Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari

Jumat, 23 Oktober 2026 16:04 WIB

Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor

Jumat, 23 Oktober 2026 15:25 WIB

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Jumat, 23 Oktober 2026 15:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari
  • Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang
  • Mulai Rp12 Ribu! Cek 6 Rekomendasi Wedang Ronde di Bandung, dari yang Klasik Sampai Kekinian
  • Dua Kali Penalti, Dua Kali Gagal: Alex Martins Bikin Persebaya Tumbang
  • Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor
  • Agnez Mo Resmi Jadi Artis Indonesia Pertama yang ‘Bertakhta’ di Hollywood Lantai 3!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perjalanan Hidup Ridwan Kamil: Karier Gemilang Hingga Kandas Terseret Drama Wanita

By Aga GustianaMinggu, 28 September 2025 20:26 WIB5 Mins Read
Ridwan Kamil dan Lisa Mariana
Lisa Mariana unggah foto bersama Ridwan Kamil di Instagram. (Foto: Instagram Lisa Mariana)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ridwan Kamil, akrab disapa Kang Emil, adalah sosok yang dikenal luas sebagai arsitek, pemimpin visioner, dan tokoh politik yang berhasil menorehkan banyak prestasi.

Lahir di Bandung pada 4 Oktober 1971, Emil tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai kerja keras dan disiplin. Anak kedua dari lima bersaudara ini menunjukkan minat kuat terhadap seni dan desain sejak kecil. Dari pendidikan dasar hingga menengah, ia selalu menonjol dalam kreativitas dan ketekunan, menyiapkan fondasi bagi perjalanan hidup yang kelak membawanya ke puncak politik Indonesia.

Setelah menamatkan SMA Negeri 3 Bandung, Ridwan Kamil melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1990, mengambil jurusan Teknik Arsitektur.

Kelulusannya pada 1995 menandai awal karier yang menjanjikan di bidang arsitektur, namun ambisinya tidak berhenti di Indonesia. Berbekal beasiswa, ia melanjutkan pendidikan magister di University of California, Berkeley, Amerika Serikat, meraih gelar Master of Urban Design pada 2001. Di sana, ia bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley, menimba pengalaman internasional dalam merancang kota yang modern dan berkelanjutan.

Kembali ke tanah air, Emil mendirikan Urbane pada 2004, sebuah firma konsultan arsitektur dan perencanaan kota yang kemudian dikenal dengan proyek-proyek ikonik.

Karyanya mencakup Masjid Al-Irsyad di Kota Baru Parahyangan, Museum Tsunami Aceh, hingga Masjid Al-Jabbar di Bandung, masing-masing menyerap pujian internasional karena keindahan estetika dan fungsionalitasnya. Lebih dari 50 proyek di berbagai negara menegaskan reputasinya sebagai arsitek unggulan. Bersamaan dengan praktik profesional, Emil juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di ITB selama 14 tahun, membentuk generasi muda arsitek Indonesia.

Baca Juga:  Gebrakan Baru Ustaz Yusuf Mansur, Buka Jasa Doa Online Seharga Puluhan Juta

Namun, perjalanan Emil tak hanya bersinar di dunia arsitektur. Pada 2013, ia terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai Wali Kota Bandung, didukung oleh PKS dan Gerindra.

Di bawah kepemimpinannya, Bandung mengalami transformasi signifikan dengan program-program inovatif seperti Bandung Command Center dan konsep Bandung Smart City yang membuat kota lebih efisien dan ramah bagi warganya. Prestasi ini membuka jalan bagi Emil untuk melangkah lebih tinggi, hingga terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat pada 2018. Bersama Uu Ruzhanul Ulum, ia meluncurkan berbagai program ambisius seperti Desa Digital, Jabar Quick Response, hingga One Village One Company yang membawa teknologi dan kemandirian ekonomi ke tingkat desa.

Meski karier politiknya cemerlang, kehidupan pribadi Emil tidak luput dari ujian. Ia menikahi Atalia Praratya pada 7 Desember 1996 dan dikaruniai dua anak, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) dan Camillia Laetitia Azzahra, serta seorang anak angkat, Arkana Aidan Misbach.

Kehilangan Eril pada 2022 dalam tragedi di Sungai Aare, Swiss, menjadi pukulan berat bagi keluarga mereka. Emil tetap menunjukkan keteguhan, menegaskan kemampuan kepemimpinan yang tegar sekaligus menunjukkan sisi manusiawi yang berjuang menghadapi duka.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Yakin Elektabilitas Prabowo-Gibran Naik Usai Debat Ketiga

Kehidupan rumah tangga Emil dan Atalia dikenal harmonis dan penuh kedekatan. Mereka saling mendukung satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan, baik secara pribadi maupun profesional.

Atalia kerap menjadi mitra diskusi Emil dalam mengambil keputusan penting, sementara Emil selalu berusaha menjaga keseimbangan antara kesibukan politik dan waktu untuk keluarga. Pasangan ini juga menekankan komunikasi terbuka, saling menghargai, dan menanamkan nilai-nilai positif pada anak-anak mereka. Kehangatan keluarga ini, bahkan di tengah tekanan publik dan tanggung jawab politik yang besar, menjadi fondasi yang kuat bagi Emil untuk tetap tegar menghadapi berbagai tantangan hidup.

Tragedi kehilangan Eril pada 2022 pun memperlihatkan kedekatan dan keteguhan mereka; meskipun duka melanda, Emil dan Atalia tetap saling menguatkan, menegaskan ikatan rumah tangga yang kokoh di balik sorotan publik.

Namun, keharmonisan keduanya baru-baru ini terguncang oleh kontroversi yang mengaitkan nama Emil dengan selebgram Lisa Mariana.

Pada awal 2025, Lisa mengklaim memiliki anak darinya, yang kemudian memicu konflik publik dan hukum. Emil menolak keras tuduhan tersebut, melaporkan balik Lisa atas dugaan pencemaran nama baik dengan kerugian mencapai Rp 105 miliar.

Tes DNA yang dilakukan Bareskrim Polri pada 20 Agustus 2025 memastikan tidak ada kecocokan genetis antara Emil dan anak berinisial CA yang diklaim Lisa, menutup spekulasi publik mengenai klaim tersebut.

Meskipun hasil tes DNA menguatkan posisi Emil, perseteruan tidak berhenti. Lisa Mariana menolak hasil tersebut dan tetap menuding adanya kecurangan. Emil, melalui kuasa hukumnya, menegaskan menolak mediasi karena tuduhan sepihak itu telah merusak nama baik dan rumah tangganya.

Baca Juga:  Dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, Ini Profil dan Karier Politik Mentereng Suswono

“Rumah tangga beliau juga mengalami gangguan, mengalami kerusakan rumah tangga itu jelas,” tegas kuasa hukum Emil, Muslim Jaya Butarbutar.

Kasus ini menjadi simbol bahwa puncak karier seorang tokoh tidak menjamin kehidupan pribadi tetap utuh.

Ridwan Kamil, yang dikenal cerdas, disiplin, dan visioner, menunjukkan bahwa seorang pemimpin besar pun bisa menghadapi keretakan personal akibat skandal asmara atau tuduhan yang melibatkan wanita.

Dari pencapaian sebagai arsitek internasional, wali kota transformatif, hingga gubernur berprestasi, Emil kini menghadapi kenyataan pahit bahwa figur publik sering kali menjadi sasaran kontroversi yang bisa mengguncang fondasi rumah tangga dan reputasi.

Kisah Ridwan Kamil adalah pengingat bahwa kesuksesan luar biasa di ranah profesional tidak menjamin ketahanan di ranah pribadi, dan bahwa menjaga kehormatan diri dan keluarga sering kali menuntut keberanian untuk menghadapi badai kontroversi tanpa kompromi.

Perjalanan Ridwan Kamil, dari arsitek berbakat hingga gubernur berprestasi, kini juga menjadi refleksi kompleksitas hidup seorang tokoh: bagaimana puncak karier dan kesuksesan dapat teruji oleh dinamika asmara dan kontroversi publik, dan bagaimana keputusan untuk berdiri teguh pada prinsip dapat menjadi jalan untuk melindungi kehormatan dan keluarganya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kontroversi Lisa mariana ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH Tahap 4 dan PIP Oktober 2026, Ini Besaran Bantuan dan Cara Ceknya

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.