Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?

Senin, 22 Juni 2026 15:48 WIB

Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

Senin, 22 Juni 2026 15:46 WIB

PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung

Senin, 22 Juni 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?
  • Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
  • PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung
  • FIX ke Persib? FK Sarajevo Bongkar Tujuan Baru Luka Menalo: Indonesia!
  • Viral! Modus Aplikasi Kencan Berujung Penipuan di Bandung, Pelaku Berhasil Diringkus Keluarga Korban
  • Jejak Kelam Taufik Hidayat, Buronan Penganiaya Wanita Bandung: Mantan Debt Collector yang Diduga Punya Banyak Korban
  • Jadwal Panas Piala Dunia 2026! Argentina dan Prancis Siap Lolos Lebih Cepat?
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Peneliti Klaim Temukan Bukti Tujuan Dibangunnya Stonehenge

By Aga GustianaSelasa, 24 Desember 2024 16:25 WIB2 Mins Read
Monumen kuno di Inggris, Stonehenge. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti menemukan bukti tujuan dibangunnya Stonehenge. Sebelumnya, monumen kuno di Inggris ini sempat menjadi misteri selama ribuan tahun.

Diketahui, Stonehenge terdiri dari beberapa batu besar yang dikenal sebagai megalit, yang disusun dalam bentuk lingkaran.

Pembangunan Stonehenge diperkirakan pada 5.000 tahun silam, dengan beberapa perubahan dan penambahan selama dua milenium berikutnya.

Ada beberapa hipotesis juga yang menjelaskan jika tujuan dibangunnya Stonehenge adalah untuk silus Matahari dan Bulan hingga situs pemujaan leluhur.

Selain itu, ada yang menyebut jika situs itu berfungsi sebagai pusat upacara keagamaan, mungkin melibatkan ritual pemakaman terkait pemakaman Neolitik di dekatnya.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17, Inggris Bantai Kaledonia Baru dengan Skor Akhir 10-0

Kini, peneliti mengklaim menemukan bukti yang menunjukan tujuan dibangunnya Stonehenge. Di mana monumen itu dibangun untuk menyatukan masyarakat di seluruh Inggris.

Mereka meyakini orang dari era Neolitikum mungkin merekontruksinya untuk menyatukan semua orang di Inggris kuno, karena banyak orang Eropa menetap di sana antara tahun 2620 dan 2480 SM.

“Mereka pasti telah melakukan koordinasi yang signifikan di seluruh Inggris, orang-orang benar-benar bekerja sama, pada masa sebelum telepon dan email untuk mengorganisasi upaya semacam itu,” cetus Mike Parker Pearson, profesor Institut Arkeologi University College London.

Baca Juga:  Peneliti Ungkap Kebiasan yang Bisa Bikin Otak Awet Muda hingga Tua

“Selain itu, jika Anda melihat tata letak beberapa rumah di Durrington Walls dekat Stonehenge, ada kemiripan yang mencolok dalam arsitekturnya dengan yang ditemukan jauh di utara Kepulauan Orkney,” tambahnya.

Peneliti juga menemukan ribuan batu lain yang karakteristiknya mirip dengan Stonehenge yang tersebar di seluruh Inggris.

“Wawasan baru ini memperluas pemahaman kita secara signifikan tentang apa tujuan awal Stonehenge. Ini menunjukkan situs di Dataran Salisbury ini penting bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sana, tapi juga di seluruh Inggris, sehingga mereka membawa monolit besar yang terkadang berjarak ratusan mil ke satu lokasi ini,” papar Mike.

Baca Juga:  Jadwal dan Link Live Streaming Babak 16 Besar Euro 2024 Malam Ini, Ada Inggris Vs Slovakia

Kemudian, ditemukan juga lebih dari separuh masyarakat Neolitikum yang di dekat area Stonehenge bahkan bukan berasal dari area tersebut. Hal ini menunjukan pentingnya situs tersebut bagi masyarakat di zaman itu.

“Fakta bahwa semua batunya berasal dari daerah yang jauh, yang membuatnya unik di antara lebih dari 900 lingkaran batu di Inggris, menunjukkan lingkaran batu tersebut mungkin memiliki tujuan politik sekaligus agama, sebagai monumen pemersatu masyarakat Inggris, merayakan hubungan abadi mereka dengan leluhur dan kosmos,” tambah Mike.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Inggris Peneliti stonehenge
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya

Modal Usaha Cair Rp100 Juta, Cek Cicilan KUR BRI Terbaru Mulai Rp2 Jutaan per Bulan Tanpa Ribet

Cek Bocoran Diskon Indomaret Terbaru 22-28 Juni 2026, Stok Sabun dan Camilan Turun Harga

Padam Listrik

Bandung Mati Lampu Hari Ini: Cek Jadwal dan Daftar Wilayah Terdampak 22 Juni 2026

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Senin 22 Juni 2026, Mulai dari 0,5 Gram

Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.