Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

Rabu, 13 Mei 2026 19:51 WIB

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Rabu, 13 Mei 2026 19:34 WIB

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

Rabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergerakan Tanah Ancam KBB! BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Merah

By SusanaMinggu, 9 November 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pergerakan tanah. (iStockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Potensi pergerakan tanah di Kampung Neundeut, RW 09, Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan.

Cuaca ekstrem akhir tahun yang diprediksi BMKG menjadi alasan utama BPBD memperkuat pemantauan dan mitigasi bencana di wilayah rawan tersebut.

Tanda-tanda pergerakan tanah sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Meski skala kejadian masih kecil dan belum menimbulkan kerusakan rumah, tim BPBD KBB memastikan monitoring dilakukan secara intensif.

Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga untuk menghindari risiko buruk saat hujan deras.

Baca Juga:  Geger Batu Raksasa Jatuh dari Gunung Batu Lembang, BPBD Pastikan Bukan Akibat Sesar

BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Terancam

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD KBB, Suheri, menyebut ada 51 rumah di dua RT yang berada di zona rawan. Retakan tanah muncul dengan jelas dan berpotensi melebar jika hujan terjadi secara terus-menerus.

“Potensi itu ada. Makanya kami tetap siaga di lokasi dan melaporkan kondisi terbaru setiap hari. Kerusakan memang belum terjadi, tapi upaya pencegahan harus dilakukan lebih awal,” ujar Suheri.

Baca Juga:  Tertimpa Pohon Trembesi, Dua Pengendara Motor di Kota Baru Parahyangan Luka Parah

BPBD juga melakukan assessment lanjutan untuk memetakan tingkat risiko. Pemantauan dilakukan terutama pada titik retakan yang dikhawatirkan meluas.

Warga Mulai Evakuasi Barang Berharga

Sebagian warga memilih mengamankan barang-barang penting dari rumah mereka. Tidak hanya pakaian, beberapa warga sudah mengevakuasi perabotan seperti kursi, televisi, hingga kulkas untuk menghindari kerusakan jika pergerakan tanah membesar.

Suheri menegaskan tim BPBD terus menenangkan warga agar tetap waspada tanpa perlu panik berlebihan.

“Sekitar 90 persen rumah kini sudah dikosongkan sebagian isinya. Kami minta perangkat desa membantu menenangkan warga. Waspada itu penting, tapi jangan sampai menimbulkan ketakutan berlebihan,” katanya.

Baca Juga:  Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

Badan Geologi Turun Melakukan Kajian Teknis

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, memastikan pihaknya sudah meminta Badan Geologi melakukan kajian ilmiah terkait potensi pergerakan tanah di Kampung Neundeut.

Retakan sepanjang 1 meter dengan lebar 10 sentimeter menjadi fokus utama pengamatan.

“Sudah kami laporkan ke Badan Geologi. Kami menunggu hasil kajian lengkap mereka agar bisa menentukan langkah mitigasi selanjutnya,” ujar Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana KBB 2025 BPBD Bandung Barat cuaca ekstrem jabar pergerakan tanah bandung barat tanah bergerak sukamanah rongga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.