Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bansos beras

Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya

Rabu, 30 September 2026 06:00 WIB

Pencari Kerja Bandung Merapat! 6 Perusahaan Buka 359 Lowongan Secara Online

Rabu, 30 September 2026 05:00 WIB

Sudah Eksis Puluhan Tahun! 5 Roti Bakar Legendaris Bandung yang Masih Diburu

Rabu, 30 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya
  • Pencari Kerja Bandung Merapat! 6 Perusahaan Buka 359 Lowongan Secara Online
  • Sudah Eksis Puluhan Tahun! 5 Roti Bakar Legendaris Bandung yang Masih Diburu
  • Bansos Beras 30 Kg Segera Disalurkan! Cek 33,24 Juta Penerima dan Cara Cek NIK
  • Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg
  • Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor
  • Di Balik Kartu Merah Thom Haye: Respon Bijak John Herdman Usai Indonesia Tahan Imbang Malaysia
  • Penuhi Panggilan Sidang PT BDS, Bupati Dadang Supriatna Tegaskan Posisi Pemegang Saham
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Peneliti Klaim Temukan Bukti Tujuan Dibangunnya Stonehenge

By Aga GustianaSelasa, 24 Desember 2024 16:25 WIB2 Mins Read
Monumen kuno di Inggris, Stonehenge. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti menemukan bukti tujuan dibangunnya Stonehenge. Sebelumnya, monumen kuno di Inggris ini sempat menjadi misteri selama ribuan tahun.

Diketahui, Stonehenge terdiri dari beberapa batu besar yang dikenal sebagai megalit, yang disusun dalam bentuk lingkaran.

Pembangunan Stonehenge diperkirakan pada 5.000 tahun silam, dengan beberapa perubahan dan penambahan selama dua milenium berikutnya.

Ada beberapa hipotesis juga yang menjelaskan jika tujuan dibangunnya Stonehenge adalah untuk silus Matahari dan Bulan hingga situs pemujaan leluhur.

Selain itu, ada yang menyebut jika situs itu berfungsi sebagai pusat upacara keagamaan, mungkin melibatkan ritual pemakaman terkait pemakaman Neolitik di dekatnya.

Baca Juga:  Hasil Euro 2024: Inggris dan Belanda Melaju ke Babak Semifinal

Kini, peneliti mengklaim menemukan bukti yang menunjukan tujuan dibangunnya Stonehenge. Di mana monumen itu dibangun untuk menyatukan masyarakat di seluruh Inggris.

Mereka meyakini orang dari era Neolitikum mungkin merekontruksinya untuk menyatukan semua orang di Inggris kuno, karena banyak orang Eropa menetap di sana antara tahun 2620 dan 2480 SM.

“Mereka pasti telah melakukan koordinasi yang signifikan di seluruh Inggris, orang-orang benar-benar bekerja sama, pada masa sebelum telepon dan email untuk mengorganisasi upaya semacam itu,” cetus Mike Parker Pearson, profesor Institut Arkeologi University College London.

Baca Juga:  Kualitas Rumput JIS Jadi Sorotan, PSSI: Gak Mungkin Inggris Menang Telak

“Selain itu, jika Anda melihat tata letak beberapa rumah di Durrington Walls dekat Stonehenge, ada kemiripan yang mencolok dalam arsitekturnya dengan yang ditemukan jauh di utara Kepulauan Orkney,” tambahnya.

Peneliti juga menemukan ribuan batu lain yang karakteristiknya mirip dengan Stonehenge yang tersebar di seluruh Inggris.

“Wawasan baru ini memperluas pemahaman kita secara signifikan tentang apa tujuan awal Stonehenge. Ini menunjukkan situs di Dataran Salisbury ini penting bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sana, tapi juga di seluruh Inggris, sehingga mereka membawa monolit besar yang terkadang berjarak ratusan mil ke satu lokasi ini,” papar Mike.

Baca Juga:  Langka! Pria di Inggris Ini Punya 3 Penis

Kemudian, ditemukan juga lebih dari separuh masyarakat Neolitikum yang di dekat area Stonehenge bahkan bukan berasal dari area tersebut. Hal ini menunjukan pentingnya situs tersebut bagi masyarakat di zaman itu.

“Fakta bahwa semua batunya berasal dari daerah yang jauh, yang membuatnya unik di antara lebih dari 900 lingkaran batu di Inggris, menunjukkan lingkaran batu tersebut mungkin memiliki tujuan politik sekaligus agama, sebagai monumen pemersatu masyarakat Inggris, merayakan hubungan abadi mereka dengan leluhur dan kosmos,” tambah Mike.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Inggris
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bansos beras

Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya

Sudah Eksis Puluhan Tahun! 5 Roti Bakar Legendaris Bandung yang Masih Diburu

Ilustrasi masakan sunda.

Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg

Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor

Wajib Coba! 5 Martabak Bandung Ini Punya Rasa Manis hingga Gurih yang Bikin Nagih

Indra Kenz Bebas Bersyarat Usai 5 Tahun di Penjara, Wajib Lapor hingga 2030

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.