Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!

Selasa, 11 Agustus 2026 20:35 WIB

Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two

Selasa, 11 Agustus 2026 20:30 WIB

Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man

Selasa, 11 Agustus 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
  • Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man
  • Persib Langsung Dapat Lawan Berat! Ini Jadwal Lengkap Super League 2026/2027
  • Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater
  • League Cup 2026/2027 Batasi Pemain Asing Cuma 3, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan
  • Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD
  • Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Peneliti Klaim Temukan Bukti Tujuan Dibangunnya Stonehenge

By Aga GustianaSelasa, 24 Desember 2024 16:25 WIB2 Mins Read
Monumen kuno di Inggris, Stonehenge. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti menemukan bukti tujuan dibangunnya Stonehenge. Sebelumnya, monumen kuno di Inggris ini sempat menjadi misteri selama ribuan tahun.

Diketahui, Stonehenge terdiri dari beberapa batu besar yang dikenal sebagai megalit, yang disusun dalam bentuk lingkaran.

Pembangunan Stonehenge diperkirakan pada 5.000 tahun silam, dengan beberapa perubahan dan penambahan selama dua milenium berikutnya.

Ada beberapa hipotesis juga yang menjelaskan jika tujuan dibangunnya Stonehenge adalah untuk silus Matahari dan Bulan hingga situs pemujaan leluhur.

Selain itu, ada yang menyebut jika situs itu berfungsi sebagai pusat upacara keagamaan, mungkin melibatkan ritual pemakaman terkait pemakaman Neolitik di dekatnya.

Kini, peneliti mengklaim menemukan bukti yang menunjukan tujuan dibangunnya Stonehenge. Di mana monumen itu dibangun untuk menyatukan masyarakat di seluruh Inggris.

Mereka meyakini orang dari era Neolitikum mungkin merekontruksinya untuk menyatukan semua orang di Inggris kuno, karena banyak orang Eropa menetap di sana antara tahun 2620 dan 2480 SM.

“Mereka pasti telah melakukan koordinasi yang signifikan di seluruh Inggris, orang-orang benar-benar bekerja sama, pada masa sebelum telepon dan email untuk mengorganisasi upaya semacam itu,” cetus Mike Parker Pearson, profesor Institut Arkeologi University College London.

“Selain itu, jika Anda melihat tata letak beberapa rumah di Durrington Walls dekat Stonehenge, ada kemiripan yang mencolok dalam arsitekturnya dengan yang ditemukan jauh di utara Kepulauan Orkney,” tambahnya.

Peneliti juga menemukan ribuan batu lain yang karakteristiknya mirip dengan Stonehenge yang tersebar di seluruh Inggris.

“Wawasan baru ini memperluas pemahaman kita secara signifikan tentang apa tujuan awal Stonehenge. Ini menunjukkan situs di Dataran Salisbury ini penting bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sana, tapi juga di seluruh Inggris, sehingga mereka membawa monolit besar yang terkadang berjarak ratusan mil ke satu lokasi ini,” papar Mike.

Kemudian, ditemukan juga lebih dari separuh masyarakat Neolitikum yang di dekat area Stonehenge bahkan bukan berasal dari area tersebut. Hal ini menunjukan pentingnya situs tersebut bagi masyarakat di zaman itu.

“Fakta bahwa semua batunya berasal dari daerah yang jauh, yang membuatnya unik di antara lebih dari 900 lingkaran batu di Inggris, menunjukkan lingkaran batu tersebut mungkin memiliki tujuan politik sekaligus agama, sebagai monumen pemersatu masyarakat Inggris, merayakan hubungan abadi mereka dengan leluhur dan kosmos,” tambah Mike.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Inggris Peneliti stonehenge
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!

Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man

18 Agustus 2026 Libur atau Masuk Kerja? Ini Jawaban Resminya

Ilustrasi berdoa

Panduan Amalan Rebo Wekasan: Niat, Tata Cara Sholat Hajat, dan Doa Pelancar Hajat

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini

zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Taurus Stop Janji Manis, Aquarius Butuh Ruang Sendiri!

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.