Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 18:05 WIB

Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 17:19 WIB

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Rabu, 15 Juli 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal
  • Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia
  • Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum
  • Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil
  • Jadwal Cair PKH Juli 2026: Simak Prediksi Tanggal, Nominal, dan Cara Cek Status Terbaru
  • Kisah Marlina: Gagal Jadi Pramugari, Perempuan Sorong Pertama Ini Sukses Taklukkan Pesawat Raksasa Airbus A320
  • Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PKB Dorong Program BBM ‘Ekstra Subsidi’, Syaiful Huda: Pertalite Rp7.000

By Putra JuangSenin, 11 September 2023 11:50 WIB2 Mins Read
Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam kegiatan diskusi bersama sejumlah aktivis 98, diselenggarakan oleh PIM dan Lingkar Pena Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023, di Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong sejumlah program untuk terealiasi ke depannya di Indonesia.

Salah satunya tentang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mendapat ‘ekstra subsidi’.

Hal ini diungkap Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam kegiatan diskusi bersama sejumlah aktivis 98, diselenggarakan oleh PIM dan Lingkar Pena Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023, di Bandung.

Landasar program BBM ‘ekstra subsidi’ tersebut karena program subsidi yang berjalan sekarang dipandang tidak tepat sasaran.

“Kami menyebutnya perbaikan skema subsidi BBM. Selama ini bocor, masih dipake di pabrik-pabrik, masih dipake oleh orang-orang yang semestinya tidak menggunakan subsisdi,” kata dia.

Baca Juga:  Duduk di Samping Prabowo, SBY Tampil Gagah di HUT ke-78 TNI

Salah satu jenisnya adalah Pertalite. Menurut dia, bila tepat sasaran, maka subsidi Pertalite bisa membuat BBM tersebut dihargai Rp7.000.

Harga itu bisa didorong semakin murah jika disegmentasikan untuk pengguna sepeda motor serta angkutan umum saja.

“Misalnya nanti Pertalite mau kita turunkan harganya jadi Rp7.000. Itu hanya keluar Rp121 triliun artinya efesien subisidi kita gak bengkak,” ujar dia.

Menurut dia, selama ini sistem subsidi BBM menggunakan basis barang, sehingga kelayakannya tidak tepat sasaran.

Baca Juga:  Di Jabar, Sepeda Listrik Mengaspal di Ruang Abu-abu

“Jadi judulnya bukan (BBM) gratis, tapi semurah-murahnya. Berbasis segmented hanya untuk pemilik motor dan angkutan umum,” jelas dia.

Di luar itu, PKB mempunyai program dana desa. Partai ingin menaikkan anggarannya menjadi Rp5 milar per tahun untuk setiap desanya.

Lalu ingin mendorong listrik gratis bagi masyarakat yang masih menggunakan KWH dengan daya 450 Watt.

Huda juga mengatakan PKB, ingin menyubsidi pupuk bagi para petani yang memiliki lahan di bawah setengah hektar.

“Lalu tunjangan untuk ibu hamil, kita bisa bayangkan hari ini Indonesia bonus demograsi, tetapi di saat yang sama dibayang-bayangi terjadi stunting,” tuturnya.

Baca Juga:  Penasaran, Ribuan Orang Antusias Coba Kereta Cepat Gratis

Dia menyebut Muhaimin Iskandar, ketua umum PKB, mendorong penurunan angka stunting dengan memberi bantuan kepada ibu hamil.

“Program kami tunjangan bagi ibu hamil sampe lahir itu kami menghitung potensi APBN kita mampu memberikan tunjangan Rp6 juta selama kehamilan,” kata dia.

Kemudian, PKB juga mendorong program wajib belajar menjadi 15 tahun. “SD gratis, SMP gratis, SMA gratis, dan paling tidak kuliah bisa kuliah D3,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBM Featured PKB subsidi Syaiful Huda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil

Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang

Ilustrasi begal

Waspada! Aksi Begal di Bandung Makin Marak, Polisi Siapkan Skenario Keamanan Baru

Terungkap! Tersangka Ledakan Dadaha Tasikmalaya Ternyata Eks Napi Terorisme

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.