Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Kamis, 19 Februari 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Progres TPPAS Lulut–Nambo Meningkat! DPRD Jabar Ungkap Rencana Perbaikan Besar-besaran

By SusanaRabu, 4 Februari 2026 21:15 WIB2 Mins Read
Komisi IV DPRD Jawa Barat meninjau TPPAS Lulut–Nambo di Bogor. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menilai operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut–Nambo, Kabupaten Bogor, mulai menunjukkan progres positif dibandingkan kondisi sebelumnya.

Meski demikian, kapasitas pengolahan sampah dinilai masih belum optimal dan memerlukan peningkatan fasilitas pendukung.

Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ir. Prasetyawati, M.M., saat melakukan kunjungan lapangan ke TPPAS Lulut–Nambo pada Rabu (4/2/2026).

Menurut Prasetyawati, salah satu indikator kemajuan terlihat dari peningkatan daya tampung pengolahan sampah yang kini mencapai sekitar 50 ton per hari. Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari target ideal pengelolaan sampah regional Jawa Barat.

Baca Juga:  Dari Rp37 Triliun ke Rp29 Triliun, Begini Strategi DPRD Jabar Hadapi Tekanan Fiskal

“Sudah ada kemajuan dibandingkan sebelumnya, tetapi kapasitas pengolahan masih belum maksimal. Saat ini baru sekitar 50 ton per hari dan masih perlu banyak penyempurnaan,” ujar Prasetyawati.

Kendala Pengeringan Sampah Jadi Sorotan

Prasetyawati menjelaskan, salah satu kendala utama yang masih dihadapi TPPAS Lulut–Nambo adalah keterbatasan proses pengeringan sampah.

Proses pengeringan yang belum optimal berdampak langsung pada rendahnya produksi Refuse Derived Fuel (RDF), yang menjadi salah satu output utama fasilitas tersebut.

Padahal, TPPAS Lulut–Nambo tidak hanya melayani wilayah Bogor Raya, tetapi juga menampung sampah dari sejumlah daerah lain di Jawa Barat.

Baca Juga:  Kredit SK Pensiun Diprotes, DPRD Jabar Minta Bank BJB Dikawal OJK

“Jika pengeringan sampah didukung mesin yang memadai, kapasitas pengolahan bisa meningkat signifikan, bahkan berpotensi mencapai 200 ton sampah per hari,” jelasnya.

DPRD Dorong Penambahan Anggaran Rp20 Miliar

Melihat kondisi tersebut, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong adanya peningkatan fasilitas dan penambahan peralatan pendukung, khususnya mesin pengering sampah. Kebutuhan anggaran untuk penguatan fasilitas ini diperkirakan mencapai Rp20 miliar.

Menurut Prasetyawati, dukungan anggaran tersebut sangat penting mengingat persoalan sampah di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya telah berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan serius serta berkelanjutan.

Baca Juga:  DPRD Jawa Barat Puji Sistem Pengelolaan Sampah Cimahi, Volume ke Sarimukti Turun Drastis

“Kami akan mendorong agar pada APBD berikutnya dialokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas dan penambahan alat, sehingga TPPAS Lulut–Nambo dapat beroperasi lebih optimal,” tegasnya.

Harapan Jadi Solusi Sampah Regional

Melalui kunjungan lapangan ini, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap TPPAS Lulut–Nambo dapat terus dikembangkan menjadi solusi strategis dalam penanganan sampah regional.

Optimalisasi fasilitas diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas pengolahan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Pengolahan sampah Jawa Barat Peningkatan kapasitas sampah Bogor TPPAS Lulut Nambo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.