Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Kamis, 17 September 2026 21:25 WIB

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Kamis, 17 September 2026 21:08 WIB

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kamis, 17 September 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
  • Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2
  • Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi

By Putra JuangKamis, 16 April 2026 14:29 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. Foto;: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ambisi besar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk merevitalisasi kawasan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu kembali memicu diskusi publik.

Melalui unggahan video ilustrasi di media sosial pribadinya, terlihat konsep penggabungan dua kawasan ikonik yang terletak di Kota Bandung tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dikabarkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp15,82 miliar untuk menata kawasan tersebut agar menjadi satu kesatuan ruang publik yang lebih luas. Namun, konsep ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama terkait urgensi dan dampak jangka panjangnya.

Kekhawatiran Akan Kebijakan Subjektif

Baca Juga:  Dihadiri Menteri PPN, Ribuan Warga Antusias Salat IdulAdha di Lapangan Gasibu

Salah satu kritik datang dari akun @johnengland745. Ia mempertanyakan apakah rencana ini sudah melalui proses kajian yang melibatkan pihak-pihak independen dan kompeten.

“Apakah ini sudah dilakukan kajian dari pihak-pihak yang kompeten dan independen pak gub? Baik dari budayawan, akademisi kampus, dan sesepuh Bandung,” tulis @johnengland745 dikutip dari Instagram Dedi Mulyadi, Kamis (16/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar proyek ini tidak menjadi kebijakan yang didasari keinginan pribadi, guna menghindari bongkar-pasang fasilitas setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.

“Jangan sampai ini menjadi kebijakan karena keinginan pribadi, sehingga selanjutnya gubernur diganti dilakukan perombakan lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Ungkap Dana Beasiswa Cuma Cukup 2 Bulan, Rafael Situmorang Sentil Perencanaan Pemprov Jabar

Ia merujuk pada kasus revitalisasi Masjid Agung dan Alun-alun Bandung yang menurutnya menyisakan penyesalan bagi beberapa pihak di kemudian hari.

“Belajar dari kasus Masjid Agung yang disatukan dengan alun-alun yang membuat beberapa pihak menyesal di kemudian hari,” sebutnya.

Sorotan Terhadap Akses Jalan

Senada dengan kritik tersebut, akun @weldspace menilai kondisi kawasan saat ini sebenarnya sudah cukup estetik tanpa perlu ada perubahan drastis, terutama jika harus mengorbankan akses publik.

Baca Juga:  Polisi Periksa 11 Saksi Terkait Tragedi di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut

“Tos indah pa, teu kedah dihiji-hijikeun komo jalan ditutup mah (Sudah indah pak, tidak perlu disatukan apalagi kalau jalan sampai ditutup),” ungkapnya dalam bahasa Sunda.

Warga khawatir jika penyatuan dua area tersebut akan menutup akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi lalu lintas di pusat Kota Bandung.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemprov Jabar mengenai detail teknis dan hasil uji publik terkait proyek bernilai belasan miliar rupiah tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Lapangan Gasibu Pemprov Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.