Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia

Sabtu, 3 Oktober 2026 11:10 WIB

Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:43 WIB

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia
  • Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta
  • Wisata Kuliner Sukabumi 2026: 10 Rekomendasi Tempat Makan Paling Legendaris dan Wajib Dicoba
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya
  • Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif
  • BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Sebut Penanganan Sampah Kota Bandung Belum Optimal

By Fahlevi MercedesSenin, 14 Agustus 2023 20:53 WIB2 Mins Read
Legok Nangka
TPPAS Legok Nangka Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Kota Bandung mengkritik penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. Sebab dirasa penanganan sampah di Kota Kembang sejauh ini belum maksimal.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Uung Tanuwidjaja mengatakan, permasalahan sampah di Kota Bandung perlu adanya sentuhan teknologi. Terlebih produksi sampah rumah tangga, perhotelan, restoran dan lainnya di Kota Bandung mencapai 1.529 ton per hari.

“Yang bisa diangkut ke TPA itu hanya 1.300 ton perhari. Saya menilai program Kang Pisman dan Bank Sampah belum benar-benar maksimal dan tentunya perlu ada teknologi,” kata Uung seperti dikutip pada Senin (14/8/2023).

Uung menyebut, langkah yang saat ini dilakukan oleh SKPD terkait dalam hal ini DLH Kota Bandung belum optimal dalam menyelesaikan persolan sampah.

Baca Juga:  Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023, Catat!

Oleh karenanya, Uung berharap SKPD terkait bisa terus berinovasi untuk terus melakukan berbagai terobosan agar permasalahan sampah dapat ditangani dengan maksimal.

“Masih belum optimal terutama dalam penanganan masalah sampah di Kota Bandung karena salah satunya diakibatkan oleh keterbatasan anggaran. Namun, saya harapkan SKPD ini bisa terus mencari terobosan,” ucap Uung.

Baca Juga:  Pemda Jabar Dorong Transformasi Pasar Tradisional Jadi Destinasi yang Nyaman dan Bersih

“Apalagi soal sampah sebenarnya program Kang Pisman dan Bank Sampah ini sudah mulai sedikit demi sedikit mengurangi beban sampah yang menuju TPA. Tapi target kita Kota Bandung bisa zero waste,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melayangkan sanksi kepada Pemprov Jabar akibat TPA Sarimukti yang telah over kapasitas. Di samping itu adanya pencemaran Air Lindi B3 yang dihasilkan TPA Sarimukti ke Sungai Cipanawuan, Sungai Cipicung, Sungai Ciganas, serta Sungai Cimeta yang bermuara ke Sungai Citarum.

Baca Juga:  Forum Kerukunan Umat Beragama Siap Bantu Pemkot Bandung Tangani Sampah

Akibat sanksi tersebut, 4 daerah yang berada di Bandung Raya dan biasa membuang sampah ke TPA Sarimukti dikurangi jatahnya. Termasuk Kota Bandung yang mendapat pengurangan jatah pembuangan sampah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Kota Bandung Featured Kota Bandung sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.