Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

Jumat, 25 September 2026 17:10 WIB

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Jumat, 25 September 2026 17:07 WIB

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

Jumat, 25 September 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
  • 4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba
  • Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta
  • Garuda Mulai Tempur Hari Ini! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • 5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!
  • Bukan Masalah Personal! John Herdman Buka Suara soal Marc Klok dan 2 Pemain Persib
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemenang Pilgub Jabar Bisa Berbeda dari Hasil Survei, Pengamat Soroti Objektivitas

By SusanaSelasa, 17 September 2024 18:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi calon kepala daerah. (Foto: IPC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menanggapi terkait fenomena pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Jawa Barat tidak selalu sesuai dengan hasil survei.

Seperti diketahui, saat ini pada kontestasi Pilgub Jabar, dilihat dari survei Indikator Politik Indonesia, pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan masih memimpin dengan elektabilitas mencapai 77,81 persen.

Ujang Komarudin menilai, terkait hasil survei saat ini dengan pemenang Pilgub nanti itu bisa dilihat dari lembaga surveinya. Apabila lembaga surveinya objektif dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa saja hasil survei dengan pemenang Pilgub itu sesuai.

“Lalu pemenang Pilgub tidak selalu sesuai hasil survei, ya harus dilihat objektif atau tidak hasil surveinya, kalau surveinya objektif bisa dipertanggungjawabkan ya itu surveinya bener biasanya menang dengan surveinya itu,” papar Ujang, saat dihubungi Selasa (17/9/2024).

Baca Juga:  Targetkan 16 Kursi, PKB Godok Strategi 'Naik Kelas' di Muscab Kabupaten Bandung

Namun, apabila lembaga survei tersebut tidak objektif, Ujang mengatakan, mereka akan memenangkan kandidat-kandidat yang diusungnya. Dan disinilah kemungkinan terjadinya hasil survei dengan hasil pilgub tidak sesuai.

Baca Juga:  Didukung Golkar, Dedi Mulyadi Ungkap Pesan Airlangga Hartarto: Jangan Main Melewati Jabar

“Kalau surveinya dimainkan tidak objektif maka akan memenangkan masing-masing kandidat, siapa kandidat yang diusungnya,” ujarnya.

Maka dari itu, terkait hasil survei tersebut, Ujang mengatakan, yang menjadi persoalan adalah ketika hasil survei tersebut merupakan pesanan kandidat tertentu.

Baca Juga:  Paslon Gubernur Penuhi Syarat, KPU Jabar Akan Minta Tanggapan Masyarakat

“Jadi saya ingin menyatakan objektif saja bahwa survei itu selama objektif bisa dipertanggungjawabkan, tapi selama survei itu dibeli ya itu jadi persoalan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pilgub Jabar survei Ujang Komarudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.