Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Persis Dukung Mabes Polri Usut Tuntas Kasus Penembakan Siswa SMK

By Putra JuangKamis, 28 November 2024 10:25 WIB2 Mins Read
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin. (Foto: Dok. Persis Photography)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) ikut berkomentar terkait peristiwa penembakan siswa SMK Negeri 4 Semarang yang diduga dilakukan oleh seorang oknum anggota Polri.

Ketua Umum PP Persis, Jeje Zaenudin mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah Mabes Polri untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

“Kami mendukung langkah Mabes Polri mengusut tuntas kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang Jateng yang diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi yang beritanya viral dan simpang siur di tengah masyarakat,” ucap Jeje dikutip laman resmi Persis, Kamis (28/11/2024).

“Dengan diturunkannya Divisi Profesi dan Keamanan (Dipropam) serta Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) dari Mabes Polri untuk mengasistensi dan mengawasi penyelidikan kasus ini, semoga dapat terungkap secara jujur dan transparan apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.

Baca Juga:  3 Mobil Polisi Dibakar saat Penangkapan Ketua Ormas di Depok, Begini Kronologinya

Menurutnya, transparansi dan penegakkan hukum yang tegas jika ternyata terjadi pelanggaran oleh oknum anggota polisi sangat dinanti oleh masyarakat terutama oleh keluarga korban.

“Sekaligus untuk membuktikan komitmen Polri sebagai institusi pelindung dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Jeje mengatakan bahwa saat ini masyarakat merasa resah dengan beberapa kejadian yang terus berulang ulang akibat penggunaan senjata api secara sewenang-wenang hingga menghilangkan nyawa seseorang.

Baca Juga:  Tolak Tawaran Jadi Duta Polisi, Band Sukatani Ngaku Diintimidasi Sejak Juli 2024

“Masyarakat merasa resah dengan beberapa kejadian yang terus berulang ulang oknum anggota Polri yang menggunakan senjata api secara sewenang-wenang menghilangkan nyawa warga negara yang tidak bersalah,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya pun berharap Mabes Polri mampu meningkatkan sistem dan mekanisme pengawasan dan pendisiplinan para anggotanya.

“Sehingga tidak ada lagi kasus pelanggaran yang sangat merugikan masyarakat dan merusak wibawa institusi Polri itu sendiri,” tandasnya.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Imbau Pemudik Titipkan Kendaraan di Kantor Pemerintahan dan Polisi

Untuk diketahui, kasus ini mencuat setelah informasi mengenai meninggalnya siswa SMK Negeri 4 Kota Semarang, GR (17), akibat luka tembak yang diduga berasal dari oknum polisi, menjadi viral di media sosial.

Kejadian ini mengejutkan masyarakat, terutama lingkungan sekolah dan keluarga korban.

GR, yang dikenal sebagai anggota aktif Paskibra di sekolahnya, meninggal dunia pada Minggu (24/11/2024) setelah mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi, Semarang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jeje Zaenudin Persatuan Islam Persis polisi Polri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.