Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Tantang Persebaya Surabaya di Bali

Rabu, 5 Agustus 2026 09:28 WIB

Assist Lucho Antar Persib Tekuk Persija, Guaycochea Akui Maung Bandung Sudah Kehabisan Energi

Rabu, 5 Agustus 2026 09:21 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Rabu, 5 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Tantang Persebaya Surabaya di Bali
  • Assist Lucho Antar Persib Tekuk Persija, Guaycochea Akui Maung Bandung Sudah Kehabisan Energi
  • Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya
  • Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi
  • Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu
  • Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru
  • Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu
  • Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pembukaan Bandung Zoo Dinilai Prematur di Tengah Dugaan Stres Satwa

By Aga GustianaSelasa, 20 Januari 2026 08:37 WIB3 Mins Read
Bandung Zoo. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pembukaan kembali Bandung Zoo menuai sorotan tajam dari kelompok pemerhati satwa. Geopix menyatakan keprihatinan mendalam terhadap dibukanya kebun binatang tersebut untuk umum tanpa adanya penjelasan terbuka mengenai hasil evaluasi maupun audit pengelolaan. Situasi ini dinilai semakin mengkhawatirkan setelah muncul dugaan kondisi tidak ideal pada sejumlah satwa liar dilindungi, seperti orangutan, gajah, dan monyet hitam, yang disebut membutuhkan penanganan serta penilaian segera.

Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati, menekankan bahwa aspek keselamatan dan kesejahteraan satwa seharusnya menjadi dasar utama sebelum Bandung Zoo kembali menerima kunjungan publik, terlebih di tengah konflik pengelolaan yang telah berlangsung lama.

“Kami mendesak lembaga pengelola Bandung Zoo, Pemerintah Kota Bandung, serta Kementerian Kehutanan untuk tidak tergesa membuka kembali kebun binatang tanpa memastikan kondisi satwa dan standar pengelolaan benar-benar layak. Bahkan kelayakan tersebut tidak sekedar terpenuhinya kebutuhan pakan yang telah dilakukan oleh Kementerian Kehutanan, tetapi para pihak juga harus memastikan aspek-aspek pengelolaan lainnya telah siap secara utuh seperti kesejahteraan tenaga kerja serta yang lebih penting kesejahteraan satwa-satwanya. Temuan lapangan terkait dugaan kondisi stress Orangutan, Gajah dan Monyet Hitam, sangat mengkhawatirkan, memprihatinkan dan tidak boleh diabaikan”, ujar Annisa dalampernyataan resminya, dikutip Selasa (20/1/2026).

Kekhawatiran tersebut turut diperkuat oleh pandangan ahli satwa liar. Indira Nurul Qomariah, Senior Biologist sekaligus Wildlife Curator dari Center for Orangutan Protection, menjelaskan bahwa perubahan fisik pada primata bisa menjadi indikator masalah serius.

“Pada primata termasuk orangutan dan monyet hitam, kebotakan di lengan dan kaki bawah dapat disebabkan oleh adanya penyakit kulit, malnutrisi, atau stres (akibat kebosanan atau kebiasaan kompulsif) yang memicu perilaku seperti overgrooming. Kebotakan dapat juga disebabkan oleh penyakit genetik seperti alopecia. Perlu dilakukan pemeriksaan medis dan observasi perilaku lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebotakan tersebut”, jelas Indira.

Tidak hanya primata, kondisi gajah di Bandung Zoo juga menjadi perhatian khusus. Indira menilai perilaku yang ditunjukkan gajah mengarah pada tanda-tanda tekanan psikologis.

“Gajah menunjukkan perilaku stereotip berupa swaying (gerakan berulang tanpa tujuan), yang termasuk indikator stres. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak mendukung kesejahteraan satwa, antara lain kurangnya pengayaan (enrichment) atau kebutuhan sosial seperti bersosialisasi dengan gajah lainnya”, tambahnya.

Geopix menilai bahwa membuka kebun binatang di tengah indikasi gangguan kesejahteraan satwa justru berisiko memperburuk kondisi yang ada. Langkah tersebut dianggap mencerminkan lemahnya tata kelola konservasi ex-situ di Indonesia. Dalam konteks ini, otoritas publik dinilai memiliki kewajiban hukum sekaligus tanggung jawab moral untuk memastikan setiap lembaga konservasi menjalankan standar kesejahteraan satwa secara ketat dan transparan.

Sebelum Bandung Zoo kembali sepenuhnya dibuka untuk publik, Geopix mendesak sejumlah langkah penting untuk dilakukan, antara lain evaluasi menyeluruh terhadap kondisi satwa dan fasilitas kandang, audit independen oleh pihak berwenang dan tenaga ahli, keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait kesehatan serta perawatan satwa, serta penundaan operasional hingga seluruh standar kesejahteraan benar-benar terpenuhi.

Geopix juga menegaskan bahwa kondisi satwa liar dilindungi di Bandung Zoo hanyalah bagian kecil dari persoalan yang lebih besar. Fenomena ini disebut sebagai “gunung es” dari masalah kesejahteraan satwa di kebun binatang dan lembaga konservasi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Geopix, kepercayaan publik terhadap lembaga konservasi tidak dapat dibangun secara instan, melainkan harus dibuktikan melalui komitmen nyata dan konsisten dalam melindungi serta menjamin kesejahteraan setiap satwa yang berada di dalamnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo gajah Kebun Binatang Bandung Kesejahteraan Satwa konservasi satwa Orangutan Satwa Dilindungi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.