Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Eksodus Besar-besaran Persib: Daftar 11 Pemain Hengkang, Terbaru Frans Putros

Jumat, 17 Juli 2026 16:31 WIB
DANA Kaget

Link DANA Kaget 17 Juli 2026 Banyak Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis

Jumat, 17 Juli 2026 16:20 WIB

Persib Bandung Segera Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Jangan Khawatir!

Jumat, 17 Juli 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eksodus Besar-besaran Persib: Daftar 11 Pemain Hengkang, Terbaru Frans Putros
  • Link DANA Kaget 17 Juli 2026 Banyak Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
  • Persib Bandung Segera Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Jangan Khawatir!
  • Pelatih Persib Ungkap Alasan Gagal Pertahankan Frans Putros: Situasinya Berubah Usai Piala Dunia
  • Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Benturan Dua Filosofi Sepak Bola Dunia
  • Kredit SME Meroket 33%, Bank Muamalat dan BPKH Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah
  • Dituduh ‘Disetting’ FIFA, Lionel Messi Beri Jawaban Menohok Soal Keberhasilan Argentina
  • Aksi Begal di Bandung Kembali Marak, Polisi Tingkatkan Patroli Malam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Siap Ekspor Perdana Mangga Gedong Gincu ke Jepang

By Putra JuangJumat, 16 Agustus 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersiap untuk ekspor perdana mangga gedong gincu ke Jepang pada Oktober 2024. Adapun saat ini tengah memasuki tahap finalisasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman mengatakan, Pemprov Jabar sudah bekerja sama secara bilateral dengan IJEP (Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement), maupun multirateral dengan AJCEP (ASEAN – Japan Comprehensive Economic Partnership).

“Kita sedang berikhtiar. Selain produk potensial yang sudah kita ekspor, sekarang sedang finalisasi persiapan ekspor mangga gedong gincu dari lima kabupaten: Sumedang, Cirebon, Kuningan, Majelangla, Indramayu,” kata Herman usai FGD Percepatan Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang, di Gedung Sate Bandung, Kamis (15/8/2024).

Menurutnya, tantangan paling besar adalah standardisasi mangga gedong gincu secara internasional. Hal yang paling utama adalah buah yang akan diekspor harus bebas lalat buah.

Baca Juga:  Forum Diaspora Jabar Chapter IV Resmi Dibuka, Harap Bisa Tingkatkan Daya Saing Global

Untuk itu, Pemprov Jabar bekerja sama dengan Balai Karantina dan Institut Pembangunan Jawa Barat (InJabar), lembaga think thank milik Universitas Padjadjaran, dibantu para eksportir untuk memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Alhamdulillah rekomendasi dari Balai Karantina sudah kita tempuh, semua standar internasional yang harus dipenuhi termasuk antisipasi lalat buah,” ucapnya.

Baca Juga:  Demo Bandung Ricuh! Sekda Jabar Janjikan Aspirasi Disampaikan ke Jakarta

Herman berharap, Oktober mendatang Jabar sudah bisa mengirimkan ekspor perdana mangga gedong gincu.

“Tahun ini insyaallah kita akan eksekusi dan ini persiapan rapat terakhir,” ujarnya.

Mangga gedong gincu sendiri menjadi salah satu buah unggulan Jabar. Ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 31 tahun 2018 tentang Pengembangan Buah-Buahan serta Sayuran Unggulan dan Prospektif di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Misi untuk ekspor perdana mangga gedong gincu ke Jepang telah melalui 17 tahun negosiasi dengan Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang.

Selama ini, Jepang menganggap Jabar menjadi tempat berkembang biak lalat buah (bactrocera occipitalis), sejenis organisma hama penganggu. Padahal, di Indonesia jenis lalat ini hanya ada di Pulau Kalimantan, dan selama ini tidak ada lalu lintas mangga dari Kalimantan ke Jabar.

Baca Juga:  Pemprov Cuek, Pemkab Bandung Siap Gelontorkan Anggaran untuk Pembangunan SMAN di Cimenyan

Argumentasi ini diperkuat dengan hasil uji yang dilakukan Injabar dan Balai Karantina, bahwa mangga gedong gincu dari Sumedang, Majalengka, Indramayu, Cirebon, bebas dari lalat buah.

Negosiasi menemui titik terang setelah pada Februari 2024 MAFF mengirimkan surat resmi yang membolehkan gedong gincu diekspor ke Jepang.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekspor Herman Suryatman Jepang mangga gedong gincu Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kredit SME Meroket 33%, Bank Muamalat dan BPKH Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Begal

Aksi Begal di Bandung Kembali Marak, Polisi Tingkatkan Patroli Malam

Geger Grup Facebook LGBT di Majalengka, Ribuan Anggota Terdeteksi dalam Ruang Digital

Ramai Dikecam! Bhayangkara Dog Run 2026 Viral Gara-gara Hadiah, Panitia Klarifikasi Hanya Boneka?

Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Bansos Cair Juli 2026, Cek Penerima PKH, BPNT, dan Bantuan Beras Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Plot Twist Insiden Lamborghini di Malaysia: Klarifikasi Karyn Putri yang Bikin Netizen Berbalik Arah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.