Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Senin, 28 September 2026 01:00 WIB

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Anak Muda Harus Jadi Corong Masyarakat Lewat Media Sosial

By Putra JuangMinggu, 7 Juni 2026 11:49 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengajak generasi muda untuk lebih aktif dan berani bersuara dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, menjadi “corong masyarakat” melalui media sosial adalah salah satu bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks musyawarah dan fungsi kontrol sosial.

Rafael mengakui bahwa menjadi penyambung lidah masyarakat bukanlah perkara mudah. Namun, langkah ini sangat krusial untuk memperbaiki berbagai ketimpangan yang terjadi di lapangan.

“Kalau penerapan sehari-hari dalam konteks kehidupan bermasyarakat, walaupun berat, [anak muda] harus menjadi corong masyarakat. Contohnya jika menemukan hal-hal di luar sana yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Rafael, Jumat (5/6/2026).

Media Sosial Sebagai Alat Kontrol Kekuasaan

Baca Juga:  Rafael Situmorang Ungkap Alasan Sekolah Swasta Populer Absen dari Program Gratis Jabar

Ia mencontohkan beberapa kasus konkret di mana peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah fungsi pengawasan dalam program pemerintah, seperti kejadian keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga masalah di sektor pendidikan.

Menurut Rafael, pemuda tidak perlu bingung mencari jalur birokrasi yang rumit. Cukup memanfaatkan platform digital yang sudah menjadi bagian dari keseharian mereka.

Baca Juga:  Rafael Situmorang ke KDM: Tata Ruang Boleh Ditegakkan, tapi Kunci Suksesnya Ada di Dialog Sosial dan Solusi Usaha

Rafael kemudian mengingatkan kembali kasus infrastruktur jalan rusak di Lampung beberapa waktu lalu yang sempat viral di media sosial, hingga akhirnya menarik perhatian langsung dari Presiden Joko Widodo.

“Gara-gara jalan di Lampung rusak, Presiden sampai datang. Advokasi-advokasi seperti itu menurut saya bisa dilakukan oleh anak-anak muda dan itu sangat efektif,” tuturnya.

Implementasi Pancasila Zaman Now

Lebih lanjut, politisi Jabar ini menegaskan bahwa esensi dari sila keempat Pancasila—yang erat kaitannya dengan permusyawaratan dan kedaulatan rakyat—kini telah bergeser ke arah yang lebih inklusif berkat teknologi.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Sepakat Tinjau Konsesi Lahan, Akui Konflik Agraria Sudah Berlarut-larut Puluhan Tahun

Meskipun secara formal sudah ada lembaga perwakilan rakyat (seperti DPR/DPRD) yang bertugas menampung aspirasi, Rafael menilai saat ini ruang publik sudah jauh lebih terbuka. Masyarakat luas, terutama pemuda, memiliki kekuatan yang sama besar untuk menyuarakan kebenaran.

“Jadi ini memang salah satu cara ketika mengimplementasikan Pancasila dengan bersuara. Permusyawaratan itu di situ, corongnya salah satunya di situ. Walaupun memang ada lembaganya, tapi hari ini masyarakat juga bisa langsung bersuara,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda DPRD Jawa Barat media sosial Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.