bukamata.id – Persib Bandung kini memiliki 12 pemain asing setelah resmi mendatangkan bek tengah asal Kroasia, Danijel Loncar. Jumlah tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai regulasi pemain asing yang berlaku di kompetisi Super League 2026/2027.
Kehadiran Loncar membuat Persib harus menentukan komposisi pemain asing yang akan digunakan untuk kompetisi domestik. Pasalnya, regulasi pemain asing Super League musim 2026/2027 ternyata masih sama seperti musim sebelumnya.
Dengan demikian, Persib tidak bisa mendaftarkan seluruh 12 pemain asingnya sekaligus untuk pertandingan Super League.
Kondisi ini membuat manajemen dan tim pelatih Persib Bandung harus menentukan strategi terbaik dalam mengelola skuad, terlebih Maung Bandung akan menjalani jadwal pertandingan yang padat di berbagai kompetisi.
Persib Harus Pilih 11 Pemain Asing
Dengan jumlah pemain asing mencapai 12 orang, Persib Bandung secara otomatis memiliki satu pemain lebih banyak dibandingkan kuota yang diperbolehkan untuk kompetisi domestik.
Artinya, Persib harus menentukan maksimal 11 pemain asing yang didaftarkan untuk Super League.
Situasi tersebut membuka kemungkinan adanya pemain asing yang tidak masuk dalam daftar Persib untuk kompetisi domestik.
Kondisi serupa sebenarnya pernah terjadi pada musim sebelumnya.
Persib memiliki 12 pemain asing pada putaran kedua musim 2025/2026. Saat itu, Adam Przybek tidak didaftarkan dalam kompetisi domestik, tetapi tetap bisa didaftarkan untuk kompetisi antarklub Asia.
Skema tersebut dapat kembali menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan Persib pada musim ini.
Danijel Loncar Jadi Pemain Asing ke-12 Persib
Danijel Loncar resmi menjadi pemain asing ke-12 yang dimiliki Persib Bandung.
Bek asal Kroasia tersebut didatangkan untuk memperkuat lini pertahanan Maung Bandung. Kehadirannya juga menambah persaingan di sektor bek tengah.
Namun, perekrutan Loncar membuat persoalan kuota pemain asing Persib menjadi semakin menarik.
Pelatih Persib, Igor Tolic, harus mempertimbangkan kebutuhan tim di setiap kompetisi.
Bukan hanya soal kualitas pemain, tetapi juga kebutuhan taktik, kondisi fisik, posisi, hingga jadwal pertandingan yang harus dijalani.
Dengan kompetisi yang padat, keberadaan 12 pemain asing sebenarnya dapat memberikan keuntungan dari sisi kedalaman skuad.
Persib memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan rotasi.
Namun, untuk kompetisi Super League, hanya 11 pemain asing yang dapat didaftarkan.
Persib Tampil di Empat Kompetisi
Persoalan kuota pemain asing menjadi semakin kompleks karena Persib Bandung dijadwalkan tampil di sejumlah kompetisi pada musim 2026/2027.
Maung Bandung akan menjalani persaingan di Super League, Piala Liga Indonesia, AFC Champions League Two (ACL Two), dan ASEAN Club Championship.
Dengan agenda sebanyak itu, kebutuhan pemain berkualitas tentu semakin besar.
Setiap kompetisi memiliki karakter dan tingkat persaingan yang berbeda. Karena itu, memiliki kedalaman skuad menjadi salah satu modal penting bagi Persib untuk menjaga performa sepanjang musim.
Di sisi lain, regulasi kuota pemain asing di kompetisi domestik membuat manajemen harus menyusun strategi pendaftaran pemain.
Berbeda dengan Kompetisi Asia
Kuota pemain asing yang berlaku di Super League tidak serta-merta sama dengan kompetisi antarklub Asia dan ASEAN.
Untuk ACL Two dan ASEAN Club Championship, Persib memiliki ruang pendaftaran pemain asing yang lebih luas sesuai regulasi masing-masing kompetisi.
Kondisi tersebut membuka kemungkinan bagi Persib untuk tetap memanfaatkan seluruh pemain asing yang dimiliki dengan membagi penggunaannya berdasarkan ajang yang diikuti.
Dengan kata lain, pemain yang tidak masuk dalam daftar kompetisi domestik masih berpeluang mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi internasional apabila memenuhi persyaratan pendaftaran kompetisi tersebut.
Strategi seperti ini sebelumnya telah diterapkan Persib ketika Adam Przybek tidak didaftarkan untuk kompetisi domestik, tetapi tetap masuk dalam daftar pemain untuk kompetisi Asia.
Persaingan Pemain Asing Persib Makin Ketat
Kedatangan Danijel Loncar bukan hanya menambah jumlah pemain asing Persib.
Transfer tersebut juga membuat persaingan di dalam skuad semakin ketat.
Setiap pemain asing harus menunjukkan kualitas terbaik agar mendapatkan tempat di tim utama. Sementara Igor Tolic harus menentukan pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan pertandingan.
Dengan 12 pemain asing, pelatih memiliki banyak pilihan untuk melakukan rotasi.
Namun, hanya 11 pemain yang dapat didaftarkan untuk Super League.
Karena itu, keputusan mengenai siapa yang masuk dan siapa yang harus berada di luar daftar domestik diprediksi menjadi salah satu hal menarik menjelang bergulirnya kompetisi.
Regulasi Pemain Asing Jadi Tantangan Persib
Kehadiran 12 pemain asing sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi Persib apabila dikelola dengan tepat.
Jadwal pertandingan yang padat membuat rotasi menjadi kebutuhan. Pemain dapat mengalami kelelahan, cedera atau akumulasi kartu sehingga tim membutuhkan alternatif.
Namun, regulasi Super League membuat Persib tetap harus menentukan prioritas.
Maksimal 11 pemain asing dapat didaftarkan dan hanya tujuh pemain asing yang dapat bermain secara bersamaan di lapangan.
Dengan kondisi tersebut, manajemen Persib harus menyusun komposisi yang paling ideal untuk menghadapi musim 2026/2027.
Kedatangan Danijel Loncar pun bukan sekadar transfer pemain baru.
Bek Kroasia tersebut sekaligus menambah pilihan bagi Persib untuk menjalani musim panjang dengan empat kompetisi.
Kini, menarik untuk menunggu keputusan Persib mengenai satu pemain asing yang tidak masuk daftar kompetisi domestik serta bagaimana Igor Tolic memanfaatkan kedalaman skuadnya sepanjang musim.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









