Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!

Sabtu, 13 Juni 2026 06:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Sabtu, 13 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro

Sabtu, 13 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!
  • Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos
  • Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro
  • Viral di Mana-Mana, Link Video Cut Salwa Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Panen Pemain OVR Tinggi! Ini Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru Sabtu 13 Juni 2026
  • Banjir Skin dan Diamond Gratis! Ini Daftar Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Catat Tanggalnya! Legenda Sepak Bola Dunia Luís Figo Dipastikan Bakal Sambangi Jakarta Juli 2026
  • Internet Anak Makin Ketat: Apple Rilis Fitur ‘Ask to Browse’ di iOS 27, Wajib Izin Ortu Sebelum Buka Situs!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jawa Barat Puji Sistem Pengelolaan Sampah Cimahi, Volume ke Sarimukti Turun Drastis

By SusanaKamis, 12 Februari 2026 16:18 WIB2 Mins Read
DPRD Jawa Barat apresiasi sistem pengelolaan sampah di Cimahi yang berhasil tekan volume ke TPA Sarimukti. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV DPRD Jawa Barat mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Kota Cimahi yang dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam menekan volume sampah ke TPA Sarimukti.

Penilaian tersebut disampaikan usai monitoring langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kota Cimahi, Kamis (12/2/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menyebut produksi sampah di Cimahi mencapai 230 ton per hari. Namun sejak diberlakukannya status darurat sampah, volume yang dikirim ke TPA Sarimukti berhasil ditekan menjadi 110 ton per hari melalui sistem pemilahan sampah berbasis sumber.

“Saya melihat sistem di Cimahi ini cukup baik. Dari tingkat RW sudah diterapkan pemilahan berbasis hari, antara sampah organik dan anorganik dibuang di hari yang berbeda. Dengan begitu, pemilahan sudah terjadi dari sumbernya,” ujar Prasetyawati.

Baca Juga:  Zona Darurat TPA Sarimukti Overload 11 September, DLH Jabar Bakal Tambah Lagi Area Baru

Sistem TPS3R Cimahi Dinilai Efektif

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV meninjau langsung proses pengolahan sampah di TPS3R. Sampah organik dicacah dan dimanfaatkan sebagai pakan maggot, sedangkan sampah anorganik seperti plastik diolah menjadi biji plastik bernilai ekonomis. Sementara itu, residu yang tidak dapat dimanfaatkan tetap dikirim ke TPA Sarimukti.

Baca Juga:  Demo Bandung Memanas, Rumah Depan DPRD Jabar Terbakar

Model pengelolaan ini dinilai mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah.

Incinerator Belum Optimal, DPRD Minta Uji Emisi

Selain mengapresiasi sistem pemilahan sampah, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan incinerator di Cimahi. Peralatan tersebut belum digunakan karena adanya regulasi Kementerian Lingkungan Hidup terkait larangan pembakaran sampah dan potensi emisi berbahaya seperti dioksin.

Menurut Prasetyawati, diperlukan uji emisi dan evaluasi teknologi sebelum incinerator dapat dioperasikan.

Baca Juga:  Skandal Suap Ade Kunang Guncang Politik Daerah, Ono Surono Diperiksa KPK

“Kita sudah memiliki peralatannya. Tinggal bagaimana dilakukan pengujian dan penyempurnaan agar emisi yang dihasilkan aman dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Komitmen DPRD Jabar Atasi Darurat Sampah

Komisi IV DPRD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kapasitas pengolahan sampah di daerah, termasuk penguatan teknologi, pelatihan pengelola TPS3R, serta sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan darurat sampah di Jawa Barat sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darurat sampah Jawa Barat DPRD Jawa Barat incinerator Cimahi Komisi IV DPRD Jabar pengelolaan sampah Cimahi sistem pemilahan sampah TPA Sarimukti TPS3R Cimahi uji emisi sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Harga Pertamax Melonjak Mulai 10 Juni 2026, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Resmi! Dadang Supriatna Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung Hingga 2031

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.