bukamata.id – Persaingan menuju tangga juara Super League musim 2026-2027 mendadak membara. Gelora perebutan takhta tertinggi semakin sengit setelah Persib Bandung sukses membantai Isenmulang Kalteng FC tanpa ampun dengan skor telak 4-0 di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu (1/11/2026).
Kemenangan mutlak ini tidak sekadar mendongkrak posisi Maung Bandung, melainkan juga memangkas jarak poin secara signifikan dengan sang pemuncak klasemen sementara, Persija Jakarta.
Meskipun Macan Kemayoran masih kokoh di singgasana teratas dengan perolehan 18 poin—meski sempat terpeleset di tangan Dewa United—posisi mereka kini mulai tidak aman. Tambahan tiga angka di kandang sendiri melejitkan Persib ke peringkat keempat dengan koleksi 16 poin. Saat ini, Pangeran Biru hanya terpaut dua angka saja dari rival abadi mereka tersebut di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Filosofi Maraton Zlatko Runje: Fokus ke Diri Sendiri
Melihat peta persuratan klasemen yang kian merapat, asisten pelatih Persib, Zlatko Runje, buka suara. Juru taktik asal Kroasia ini menegaskan bahwa armadanya sama sekali tidak ingin terdistraksi oleh hasil tim lain. Bagi Runje, konsistensi internal adalah kunci utama dalam mengarungi musim yang panjang.
Menurutnya, perebutan trofi liga domestik ibarat lari jarak jauh yang membutuhkan daya tahan ekstra, bukan sekadar adu kecepatan sesaat.
“Ya. Jadi, kami bisa saja melihat tim lawan dan segalanya, tetapi bagi saya selalu, dan akan selalu seperti, kami melihat ke diri kami sendiri, melihat bagaimana cara kita berkembang, bagaimana cara kami mengumpulkan poin,” ucap Runje.
“Karena ini bukanlah lari cepat, ini adalah maraton. Akan ada banyak pertandingan di mana kami meraih poin atau kehilangan poin,” sambungnya.
Ambisi Besar Rebut Puncak Klasemen
Kendati lebih memilih fokus mengatrol performa internal tim, Runje secara terbuka mengakui adanya ambisi besar di dalam skuad. Maung Bandung bertekad untuk terus memberikan teror psikologis kepada para pesaing di atas mereka.
Dengan status mentereng sebagai juara bertahan dalam tiga musim berturut-turut, target mutlak Pangeran Biru musim ini tentu saja kembali menduduki singgasana tertinggi secepat mungkin.
“Namun kami ingin, ya, memberikan tekanan kepada tim peringkat pertama yang ada di depan kami, karena itulah targetnya, di sanalah kami ingin berada,” tegas Runje.
“Kami ingin berada di puncak, tiga tahun terakhir klub ini membuktikannya, kami punya hasilnya (juara tiga kali) dan musim ini kami ingin terus menekan, memberikan tekanan pada posisi pertama agar bisa sampai ke sana secepat mungkin, dan kemudian bagian tersulitnya, bertahan di sana,” tambahnya.
Pantang Menyerah di Sisa Kompetisi
Menyongsong paruh musim yang kian menantang, Runje memastikan bahwa mentalitas juang skuad asuhannya berada dalam level tertinggi. Ia dengan tegas menolak untuk mengendurkan pedal gas di setiap laga sisa demi menjaga asa mempertahankan mahkota juara.
“Jadi, ini akan menarik, percayalah, tapi kami tidak akan menyerah. Oke, teman-teman?” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











