Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Minggu, 28 Juni 2026 12:09 WIB

Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi

Minggu, 28 Juni 2026 11:31 WIB

Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 11:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergerakan Tanah Terus Meluas di Purwakarta, PVMBG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 19:49 WIB3 Mins Read
Pergerakan tanah di Purwakarta terus meluas. (Foto: ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, terus menunjukkan perkembangan mengkhawatirkan sejak pertama kali terdeteksi pada April 2025. Hingga pertengahan Juni, area terdampak telah meluas hingga 2 hektare dan memaksa 249 jiwa dari 81 kepala keluarga untuk direlokasi demi keselamatan.

Temuan tersebut merupakan hasil kajian sementara yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi yang telah memantau langsung kondisi lapangan. Kepala PVMBG, P. Hadi Wijaya, menyatakan bahwa fenomena ini bukan kejadian sesaat.

“Sebetulnya tidak hanya terjadi di bulan Juni, tapi juga laporan dari tim itu telah terjadi di bulan April dan Mei. Dan kami sudah membuat surat tanggapan kepada para stakeholder termasuk kepada BPBD dan BNPB dan juga para stakeholder yang lain termasuk ke media. Yang artinya bahwa proses kejadian gerakan tanah ini berlangsung secara continue dalam tiga bulan ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Rabu (18/6/2025).

Baca Juga:  Terobosan KCI: KMT Kini Hadir di Jabar, Wujudkan Integrasi Pembayaran Transportasi

Arah Pergerakan dan Penyebab

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa arah pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul cenderung menuju timur laut. Namun, tim PVMBG masih melanjutkan kajian untuk mengidentifikasi pusat aktivitas pergerakan secara lebih akurat.

“Dan memang kalau dari laporan yang masuk ke kami pada hari ini menunjukkan bahwa arah gerakan tanah itu menuju ke arah timur laut,” ungkap Hadi.

Menurutnya, tingginya curah hujan di wilayah Purwakarta selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor pemicu utama. Air hujan yang terus meresap ke dalam tanah memicu ketidakstabilan pada lapisan batuan, khususnya batuan vulkanik dan tuf yang ada di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Kebakaran Dahsyat Landa Pasar Jumaah Purwakarta, Ratusan Kios Hangus Terbakar

“Jadi informasi yang kami terima bahwa bisa jadi akumulasi air hujan itu tidak hanya terjadi pada skala minggu yang lalu, tetapi juga bisa menjadi akumulasi di bulan April dan Mei. Sehingga menjadi akumulasi dari air yang memberikan dampak akumulasi air yang ada di batuan yang bersifat vulkanik dan tuf,” jelasnya.

Langkah Mitigasi dan Imbauan kepada Warga

Saat ini, PVMBG terus mengintensifkan pengamatan dan kajian untuk mengidentifikasi langkah-langkah mitigasi yang paling tepat. Salah satu rekomendasi awal adalah agar warga tidak melakukan perbaikan pada rumah yang mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah, karena potensi gerakan susulan masih tinggi.

Baca Juga:  Kolaborasi Pusat-Daerah: Jawa Barat Jadi Pionir Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi

“Kami merekomendasikan bahwa rumah-rumah yang rusak berat itu sebaiknya dihindari untuk diperbaiki karena khawatir ada gerakan tanah lanjutan. Nah kemudian jika masyarakat melihat ada sumber mata air yang hilang atau terjadi perubahan dari jernih ke keruh, itu bisa menjadi indikasi adanya retakan baru,” tambah Hadi.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah darurat termasuk opsi relokasi permanen jika kondisi terus memburuk. PVMBG juga mengimbau warga untuk melaporkan setiap perubahan kondisi tanah atau lingkungan yang mencurigakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam jawa barat Mitigasi Bencana Pergerakan Tanah purwakarta PVMBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.