Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli

Selasa, 5 Mei 2026 20:52 WIB

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

Selasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Selasa, 5 Mei 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan
  • BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan
  • Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey
  • Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai
  • Transfer Panas! Persib Siap Datangkan Kiper Eropa, Jejak Thom Haye Terulang?
  • bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau
  • Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar akan Telusuri Sumber Penyebaran Monkeypox yang Semakin Bertambah

By Putri Mutia RahmanSelasa, 14 November 2023 10:54 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Kulit Manusia yang Terpapar Cacar Monyet atau Monkeypox. (rsabhk.coid)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Kasus penyebaran cacar monyet atau monkeypox di Jawa Barat terus bertambah, Dinas Kesehatan (Dinkes) melaporkan kini ada lima kasus yang ditemukan di empat kabupaten dan kota.

Lima kasus tersebut ditemukan satu orang di masing-masing Kabupaten dan Kota. diantaranya, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Bekasi, Depok, dan Kota Bandung. Namun untuk pasien cacar monyet dari Kota Bandung sudah berangsur membaik dan dinyatakan sembuh. 

Menanggapi hal itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, Dinas Kesehatan provinsi bersama dengan kabupaten kota masih mencari sumber penyebaran dari penyakit ini.

“Soal penyebab monkeypox kami masih mencari, yang penting semua rumah sakit sudah siap dan tidak boleh menolak (pasien monkeypox),” ujar Bey, Selasa (14/11/2023). 

Baca Juga:  Dinkes Imbau Masyarakat Jabar Waspada Kasus Cacar Monyet

Sedangkan, Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan, penambahan kasus terjadi di wilayah Cirebon. Sampel baru dilaporkan ke Dinkes Jabar beberapa waktu kemarin. Pasien saat ini menjalani perawatan di rumah sakit daerah setempat. 

“Kan baru masuk konfirmasinya jadi kalau sembuh rasanya Dinkes Kabupaten Cirebon belum menyatakan sembuh, jadi masih dirawat,” kata Vini. 

Vini memastikan, nantinya akan ada perkembangan terbaru dari pelaksanaan kontak erat sang pasien. Akan tetapi, secara umum pelacakan pasien cacar monyet terkendala pada informasi perjalanan pengidap. 

Baca Juga:  Pasien Positif Cacar Monyet di Kota Bandung Tak Punya Riwayat Perjalanan ke Jakarta

“Dari 5 kasus ini yang saya baca dari laporan itu memang gak ada yang maaf ya tanda kutip mengaku, jadi ya kami dalam hal ini memang yang kemarin ada suspek pulang dari Malaysia negatif malah cacar air. Jadi memang cacar air itu lagi banyak juga ya,” kata dia.

Begitupun dengan Dinkes Kota Bandung, mereka memiliki kendala yang sama dalam pelacakan kontak erat satu orang pasien cacar monyet dari Pasirlayung. Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Girindra Wardhana mengatakan, pasien cacar monyet tidak terbuka soal riwayat perjalanannya. 

“Kami agak menemukan kesulitan, karena yang bersangkutan tidak terbuka. Ketemu siapa saja gitu ya, selama 21 hari itu. Jadi ini sih masih terus didalemin (penyebabnya) ya, posisi sekarang kan di ruang isolasi di RSHS,” ujar Girindra saat dikonfirmasi, Selasa (2/10/2023). 

Baca Juga:  Dinkes Jabar Akan Putus Penyebaran Monkeypox di Kota Bandung

Girindra menambahkan, pasien positif cacar monyet di Kota Bandung ini tidak ada kaitannya dengan pasien lainnya di Jakarta. Berdasarkan keterangan pasien, riwayat perjalanannya tidak ada beraktivitas lama di DKI Jakarta. 

“Memang tidak ke Jakarta yang bersangkutan pernah ke Sukabumi. Ditanya ke Jakarta jawabnya tidak, jadi tidak sampai ke sana selama 21 hari itu. Dan lebih banyak di rumah katanya gitu,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cacar Monyet Kasus Jawa barat Monkeyfox
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey

Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.