Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Ngeri! Persib Siapkan ‘Mega Proyek’ Bajak 3 Bintang Asing Sekaligus Demi Asia

Kamis, 14 Mei 2026 22:17 WIB

Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik

Kamis, 14 Mei 2026 21:24 WIB

Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram

Kamis, 14 Mei 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ngeri! Persib Siapkan ‘Mega Proyek’ Bajak 3 Bintang Asing Sekaligus Demi Asia
  • Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik
  • Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram
  • Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama
  • Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!
  • Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor
  • Bukan Turnamen Biasa! 64 Klub Liga 4 Rebut Tiket Promosi di Piala Presiden 2026
  • Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Puasa di Bulan Sya’ban, Antara yang Bid’ah dan Sunnah

By Putra JuangRabu, 5 Februari 2025 03:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi niat puasa tarwiyah dan arafah. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap kali bulan Syaban tiba, muncul perbincangan mengenai keutamaan berpuasa di bulan ini, terutama pada pertengahan bulan atau yang dikenal dengan Nisfu Syaban.

Dikutip dari laman Muhammadiyah, salah satu dalil yang kerap dikutip adalah hadis riwayat Ibnu Majah dari Ali Ra yang berbunyi:

إذا كانَتْ ليلةُ النِّصْفِ من شَعْبانَ قُومُوا لَيْلَها وصُومُوا نَهارَها

“Jika ada malam Nisfu Syaban maka dirikanlah (ibadahlah) di malamnya dan puasalah di siang harinya.”

Namun, para ulama bersepakat bahwa hadis ini berderajat dhaif (lemah). Salah satu rawinya dikenal sebagai pemalsu hadis, sehingga riwayat ini tidak dapat dijadikan dasar dalam beribadah.

Dengan demikian, anggapan adanya kewajiban atau anjuran khusus untuk berpuasa di pertengahan Syaban tidak memiliki landasan yang kuat dalam Islam.

Meski begitu, puasa di bulan Syaban tetap memiliki keutamaan berdasarkan hadis-hadis shahih. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Aisyah Ra berkata:

Baca Juga:  Persiapan Menyambut Ramadhan, 3 Amalan Ini Bisa Dilakukan Sekarang

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كانَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَصُومُ حتَّى نَقُولَ: لا يُفْطِرُ، ويُفْطِرُ حتَّى نَقُولَ: لا يَصُومُ، فَما رَأَيْتُ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إلَّا رَمَضَانَ، وما رَأَيْتُهُ أكْثَرَ صِيَامًا منه في شَعْبَانَ

“Dari Siti Aisyah ra berkata: “Rasulullah berpuasa hingga kami menyangka Ia berbuka, dan berbuka hingga kami menyangka Ia tidak berpuasa dan aku tidak pernah melihat Rasul menyempurnakan puasanya satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat Rasul memperbanyak puasanya daripada berpuasa di bulan Syaban”.

Hadis lain dari riwayat an-Nasai juga menguatkan bahwa Rasulullah memperbanyak puasa di bulan Syaban, meskipun tidak secara penuh.

لقد كانَت إحدانا تُفطِرُ في رَمضانَ ، فما تقدرُ على أن تقضيَ حتَّى يدخلَ شعبانُ ، وما كانَ رسولُ اللَّهِ يصومُ في شَهْرٍ ما يصومُ في شعبانَ ، كانَ يصومُهُ كُلَّهُ إلَّا قليلًا بل كانَ يصومُهُ كُلَّهُ

Baca Juga:  5 Amalan Penuh Berkah yang Bisa Dilakukan di Malam Nisfu Sya'ban

“Salah satu dari kami biasa berbuka di bulan Ramadhan, dan tidak mampu untuk mengqadha puasa tersebut hingga masuk bulan Syaban. Rasulullah tidak berpuasa di bulan mana pun seperti yang beliau berpuasa di bulan Syaban, beliau berpuasa sepanjang bulan itu kecuali sedikit.”

Berdasarkan dua riwayat ini, Rasulullah melakukan puasa di bulan Syaban dengan dua metode. Pertama, beliau kadang berpuasa sebulan penuh.

Kedua, beliau kadang tidak berpuasa penuh, tetapi tetap lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lain. Dengan pendekatan jam’u wa at-taufiq (kompromi antara dalil-dalil yang tampak berbeda), maka dapat disimpulkan bahwa seorang muslim boleh menjalankan puasa di bulan Syaban dengan dua pilihan:

Berpuasa sebulan penuh seperti yang pernah dilakukan Rasulullah

Memperbanyak puasa tanpa harus sebulan penuh, misalnya dengan puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, atau bahkan puasa Dawud.

Baca Juga:  Puasa Lancar bagi Penderita Diabetes! Simak 5 Tips Penting Ini

Namun, penting untuk dicatat bahwa memperbanyak puasa di bulan Syaban tidak berarti menciptakan aturan baru, seperti mewajibkan puasa selama sepekan penuh tanpa dalil yang jelas. Praktik ini berisiko mengada-adakan ibadah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah.

Terkait hadis riwayat an-Nasai yang menyatakan Rasulullah berpuasa penuh selama Syaban, terdapat pendapat yang menjelaskan bahwa ungkapan “berpuasa penuh” dalam tradisi Arab sering kali tidak bermakna harfiah.

Sebagaimana orang Arab biasa mengatakan “semalaman penuh”, padahal maksudnya hanyalah sebagian besar malam. Hal ini lebih menggambarkan intensitas daripada durasi mutlak.

Berdasarkan kajian tersebut, tidak ada ibadah khusus dalam Nisfu Syaban seperti puasa di pertengahan bulan, Yasinan, atau ritual tertentu yang tidak memiliki dasar kuat dalam sunnah.

Yang dianjurkan hanyalah memperbanyak puasa di bulan Syaban sesuai dengan contoh Rasulullah, baik dengan sebulan penuh atau dengan pola puasa sunnah yang telah ada.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bid'ah Bulan Syaban Nisfu Syaban puasa Sunnah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik

Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram

Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!

Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!

Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.