Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Selasa, 3 November 2026 12:24 WIB

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pendaftaran PPPK Tahap II Berakhir 15 Januari 2025, Segera Daftar!

By Aga GustianaSelasa, 14 Januari 2025 13:56 WIB2 Mins Read
Jadwal pendaftaran CPNS
Ilustrasi PPPK. Foto ilustrasi: ANTARA
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proses pendaftaran seleksi untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II diperpanjang hingga 15 Januari 2025.

Formasi PPPK ini dikhususkan bagi para tenaga honorer atau non ASN yang telah terdaftar di dalam database BKN sejak 2022, sebagai tenaga non ASN yang masih bekerja aktif.

“Kita berkomitmen kuat untuk menyelesaikan penataan non ASN, sampai dengan tahap I yang kita lanjutkan tahap II yang akan berakhir pendaftarannya besok tanggal 15 Januari,” kata Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penataan Non-ASN 2024 secara daring, Selasa (14/1/2025).

Pendaftaran ini bisa dilakukan, kata Zudan, terhadap seluruh tenaga non ASN yang sudah terdaftar di database BKN per 31 Desember 2022.

Baca Juga:  HUT RI, ASN Jabar Heboh Ikuti Lomba Ngedot Susu hingga Joget Kardus

Sementara, bagi pendaftar yang tidak lolos seleksi pada tahap I bisa kembali ikut mendaftar di tahap II ini.

“Dengan tahapan waktu yang ada saya sangat berharap rekan-rekan gubernur, bupati, walikota dan jajarannya hari ini segera sosialisasikan melalui berbagai platform yang dimiliki agar teman-teman non ASN bisa mengikuti tahapan ini dengan benar,” tegasnya.

Zudan menerangkan, tenaga honorer yang saat ini harus diselesaikan untuk segera masuk ke dalam struktur pemerintah totalnya mencapai 1.789.050.

Dari total itu, yang belum terangkat sebagai tenaga ASN proses melalui proses seleksi hingga 2024 lalu, masih sebanyak 216.719 orang. Mereka tercatat belum mendaftar pada situs SSCASN.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran, BKN Bakal Terapkan WFA Dua Kali Seminggu

“Nah ini untuk diangkat jadi ASN PPPK, sampai 13 Januari kemarin masih terdapat 216.719 non ASN yang sudah terdata tapi belum daftar di portal SSCASN kita,” kata Zudan.

Sementara itu, adapula sebanyak 104.815 tenaga non ASN yang sudah terdata di sistem database BKN, status konfirmasi jabatan tampungnya ditolak oleh oleh instansi yang didaftar, dengan alasan sudah meninggal dunia, memasuki batas usia pensiun, maupun tercatat sudah terdaftar sebagai ASN.

“Juga ada 12.506 belum dilakukan rekonfirmasi oleh instansi seperti di Papua Barat, Deli Serdang, Jayawijaya, Merauke, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tanah Toraja, Biak Numfor, Tolikara dan Nduga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menpan RB Ungkap Jadwal Cair THR ASN 2025

Atas dasar berbagai data itu, pemerintah melalui BKN dan Kementerian PANRB kata dia telah merumuskan berbagai kebijakan dan pendampingan kepada instansi di daerah untuk segera menuntaskan data-data tenaga honorer yang belum terserap.

“Jadi teman-teman di Kepala BKD atau nama lainnya dua hari ini full kalau memang harus enggak tidur, enggak tidur. Kita jagain teman-teman kita yang sedang daftar atau yang sudah daftar, kebijakan-kebijakan yang akan disampaikan bisa tersampaikan ke rekan-rekan yang sedang proses seleksi 2024 ini dan di tahap II ini bisa kita selesaikan semua,” tegas Zudan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN honorer Pendaftaran PPPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.