Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak

Kamis, 18 Juni 2026 08:11 WIB

Kena Mental! Oknum Penghina Beckham Putra Akhirnya Minta Maaf, Ngaku Gak Bisa Tidur Nyenyak

Kamis, 18 Juni 2026 07:39 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!

Kamis, 18 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak
  • Kena Mental! Oknum Penghina Beckham Putra Akhirnya Minta Maaf, Ngaku Gak Bisa Tidur Nyenyak
  • Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pilu, Ibu Hamil di Pelosok Cianjur Ditandu 3 Km Lewati Jalan Berlumpur demi Melahirkan

By Aga GustianaSabtu, 17 Mei 2025 21:24 WIB3 Mins Read
Seorang ibu hamil di Cianjur harus ditandu sejauh 3 km melewati jalan berlumpur demi melahirkan. (Foto: Instagram/cianjurtea)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah peristiwa memilukan kembali terjadi di wilayah terpencil Cianjur. Seorang ibu muda bernama Nur Aida (25), warga Desa Mulyasari, Kecamatan Agrabinta, harus ditandu oleh warga melintasi jalan rusak dan berlumpur sejauh 3 kilometer karena hendak melahirkan. Perjalanan darurat ini terekam dalam video berdurasi 29 detik yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Nur Aida tampak terbaring di atas tandu sederhana yang terbuat dari kain dan dua bilah bambu. Beberapa warga secara bergantian memanggul tandu tersebut menembus jalan berlumpur yang tidak bisa dilalui kendaraan.

Ketua RW 04 sekaligus kerabat Nur Aida, Hadim, menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/5/2025).

“Kalau mulesnya memang terasa sejak dua hari sebelumnya. Tapi puncaknya pada hari Rabu. Langsung keluarga membawa Nur Aida ke puskesmas untuk melahirkan,” ujar Hadim saat dikonfirmasi, Sabtu (17/5/2025).

Sayangnya, akses jalan menuju rumah Nur Aida tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan roda empat. Jalan rusak parah, terlebih setelah diguyur hujan, menyebabkan lumpur menutupi jalur utama menuju kampung tersebut.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Cianjur

“Jalan ke kampungnya masih rusak. Apalagi di musim hujan ini berlumpur, jadi mobil tidak bisa jemput. Kalaupun memaksakan akan terjebak, jadi akan lebih repot nantinya,” jelasnya.

Akhirnya, warga setempat berinisiatif untuk menandu Nur Aida menuju titik akhir yang masih bisa dijangkau mobil. Perjalanan sejauh 3 kilometer tersebut memakan waktu lebih dari satu jam.

“Kalau kendaraan bisa masuk ke kampungnya mungkin waktu tempuh hanya 10 menit,” tambah Hadim.

Setelah tiba di lokasi penjemputan, Nur Aida dibawa ke puskesmas terdekat. Namun, karena kondisi persalinan yang cukup berat, pihak puskesmas memutuskan untuk merujuknya ke rumah sakit di Kabupaten Sukabumi. Di tengah perjalanan, proses persalinan semakin mendesak hingga kepala bayi mulai keluar.

Baca Juga:  Warga Cianjur Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Mengambang di Sungai Cijurang

“Tadinya dirujuk ke RS, tapi ternyata di perjalanan kepala bayinya sudah nongol. Beruntungnya ada puskesmas lain yang dekat di perjalanan. Alhamdulillah setelah ditangani di puskesmas kedua ini proses persalinan lancar, anak pertama dari Nur Aida lahir dengan selamat, anaknya perempuan. Kalau tidak ada puskesmas terdekat di perjalanan mungkin melahirkan di jalan di dalam mobil,” terang Hadim.

Peristiwa ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Desa Mulyasari. Menurut Hadim, kondisi serupa sering dialami warga saat menghadapi situasi darurat medis. “Sudah sering, kalau ada yang melahirkan dan sakit pasti ditandu hingga ke jalan yang bagus ke titik penjemputan mobil. Makanya kami berharap jalan desa ini diperbaiki, jangan sampai ada korban dulu,” harapnya.

Kepala Desa Mulyasari, Ade Rustandi, membenarkan bahwa jalan tersebut memang berada dalam kondisi rusak parah. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah desa mengalami keterbatasan anggaran.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Garut, Terasa hingga Sukabumi dan Cianjur

“Betul itu terjadi di desa kami. Jalannya memang rusak. Tapi bukan berarti dari desa tidak ada perhatian, karena anggarannya terbatas sedangkan jalan yang rusak sangat banyak,” ungkap Ade.

Ia menjelaskan bahwa dana desa setiap tahunnya hanya sekitar Rp800 juta, dan jumlah tersebut harus dibagi untuk berbagai keperluan. “Kalaupun dari Dana Desa seluruhnya untuk pembangunan jalan pun tidak akan cukup. Terlebih kan harus rambat beton, kalau aspal cepat rusak,” tambahnya.

Ade pun berharap adanya bantuan dari pemerintah di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat untuk membenahi infrastruktur di wilayah pelosok tersebut.

“Kami berharap dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat ada solusi untuk desa kami yang di pelosok ini supaya warga tidak kesulitan lagi untuk mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur ibu hamil Jalan Rusak pelosok cianjur Viral Cianjur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.