Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Sampai Ketinggalan! Siaran Ulang Brasil vs Jepang di TVRI Hari Ini Gratis

Senin, 29 Juni 2026 10:08 WIB

Mariano Peralta Batal ke Persija? Persib Tiba-Tiba Jadi Kandidat Terkuat

Senin, 29 Juni 2026 09:32 WIB

Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus

Senin, 29 Juni 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Siaran Ulang Brasil vs Jepang di TVRI Hari Ini Gratis
  • Mariano Peralta Batal ke Persija? Persib Tiba-Tiba Jadi Kandidat Terkuat
  • Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus
  • Cek Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026: Intip Rincian Lengkap per Gramnya!
  • Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?
  • Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Kucurkan Rp25 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal dan Pelaku Seni

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 7 November 2025 14:43 WIB2 Mins Read
Wakil Guberur Jabar, Erwan Setiawan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi menganggarkan Rp25 miliar pada tahun 2025 untuk tahap pertama program jaminan sosial pekerja informal, termasuk para pelaku seni dan budaya.

Program ini menargetkan perlindungan bagi satu juta pekerja sektor informal melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Pengumuman tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, dalam acara apresiasi dan fasilitasi bagi seniman dan budayawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025).

Rp25 Miliar untuk Tahap Pertama

Erwan menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan merupakan tahap awal dari program jaminan sosial yang dirancang untuk memberikan perlindungan bagi pekerja yang selama ini tidak tercakup dalam skema formal.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Optimistis Swasembada Pangan Bisa Dikelola Lebih Baik

“Tahun ini kami menganggarkan Rp25 miliar untuk tahap pertama, termasuk bagi pelaku seni dan budaya di Jawa Barat,” kata Erwan.

Target Perlindungan 1 Juta Pekerja Informal

Erwan menegaskan bahwa target total penerima manfaat mencapai 1 juta pekerja informal, yang mencakup pelaku seni, budaya, hingga profesi nonformal lainnya.

“Kita harapkan totalnya satu juta penerima manfaat. Semua untuk sektor informal,” ujarnya.

Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dipermudah

Baca Juga:  Ciptakan Kesejahteraan Merata, Baznas Jabar Gelar Kick Off Program Pra Koperasi

Terkait proses administrasi, Pemprov Jabar memastikan persyaratan akan dipermudah agar para pekerja informal dapat segera memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Syaratnya mengikuti aturan standar, tetapi kami permudah dan bantu agar mereka segera mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Fadli Zon Apresiasi Program Pemprov Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Fadli Zon, memberikan apresiasi penuh atas program yang diinisiasi Pemprov Jabar bersama Kemenko PMK.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Kementerian Kebudayaan mendukung penuh,” ujar Fadli.

Ia menyebut kementeriannya selama ini telah memberikan dukungan berupa pembinaan SDM, manajemen talenta, hingga penyediaan sarana dan prasarana untuk pelaku seni budaya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tegaskan Langkah Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen

Kemajuan Kebudayaan Tanggung Jawab Bersama

Fadli Zon mengingatkan bahwa upaya memajukan kebudayaan nasional merupakan amanat konstitusi yang harus dilakukan secara kolaboratif.

“Kemajuan kebudayaan adalah tanggung jawab kita semua, pemerintah pusat, daerah, swasta, dan para pelaku budaya,” jelasnya.

Dengan dukungan menyeluruh dari provinsi, kabupaten/kota, dan sektor swasta, ia berharap semakin banyak pelaku seni dan budaya yang mendapatkan perlindungan serta fasilitas untuk mengembangkan karya mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bpjs ketenagakerjaan sektor informal Erwan Setiawan Fadli Zon jaminan sosial pekerja informal jabar pelaku seni budaya jabar Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.