Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari

Senin, 13 April 2026 16:00 WIB
Persib Bandung

Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum

Senin, 13 April 2026 15:47 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1

Senin, 13 April 2026 15:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum
  • Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1
  • 137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!
  • Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya
  • Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas
  • Fakta di Balik Hebohnya Kabar Thomas Ramdhan Pamit dari GIGI, Benarkah Ada Konflik Internal?
  • Warganet ‘Roast’ Menu MBG, Bandingkan Kualitasnya dengan Paket Nasi Murah di Supermarket
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Gubernur Jabar Tekankan Prosedur dan Mitigasi Bencana dalam Pilkada 2024

By SusanaRabu, 27 November 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 di Jabar harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku, meskipun terdapat beberapa kendala di lapangan.

“Tadi dari Karawang melaporkan bahwa sudah menempuh jalur dari Bawaslu. Kita hormati saja, jadi sesuai prosedur,” ujar Bey Machmudin dalam konferensi pers terkait pelaksanaan Pilkada, Rabu (27/11/2024).

Bey Machmudin juga menyampaikan beberapa peristiwa yang terjadi selama pemungutan suara. Di Karawang, ditemukan kasus di mana orang tua mewakili anaknya untuk mencoblos di satu TPS.

Sementara di Sukabumi terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dua kali. Di Kota Bogor, salah satu petugas pemilu meninggal dunia akibat bencana yang terjadi di TPS.

Baca Juga:  Terintegrasi, Pemprov Jabar Jadi Contoh Penggunaan Aplikasi Digital Pelayanan Publik

Terkait dengan bencana alam yang dapat mengganggu jalannya pemilu, seperti hujan deras, Bey Machmudin menegaskan pentingnya mitigasi bencana.

“Jika saat perhitungan suara terjadi hal darurat, segera pindah ke tempat yang aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semua TPS telah mempersiapkan lokasi yang lebih aman untuk menjalankan proses penghitungan suara.

Meskipun hujan lebat telah mempengaruhi kesiapan alat di beberapa TPS, sejauh ini tidak ada bencana besar yang menghambat jalannya pemilu.

Bey juga optimis mengenai tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada kali ini.

Baca Juga:  Anak Muda Perlu Aktif di Pilkada 2024 agar Demokrasi Tetap Hidup

“Partisipasi pemilih di Subang sudah tinggi, mudah-mudahan di seluruh Jabar minimal bisa tercapai angka yang sama dengan Pileg dan Pilpres kemarin,” harapnya.

Meskipun demikian, ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi saat ini diperkirakan sekitar 50%. “Dari 400 TPS yang ada, meskipun ada beberapa yang bersebelahan, kita harap semuanya tetap tinggi,” tambah Bey.

Terkait dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami kelelahan, Bey Machmudin memberikan pesan agar petugas tidak memaksakan diri.

“Jika merasa kelelahan, segera istirahat. Kondisi tubuh kita yang tahu adalah diri kita sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  Tak Penuhi Keterwakilan Perempuan, KPU Bandung Barat Diduga Langgar Aturan Perekrutan PPK

Ia juga menekankan bahwa Puskesmas sudah beroperasi 24 jam selama Pilkada untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Dalam hal netralitas, Bey menegaskan bahwa petugas dan saksi pemilu harus menjaga sikap netral. “Petugas harus jadi contoh dan tidak boleh berpihak. Semua harus sesuai dengan aturan main,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas, terutama saat proses penghitungan suara yang seringkali memicu ketegangan.

“Kita harus bekerja sama dengan baik agar tidak ada kekhawatiran. Pada akhirnya, siapapun yang terpilih, semua pihak harus menerima dan mendukung hasilnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin kendala Mitigasi Bencana pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN bisa WFA

137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Warung-Warung di Cileunyi Digerebek, Jeriken Tuak hingga Arak Bali Disita Polisi

DPRD Jabar dan Forum Bank Sampah Bahas Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Nyawa Sopir Jadi Taruhan! Rombongan Diduga Pejabat Blokir Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik Cuma Buat Foto!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.