Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!

Kamis, 5 November 2026 21:11 WIB

Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United

Kamis, 5 November 2026 21:04 WIB

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kamis, 5 November 2026 20:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!
  • Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United
  • Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka
  • Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi

By Putra JuangKamis, 16 April 2026 14:29 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. Foto;: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ambisi besar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk merevitalisasi kawasan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu kembali memicu diskusi publik.

Melalui unggahan video ilustrasi di media sosial pribadinya, terlihat konsep penggabungan dua kawasan ikonik yang terletak di Kota Bandung tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dikabarkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp15,82 miliar untuk menata kawasan tersebut agar menjadi satu kesatuan ruang publik yang lebih luas. Namun, konsep ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama terkait urgensi dan dampak jangka panjangnya.

Kekhawatiran Akan Kebijakan Subjektif

Baca Juga:  Mengenal Asep Stroberi, Restoran yang Jadi Sorotan Usai KDM Bongkar Hibisc Puncak

Salah satu kritik datang dari akun @johnengland745. Ia mempertanyakan apakah rencana ini sudah melalui proses kajian yang melibatkan pihak-pihak independen dan kompeten.

“Apakah ini sudah dilakukan kajian dari pihak-pihak yang kompeten dan independen pak gub? Baik dari budayawan, akademisi kampus, dan sesepuh Bandung,” tulis @johnengland745 dikutip dari Instagram Dedi Mulyadi, Kamis (16/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar proyek ini tidak menjadi kebijakan yang didasari keinginan pribadi, guna menghindari bongkar-pasang fasilitas setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.

“Jangan sampai ini menjadi kebijakan karena keinginan pribadi, sehingga selanjutnya gubernur diganti dilakukan perombakan lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Janji Kelola Anggaran Secara Efektif Demi Pembangunan Jabar

Ia merujuk pada kasus revitalisasi Masjid Agung dan Alun-alun Bandung yang menurutnya menyisakan penyesalan bagi beberapa pihak di kemudian hari.

“Belajar dari kasus Masjid Agung yang disatukan dengan alun-alun yang membuat beberapa pihak menyesal di kemudian hari,” sebutnya.

Sorotan Terhadap Akses Jalan

Senada dengan kritik tersebut, akun @weldspace menilai kondisi kawasan saat ini sebenarnya sudah cukup estetik tanpa perlu ada perubahan drastis, terutama jika harus mengorbankan akses publik.

Baca Juga:  Menyatukan Ruang atau Memenuhi Hasrat? Catatan Kritis atas Rencana Integrasi Gedung Sate-Gasibu

“Tos indah pa, teu kedah dihiji-hijikeun komo jalan ditutup mah (Sudah indah pak, tidak perlu disatukan apalagi kalau jalan sampai ditutup),” ungkapnya dalam bahasa Sunda.

Warga khawatir jika penyatuan dua area tersebut akan menutup akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi lalu lintas di pusat Kota Bandung.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemprov Jabar mengenai detail teknis dan hasil uji publik terkait proyek bernilai belasan miliar rupiah tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Lapangan Gasibu Pemprov Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya

Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.