Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB

Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 18:02 WIB

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Rabu, 21 Oktober 2026 17:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergerakan Tanah Ancam KBB! BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Merah

By SusanaMinggu, 9 November 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pergerakan tanah. (iStockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Potensi pergerakan tanah di Kampung Neundeut, RW 09, Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan.

Cuaca ekstrem akhir tahun yang diprediksi BMKG menjadi alasan utama BPBD memperkuat pemantauan dan mitigasi bencana di wilayah rawan tersebut.

Tanda-tanda pergerakan tanah sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Meski skala kejadian masih kecil dan belum menimbulkan kerusakan rumah, tim BPBD KBB memastikan monitoring dilakukan secara intensif.

Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga untuk menghindari risiko buruk saat hujan deras.

BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Terancam

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD KBB, Suheri, menyebut ada 51 rumah di dua RT yang berada di zona rawan. Retakan tanah muncul dengan jelas dan berpotensi melebar jika hujan terjadi secara terus-menerus.

“Potensi itu ada. Makanya kami tetap siaga di lokasi dan melaporkan kondisi terbaru setiap hari. Kerusakan memang belum terjadi, tapi upaya pencegahan harus dilakukan lebih awal,” ujar Suheri.

BPBD juga melakukan assessment lanjutan untuk memetakan tingkat risiko. Pemantauan dilakukan terutama pada titik retakan yang dikhawatirkan meluas.

Warga Mulai Evakuasi Barang Berharga

Sebagian warga memilih mengamankan barang-barang penting dari rumah mereka. Tidak hanya pakaian, beberapa warga sudah mengevakuasi perabotan seperti kursi, televisi, hingga kulkas untuk menghindari kerusakan jika pergerakan tanah membesar.

Suheri menegaskan tim BPBD terus menenangkan warga agar tetap waspada tanpa perlu panik berlebihan.

“Sekitar 90 persen rumah kini sudah dikosongkan sebagian isinya. Kami minta perangkat desa membantu menenangkan warga. Waspada itu penting, tapi jangan sampai menimbulkan ketakutan berlebihan,” katanya.

Badan Geologi Turun Melakukan Kajian Teknis

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, memastikan pihaknya sudah meminta Badan Geologi melakukan kajian ilmiah terkait potensi pergerakan tanah di Kampung Neundeut.

Retakan sepanjang 1 meter dengan lebar 10 sentimeter menjadi fokus utama pengamatan.

“Sudah kami laporkan ke Badan Geologi. Kami menunggu hasil kajian lengkap mereka agar bisa menentukan langkah mitigasi selanjutnya,” ujar Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.