Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB

5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!

Selasa, 27 Oktober 2026 17:21 WIB

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 17:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
  • Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pesan Ridwan Kamil, Pemimpin Harus Niat Semata-mata Ibadah

By Fahlevi MercedesSenin, 21 Agustus 2023 15:06 WIB2 Mins Read
pemimpin
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil sebutkan 3 prinsip jadi pemimpin. Foto: Twitter/@westjavagov_
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para pemimpin yang tengah mengemban amanah harus diniatkan semata-mata ibadah. Tidak boleh dalam hati diniatkan mencari sesuatu selain ridho-Nya.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menyampaikan 3 prinsip sebagai pemimpin dalam upacara peringatan Hari Kementerian Hukum dan HAM RI Tahun 2023 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (21/8/2023).

“Yang diharapkannya hanya ridho dari Tuhannya,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya Ridwan Kamil.

Selanjutnya atau yang kedua, kata Kang Emil, seorang pemimpin harus ingat dan paham bahwa jabatan yang diembannya hanya sementara. Diawali dengan pelantikan, maka di akhir nanti akan ada pemberhentian.

Baca Juga:  Alumni ITB Titipkan Visi Indonesia Berteknologi untuk Anies Baswedan

“Kesementaraan seorang pemimpin tidak boleh gegabah, harus fokus pada sumpah yang disampaikan kepada Tuhan yang maha kuasa,” ucapnya.

Prinsip ketiga menurut Kang Emil, pemimpin harus bisa memberikan manfaat kepada orang banyak. Sebab baginya manusia yang paling mulia bukan dilihat dari sebatas materi.

“Manusia yang paling mulia bukan manusia yang paling berkuasa, paling kaya, paling berilmu. Manusia yang paling mulia adalah manusia hidupnya penuh manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Jabar ini kemudian memaparkan berbagai capaian yang ditorehkannya selama memimpin daerah paling padat penduduknya di Indonesia. Sejak 2018, ratusan penghargaan dan prestasi didapat oleh Pemprov Jabar.

Baca Juga:  Catat! Ini Tanggal Tayang Film Kopi Sianida di Netflix

Dari sudut pandang kebebasan pers, imbuh Kang Emil, indeksnya melonjak dari 2018 yang hanya peringkat 29. Saat ini indeksnya menjadi ranking 2 secara nasional. Lalu, indeks kondusifitas Jabar pun angkanya kini 87,5 persen.

“Angka itu menandakan di seluruh penjuru Jabar rakyat tenang, nyaman, tidak banyak kriminalitas,” tutur Kang Emil.

Lima tahun ke belakang, ungkap Kang Emil, terdapat ribuan lahan kritis di Jabar. Oleh karenanya, Pemprov Jabar menggalakkan penanaman 50 juta pohon.

Baca Juga:  Inflasi di Indonesia Terkendali, Jokowi Bandingkan dengan Argentina dan Turki

“83 juta pohon kami berhasil tanam, sehingga menghilangkan 80 ribu lahan kritis menjadi hijau, menambah oksigen, mengurangi karbon berkat kerja kolaborasi,” bebernya.

Dikatakan Kang Emil, pada 2017 Sungai Citarum dikenal sebagai sungai terkotor di dunia. Akan tetapi, hari ini statusnya sudah berubah dari cemar berat menjadi ringan. Pencapaian itu didapat berkat kolaborasi TNI/Polri dan kejaksaan.

“60 kasus kami bawa ke pengadilan dengan dukungan dari KUMHAM terkait pengajuan berkas hukumnya untuk menunjukan kami tegas terhadap pelanggaran hukum khususnya hukum lingkungan di Jabar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Jabar ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.