bukamata.id – Kolaborasi antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat menggelar acara Official Development Assistance (ODA) Project Brief MoGEF: Dissemination of the 2020-2024 Project Result di Aula Universitas Komputer Indonesia, Kota Bandung, pada Selasa (26/11/2024).
Acara ini juga menandai berakhirnya kerja sama ODA Project 2020-2024 antara KemenPPPA dan Ministry of Gender Equality and Family (MoGEF) Korea Selatan dalam bidang pemberdayaan perempuan di Jabar.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin, Director of International Cooperation MoGEF Jeong-Aa Lee, Principal Manager DoRun DoRun Suna Won, serta Kepala DP3AKB Provinsi Jabar dr. Siska Gerfianti.
Dalam sambutannya, Veronica Tan mendorong agar program yang telah berjalan selama 5 tahun ini dapat berlanjut.
Ia menyebutkan bahwa program ini berhasil mengisi kesenjangan keahlian yang dibutuhkan, terutama bagi perempuan kepala rumah tangga.
Senada dengan Wamen PPPA, Bey Machmudin berharap agar perempuan yang telah terlatih dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat, serta menjadi wirausahawati baru di Jabar.
Selama lima tahun kerja sama antara KemenPPPA dan MoGEF Korea Selatan, Provinsi Jawa Barat melalui DP3AKB telah melatih 2.861 perempuan dalam berbagai pelatihan vokasional, seperti kelas memasak, kecantikan, menjahit, IT, eCommerce, dan agrikultur.
Kepala DP3AKB Provinsi Jabar dr. Siska Gerfianti, dalam laporan capaian pelaksanaan ODA Project, menyampaikan beberapa hasil utama, di antaranya pembuatan modul dan kurikulum, pembuatan video konten pelatihan, pengembangan aplikasi Android, serta pembaruan ruang kelas dan fasilitas pembelajaran.
Ke depannya, program ini akan berlanjut dengan adanya West Java Women Empowerment (WJWE) Caang yang berkolaborasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta Biro BUMD Investasi dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Jabar.
Program ini juga akan dilaksanakan di 27 kabupaten/kota di Jabar.
Pelatihan Sekolah Perempuan Jabar merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan ekonomi perempuan dan mendorong kenaikan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Jabar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











