 2025. Tapi kalau hilal tidak terlihat, maka kita istikmal (menyempurnakan) bulan Sya’ban menjadi 30 hari,” jelasnya.

Baca Juga:  Bukan Qadha, Muhammadiyah Anjurkan Ibu Hamil dan Menyusui Bayar Fidyah

Pria yang juga tim Falakiyah Kemenag Kanwil Aceh itu menyebut bahwa tradisi rukyah hilal di Aceh sudah berlangsung turun-temurun, dijaga oleh para ulama dan santri di dayah-dayah (pesantren) salafiyah.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa para perukyat Aceh tidak hanya mengandalkan teleskop modern, tetapi juga menggabungkan ilmu falak klasik dengan amalan spiritual.

Sebelum pengamatan, mereka berzikir, berdoa, dan meminta keberkahan agar diberi kemudahan dalam melihat hilal sebagai tanda masuknya bulan suci Ramadhan.

Baca Juga:  Cerita Tyronne del Pino, Pertama Kali Rasakan Indahnya Ramadhan dan Lebaran di Indonesia

“Rukyah itu bukan sekadar aktivitas astronomi, tapi juga ibadah. Ini bentuk pengamalan sunnah Nabi Muhammad saw yang mengajarkan untuk memulai dan mengakhiri Ramadhan dengan melihat hilal,” ungkapnya.

Pendekatan ini menjadi cerminan kehati-hatian dalam menentukan waktu ibadah yang bersifat wajib. Para ulama Aceh berusaha mengharmoniskan metode hisab sebagai panduan awal, tetapi tetap mengutamakan rukyah sebagai konfirmasi visual untuk menjaga akurasi syar’i.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aceh hilal Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.