Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta

Kamis, 2 Juli 2026 22:15 WIB

5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!

Kamis, 2 Juli 2026 20:38 WIB

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Kamis, 2 Juli 2026 20:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
  • Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib
  • Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku
  • Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Piala Dunia 2026 Jumat Dini Hari, Portugal dan Spanyol Main
  • Pecah! Persib Datangkan Sandy Walsh, Dikontrak hingga 2029
  • Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PKB Jawa Barat Deklarasikan 5 Langkah Reforma Agraria, Petani Dijanjikan Menang!

By SusanaSelasa, 30 September 2025 20:39 WIB4 Mins Read
Acara Commitment Declaration 8+9+5 PKB Jawa Barat, Selasa (30/9/2025). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat resmi mendeklarasikan komitmen lima langkah eksekusi reforma agraria.

Program ini digagas sebagai percepatan agenda reforma agraria nasional sekaligus wujud kepedulian PKB terhadap kesejahteraan petani di daerah.

Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menegaskan bahwa lima langkah tersebut menjadi turunan dari isu strategis nasional yang selama ini menjadi hambatan utama dalam tata kelola agraria.

5 Langkah Eksekusi Reforma Agraria PKB Jabar

Syaiful Huda merinci lima langkah eksekusi reforma agraria yang ditawarkan PKB Jawa Barat:

  1. Sinkronisasi Tata Ruang dengan One Map Policy. Pemprov Jabar harus memastikan keselarasan RTRW dan RDTR agar tidak terjadi tumpang tindih antara desa, lahan pertanian, dan investasi.
  2. Inventarisasi dan Optimalisasi Aset BUMD yang Idle. Aset mangkrak dialihkan untuk kepentingan petani, koperasi, dan BUMDes.
  3. Fasilitasi Penyelesaian Konflik Agraria Lokal. Pemprov Jabar hadir sebagai mediator awal untuk mempercepat solusi berkeadilan.
  4. Perkuat Ekonomi Desa dan Petani. Mendorong akses modal, perluasan pasar, serta hilirisasi pangan berbasis koperasi dan BUMDes.
  5. Alokasi Khusus APBD untuk Petani Pasca Redistribusi. Dana difokuskan pada sarana produksi, riset, pelatihan, hingga infrastruktur pendukung.
Baca Juga:  Aksi Nyata PKB Jabar, Luncurkan 200 Ambulans Siaga Gratis untuk Masyarakat

“Sejak dulu, petani selalu dikalahkan. Karena itu, PKB hadir untuk memastikan petani dimenangkan,” tegas Kang Huda dalam acara Commitment Declaration 8+9+5 PKB Jawa Barat, Selasa (30/9/2025).

Turunan dari Isu Nasional Agraria

Lima langkah eksekusi tersebut lahir sebagai jawaban atas delapan isu strategis nasional, di antaranya: tumpang tindih peta agraria, konflik struktural, tanah terlantar, aset BUMN idle, lambannya redistribusi tanah, gurimisasi petani, hingga kelembagaan yang lemah.

Selain itu, PKB secara nasional juga mengusulkan sembilan rekomendasi, seperti:

  • Membentuk badan reforma agraria di bawah Presiden.
  • Melaksanakan redistribusi tanah sejati minimal 2 hektare per KK petani.
  • Mengalokasikan 25% APBN untuk sektor pertanian dan ekonomi desa.
  • Menetapkan 24 September sebagai Hari Tani Nasional.

Dukungan Organisasi Petani

Deklarasi PKB Jawa Barat ini mendapat sambutan dari organisasi petani. Sekjen Serikat Petani Pasundan (SPP), Agustiana, menyebut langkah PKB sebagai catatan sejarah baru perjuangan reforma agraria di Indonesia.

Sementara itu, Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, menilai konflik agraria terbesar di Jawa Barat banyak bersinggungan dengan konsesi perkebunan swasta dan HGU mangkrak.

Baca Juga:  Syaiful Huda Siap Maju di Pilgub Jabar

“Apa yang dilakukan PKB Jawa Barat ini sangat baik. Kami ingin memastikan DPR dan fraksi di daerah juga ikut mengawal agar kanal penyelesaian konflik agraria hadir sampai tingkat provinsi,” tuturnya.

Komitmen PKB untuk Petani Jawa Barat

PKB Jawa Barat menegaskan keseriusannya mengawal isu reforma agraria hingga ke tingkat daerah. Huda menyebut, fraksi PKB di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota akan dilibatkan untuk memastikan agenda ini berjalan.

“Perlu dikawal karena perjalanan masih panjang. Butuh pikiran brilian dan ide segar agar substansi reforma agraria benar-benar menjadikan petani menang,” ujarnya.

Dengan deklarasi lima langkah eksekusi reforma agraria ini, PKB Jawa Barat menegaskan diri sebagai partai politik yang konsisten memperjuangkan hak-hak petani serta pembangunan desa berkelanjutan.

Sekjen Serikat Petani Pasundan (SPP), Agustiana mengatakan, apa yang dilakukan oleh PKB Jawa Barat merupakan sejarah reforma agraria sejak zaman belanda.

“Apa yang dilakukan PKB saat ini adalah menjadi catatan sejarah perjuangan kemerdekaan di dalam melawan Agrarian West. Sehingga ini adalah merupakan sejarah kesadaran baru yang selama ini memang dari elit karena di zaman orde baru terpasung banyak ketakutan. Mulai sekarang elit partai politik sudah mulai sadar dan memberi ruang kepada pembenaran, pembenaran dan kebenaran perjuangan rakyat yang merupakan perjuangan ideologi, perjuangan konstitusi, perjuangan peradaban, perjuangan juga pembangunan rakyat,” paparnya.

Baca Juga:  Maju di Pilgub Jabar, Syaiful Huda Bakal Adopsi Model Kampanye Slepet Imin

Di sisi lain, Sekjen Konsorsium Pembaharuan Agraria, Dewi Kartika, mengatakan konflik agraria terbesar di Jawa Barat bersinggungan dengan konsesi-konsesi perkebunan swasta.

HGU-HGU yang sudah mangkrak, HGU-HGU yang sudah expired, sudah jadi kampung, sudah jadi desa itu yang puluhan tahun tidak dikerjakan oleh pemerintah. Kemudian juga konflik agraria dengan perhutani, forum perhutani.

“Apa yang dilakukan oleh PKB Jawa Barat ini memang sangata bagus. Kita ingin memastikan teman-teman termasuk di PKB Jawa Barat ini mengawal agenda Hari Tani Nasional memastikan tidak hanya pansus konflik agraria dan badan pelaksana reforma agraria di tingkat nasional, tapi bagaimana juga DPR dan partai politik atau fraksi di DPRD juga mulai mengawal ini memastikan ada kanal-kanal penyelesaian konflik agraria di tingkat provinsi,” tutupnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD petani konflik agraria One Map Policy petani Jabar PKB Jawa Barat PKB peduli petani reforma agraria 2025 reforma agraria nasional Syaiful Huda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
    Dinilai Misoginis dan Hina Perempuan, Lirik Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.