Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringati Harlah ke-14, LPBI NU Gelar Apel Siaga dan Jambore Nasional di Situ Cisanti

By Putra JuangKamis, 23 Mei 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Apel Siaga sekaligus Jambore Nasional Peringati Hari Lahir LPBI NU ke-14. (Foto: Ist).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) menggelar Apel Siaga sekaligus Jambore Nasional dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-14.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari pada Kamis-Sabtu (23-25/5/2024) di Situ Cisanti KM 0, Kertasari, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri 350 relawan yang nantinya akan diberikan keterampilan dalam rangka meningkatkan kapasitas menagemen resiko bencana.

Ketua LPBI NU Pusat, Tb. Ace Hasan mengatakan, LPBI adalah sebuah lembaga dibawah Nahdlatul Ulama yang selama ini diberikan tugas untuk menerjamahkan berbagai kebijakan dari PBNU, terkait dengan penanggulangan bencana, perubahan iklim dan masalah lingkungan.

Baca Juga:  Peringatan Maulid di Paseh, Bupati Bandung Dorong Warga Hidup Sehat dan Mandiri

“LPBI merupakan satu lembaga yang selama ini telah bekerja melakukan upaya penanggulanan bencana hadir ditengah masyarakat, terutama di daerah-daerah atau basis-basis Nahdlatul Ulama yang mengalami bencana,” kata Ace, Kamis (23/5/2024).

“Tapi tentu LPBI juga selama ini aktif melakukan edukasi kepada masyarakat dan mendorong peran Nahdlatul Ulama di dalam penanganan bencana di Indonesia,” tambahnya.

Ace menjelaskan, dipilihnya KM 0 Situ Cisanti, karena lokasi ini merupakan hulu dari sungai Citarum yang merupakan sumber air.

Baca Juga:  Awal Puasa Ramadhan 2024 Versi Pemerintah, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah

“Bukan saja bagi Kabupaten Bandung, tapi juga menjadi sumber kehidupan air diseluruh Jawa Barat, khususnya dan tingkat nasional,” ungkapnya.

“Karena sungai citarum ini melintasi hampir seluruh wilayah di Kabupaten di Jawa Barat. Karena itu, kelestarian hulu Sungai Citarum ini tentu harus kita jaga, kita harus lestarikan dan kita terus hidupkan dengan menjaga lingkungan,” sambungnya.

Selain memperingati Harlah LPBI ke-14, melalui kegiatan ini sekaligus ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa LPBI NU akan selalu siap siaga menghadapi kemungkinan terjadi bencana.

Baca Juga:  Cek Jadwalnya! Begini Prakiraan Awal Puasa Ramadan 2026 Menurut Hasil Hisab dan Analisis BRIN

“Karena kita tahu, bahwa Indonesia ini merupakan Ring Of Fire, daerah yang sangat berpotensi bencana dimana-dimana,” ujarnya.

“Kita juga disini diisi dengan ruwatan jagat, mengadakan doa bersama untuk keselamatan negeri ini, terutama dari ancaman bencana yang setiap saat bisa menghantui kita semua,” lanjutnya.

Ace mengatakan, LPBI terus bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti BNPB, Kementerian Sosial, Baznas dan lembaga swasta lainnya.

“Kesemuanya memiliki perhatian yang sama dalam rangka, bagaimana kita menghadapi kesiapsiagaan bencana terzebut,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Nahdlatul Ulama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.