Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi video 18+

Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV

Selasa, 22 September 2026 09:08 WIB
Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda di Grup A

Selasa, 22 September 2026 08:08 WIB

Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri

Selasa, 22 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV
  • Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda di Grup A
  • Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri
  • Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari
  • Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali
  • Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu
  • Bukan Cuma Kota Pabrik! Ini 8 Wisata Hidden Gems di Bekasi yang Bikin Pikiran Kembali Fresh
  • Liburan ke Cirebon? Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Kuliner Legendaris Ini, Dijamin Ketagihan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pembukaan Bandung Zoo Dinilai Prematur di Tengah Dugaan Stres Satwa

By Aga GustianaSelasa, 20 Januari 2026 08:37 WIB3 Mins Read
Bandung Zoo. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pembukaan kembali Bandung Zoo menuai sorotan tajam dari kelompok pemerhati satwa. Geopix menyatakan keprihatinan mendalam terhadap dibukanya kebun binatang tersebut untuk umum tanpa adanya penjelasan terbuka mengenai hasil evaluasi maupun audit pengelolaan. Situasi ini dinilai semakin mengkhawatirkan setelah muncul dugaan kondisi tidak ideal pada sejumlah satwa liar dilindungi, seperti orangutan, gajah, dan monyet hitam, yang disebut membutuhkan penanganan serta penilaian segera.

Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati, menekankan bahwa aspek keselamatan dan kesejahteraan satwa seharusnya menjadi dasar utama sebelum Bandung Zoo kembali menerima kunjungan publik, terlebih di tengah konflik pengelolaan yang telah berlangsung lama.

“Kami mendesak lembaga pengelola Bandung Zoo, Pemerintah Kota Bandung, serta Kementerian Kehutanan untuk tidak tergesa membuka kembali kebun binatang tanpa memastikan kondisi satwa dan standar pengelolaan benar-benar layak. Bahkan kelayakan tersebut tidak sekedar terpenuhinya kebutuhan pakan yang telah dilakukan oleh Kementerian Kehutanan, tetapi para pihak juga harus memastikan aspek-aspek pengelolaan lainnya telah siap secara utuh seperti kesejahteraan tenaga kerja serta yang lebih penting kesejahteraan satwa-satwanya. Temuan lapangan terkait dugaan kondisi stress Orangutan, Gajah dan Monyet Hitam, sangat mengkhawatirkan, memprihatinkan dan tidak boleh diabaikan”, ujar Annisa dalampernyataan resminya, dikutip Selasa (20/1/2026).

Kekhawatiran tersebut turut diperkuat oleh pandangan ahli satwa liar. Indira Nurul Qomariah, Senior Biologist sekaligus Wildlife Curator dari Center for Orangutan Protection, menjelaskan bahwa perubahan fisik pada primata bisa menjadi indikator masalah serius.

Baca Juga:  Pemkot Amankan Aset Daerah Kebun Binatang Bandung

“Pada primata termasuk orangutan dan monyet hitam, kebotakan di lengan dan kaki bawah dapat disebabkan oleh adanya penyakit kulit, malnutrisi, atau stres (akibat kebosanan atau kebiasaan kompulsif) yang memicu perilaku seperti overgrooming. Kebotakan dapat juga disebabkan oleh penyakit genetik seperti alopecia. Perlu dilakukan pemeriksaan medis dan observasi perilaku lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebotakan tersebut”, jelas Indira.

Baca Juga:  Manajemen YMT Lama Minta Pemkot Beri Izin untuk Kelola Bandung Zoo

Tidak hanya primata, kondisi gajah di Bandung Zoo juga menjadi perhatian khusus. Indira menilai perilaku yang ditunjukkan gajah mengarah pada tanda-tanda tekanan psikologis.

“Gajah menunjukkan perilaku stereotip berupa swaying (gerakan berulang tanpa tujuan), yang termasuk indikator stres. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak mendukung kesejahteraan satwa, antara lain kurangnya pengayaan (enrichment) atau kebutuhan sosial seperti bersosialisasi dengan gajah lainnya”, tambahnya.

Geopix menilai bahwa membuka kebun binatang di tengah indikasi gangguan kesejahteraan satwa justru berisiko memperburuk kondisi yang ada. Langkah tersebut dianggap mencerminkan lemahnya tata kelola konservasi ex-situ di Indonesia. Dalam konteks ini, otoritas publik dinilai memiliki kewajiban hukum sekaligus tanggung jawab moral untuk memastikan setiap lembaga konservasi menjalankan standar kesejahteraan satwa secara ketat dan transparan.

Baca Juga:  Imbas Dualisme YMT, Kebun Binatang Bandung Belum Pasti Dibuka Lagi

Sebelum Bandung Zoo kembali sepenuhnya dibuka untuk publik, Geopix mendesak sejumlah langkah penting untuk dilakukan, antara lain evaluasi menyeluruh terhadap kondisi satwa dan fasilitas kandang, audit independen oleh pihak berwenang dan tenaga ahli, keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait kesehatan serta perawatan satwa, serta penundaan operasional hingga seluruh standar kesejahteraan benar-benar terpenuhi.

Geopix juga menegaskan bahwa kondisi satwa liar dilindungi di Bandung Zoo hanyalah bagian kecil dari persoalan yang lebih besar. Fenomena ini disebut sebagai “gunung es” dari masalah kesejahteraan satwa di kebun binatang dan lembaga konservasi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Geopix, kepercayaan publik terhadap lembaga konservasi tidak dapat dibangun secara instan, melainkan harus dibuktikan melalui komitmen nyata dan konsisten dalam melindungi serta menjamin kesejahteraan setiap satwa yang berada di dalamnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo Kebun Binatang Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video 18+

Fakta Kasus Video Asusila ‘A Day in My Life’ di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.