Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ancaman Serius di Bandung! Bali United Bikin Persib Tak Bisa Tenang di Puncak Klasemen

Minggu, 12 April 2026 11:02 WIB

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Minggu, 12 April 2026 10:34 WIB

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

Minggu, 12 April 2026 10:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ancaman Serius di Bandung! Bali United Bikin Persib Tak Bisa Tenang di Puncak Klasemen
  • Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah
  • Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara
  • Liverpool Akhiri Paceklik Kemenangan, Fulham Dipaksa Pulang Tanpa Poin
  • Persib vs Bali United: Bojan Hodak Bertekad Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di GBLA!
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pondok Pesantren di Kota Bandung Didorong Terlibat dalam Pemilahan Sampah

By SusanaSenin, 4 November 2024 04:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mengajak masyarakat untuk memilah sampah mulai dari sumbernya. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam hal ini, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengajak pondok pesantren, madrasah, dan KUA untuk aktif dalam memilah sampah dari sumbernya.

“Sekarang giliran pondok pesantren untuk terlibat dalam pemilahan sampah. Sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah, restoran, dan hotel,” kata A. Koswara.

Koswara menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar proses integrasi pengelolaan sampah berjalan optimal. Ini mencakup penguatan kelembagaan di tingkat wilayah serta inventarisasi sarana yang diperlukan.

“Untuk mengintegrasikan semua proses dari hulu sampai hilir, dukungan sarana dan prasarana sangat penting. Ada tiga hal yang harus diupayakan agar pengelolaan sampah lebih efektif,” ucapnya.

Tiga aspek tersebut meliputi kelembagaan, pengelolaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan intervensi sistem serta teknologi. Menurutnya, jika pemilahan dan pengangkutan sampah dilakukan secara efektif di tingkat RT atau RW, maka pengelolaan hingga ke TPS bisa menjadi lebih signifikan.

Baca Juga:  Kejari Tegaskan Tak Ada OTT, Wakil Wali Kota Bandung Hanya Diperiksa sebagai Saksi

“Pemilahan dan pengangkutan bisa dilakukan oleh kelompok seperti mamang gerobak atau Karang Taruna yang ditunjuk oleh RW,” tambahnya.

Koswara juga menekankan pentingnya kelembagaan dalam pengelolaan sampah, yang mencakup regulasi di tingkat wilayah.

“RW perlu membentuk seksi kebersihan. Saat ini belum ada, maka kita perlu membentuknya dan memberikan insentif kepada petugas yang terlibat. Dengan demikian, integrasi pengelolaan akan lebih mudah terwujud,” katanya.

Baca Juga:  Masalah Sampah Kian Parah, HMI Desak Pemkot Bandung Segera Bertindak

Lebih lanjut, Koswara menyatakan bahwa TPS memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola mekanisme ini.

“Pengelolaan TPS sangat penting, dan kita perlu merencanakan tugas dan jumlah petugas di masing-masing TPS. Di Kota Bandung terdapat 135 TPS, namun saat ini hanya 8 TPS yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Koswara berharap, TPS nantinya akan menjadi kawasan pengelolaan terpadu, sehingga diharapkan pengelolaan sampah bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Pengelolaan yang lebih terpadu akan memungkinkan pemilahan di TPS, sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomis dan dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mojang-Jajaka 2024: Pemkot Bandung Dorong Generasi Muda untuk Lestarikan Budaya

Ketua Pokja Pengelolaan Sampah, Asep Saeful Gufron, menyampaikan bahwa pimpinan pondok pesantren sengaja dikumpulkan untuk sosialisasi ini. Terdapat 92 pesantren, 53 madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah, serta kepala KUA se-Kota Bandung yang dilibatkan.

“Tujuan sosialisasi ini adalah agar pesantren dan madrasah di Kota Bandung dapat mengelola sampah dari sumbernya melalui proses pemilahan, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu,” katanya.

Ia berharap para kepala KUA dapat mengerahkan penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di tempat peribadatan.

“Insya Allah, ini akan membantu dalam mengolah sampah organik dan mendaur ulang sampah anorganik, sehingga hanya residu yang dibuang ke TPS,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara madrasah memilah sampah Pemkot Bandung Pesantren TPA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.