Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 17:35 WIB

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Rabu, 7 Oktober 2026 15:17 WIB

Tak Sempat Rayakan Gelar Juara ASEAN Cup, Dua Bintang Timnas Ini Langsung Kejar Jadwal Liga Eropa

Rabu, 7 Oktober 2026 14:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia
  • Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai
  • Tak Sempat Rayakan Gelar Juara ASEAN Cup, Dua Bintang Timnas Ini Langsung Kejar Jadwal Liga Eropa
  • Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah
  • Air Mata Belum Kering di GBK, Anggun C Sasmi Kembali Bikin Indonesia Bangga di Kancah Dunia!
  • Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
  • Kata Kapten Thailand Soal Kualitas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Kucurkan Rp25 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal dan Pelaku Seni

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 7 November 2025 14:43 WIB2 Mins Read
Wakil Guberur Jabar, Erwan Setiawan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi menganggarkan Rp25 miliar pada tahun 2025 untuk tahap pertama program jaminan sosial pekerja informal, termasuk para pelaku seni dan budaya.

Program ini menargetkan perlindungan bagi satu juta pekerja sektor informal melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Pengumuman tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, dalam acara apresiasi dan fasilitasi bagi seniman dan budayawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025).

Rp25 Miliar untuk Tahap Pertama

Erwan menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan merupakan tahap awal dari program jaminan sosial yang dirancang untuk memberikan perlindungan bagi pekerja yang selama ini tidak tercakup dalam skema formal.

Baca Juga:  Henhen Herdiana Apresiasi Kadeudeuh dari Pemprov Jabar: Kanyaah Bagi Tim

“Tahun ini kami menganggarkan Rp25 miliar untuk tahap pertama, termasuk bagi pelaku seni dan budaya di Jawa Barat,” kata Erwan.

Target Perlindungan 1 Juta Pekerja Informal

Erwan menegaskan bahwa target total penerima manfaat mencapai 1 juta pekerja informal, yang mencakup pelaku seni, budaya, hingga profesi nonformal lainnya.

“Kita harapkan totalnya satu juta penerima manfaat. Semua untuk sektor informal,” ujarnya.

Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dipermudah

Baca Juga:  HUT ke-80 Jabar, Dedi Mulyadi Fokus Pulihkan Fungsi Lahan dari Bangunan Liar

Terkait proses administrasi, Pemprov Jabar memastikan persyaratan akan dipermudah agar para pekerja informal dapat segera memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Syaratnya mengikuti aturan standar, tetapi kami permudah dan bantu agar mereka segera mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Fadli Zon Apresiasi Program Pemprov Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Fadli Zon, memberikan apresiasi penuh atas program yang diinisiasi Pemprov Jabar bersama Kemenko PMK.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Kementerian Kebudayaan mendukung penuh,” ujar Fadli.

Ia menyebut kementeriannya selama ini telah memberikan dukungan berupa pembinaan SDM, manajemen talenta, hingga penyediaan sarana dan prasarana untuk pelaku seni budaya.

Baca Juga:  Saking Luar Biasa, Ridwan Kamil Klaim PNS Pemprov Jabar Kelas Dunia

Kemajuan Kebudayaan Tanggung Jawab Bersama

Fadli Zon mengingatkan bahwa upaya memajukan kebudayaan nasional merupakan amanat konstitusi yang harus dilakukan secara kolaboratif.

“Kemajuan kebudayaan adalah tanggung jawab kita semua, pemerintah pusat, daerah, swasta, dan para pelaku budaya,” jelasnya.

Dengan dukungan menyeluruh dari provinsi, kabupaten/kota, dan sektor swasta, ia berharap semakin banyak pelaku seni dan budaya yang mendapatkan perlindungan serta fasilitas untuk mengembangkan karya mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Pemkot Bandung Targetkan Zero New Stunting pada Akhir 2026

Heboh 284 Orang Diduga Keracunan Makanan di Restoran Korea Bandung, Dinas Kesehatan Turun Tangan

Maulid Berujung Teror! Pesta Petasan Ilegal Jam 1 Malam Dibongkar Warga, Endingnya Bikin Kaget

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.