bukamata.id – Alih-alih merayakan gelar juara liga secara khidmat, konvoi kemenangan Persib Bandung di Kota Bandung justru diwarnai insiden kekerasan. Sebuah rekaman video amatir yang viral di media sosial memperlihatkan aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang oknum pendukung terhadap sesama Bobotoh di kawasan Jalan Merdeka, tepatnya di depan Bandung Indah Plaza (BIP).
Kronologi Kejadian
Dalam cuplikan video yang beredar luas, terlihat seorang pria berpostur jangkung yang mengenakan jersey Persib dengan nomor punggung 7 terlibat cekcok dengan seorang pengendara motor RX King. Keduanya berada di tengah kerumunan konvoi perayaan gelar juara ke-3 beruntun Maung Bandung.
Tanpa alasan yang jelas, pria tersebut meluapkan emosinya secara agresif. Meskipun pengendara motor tampak tetap tenang dan hanya merespons dengan senyuman, oknum tersebut justru melayangkan pukulan sebanyak dua kali ke arah korban. Aksi brutal ini segera dihentikan oleh sejumlah Bobotoh lain serta rekan pelaku yang berada di lokasi kejadian untuk mencegah kericuhan meluas.
Dugaan Pengaruh Miras
Berdasarkan narasi yang beredar di platform media sosial, pelaku diduga berada dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras saat melancarkan aksinya. Tindakan ini memicu gelombang kecaman dari warganet. Banyak pihak menyesalkan perilaku tersebut, mengingat pelaku dan korban seharusnya merayakan euforia kemenangan yang sama sebagai sesama pendukung Persib.
Langkah Mediasi
Meski aksi pemukulan telah terekam jelas dan memancing kemarahan publik, hingga saat ini belum ada tindakan hukum formal yang diambil oleh pihak korban. Informasi terbaru menyebutkan bahwa baik pelaku maupun korban telah dipertemukan dalam sebuah proses mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Terkait status penanganan perkara, pihak kepolisian memberikan konfirmasi mengenai minimnya langkah hukum dari korban. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah membenarkan belum adanya laporan polisi dari pihak korban.
“Belum bikin laporan,” ujar Indah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil mediasi tersebut. Insiden ini menjadi pengingat bagi para pendukung untuk tetap menjaga ketertiban di ruang publik, terutama dalam momen perayaan besar agar tidak menodai kehormatan klub.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










