Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!

Minggu, 28 Juni 2026 10:51 WIB

Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?

Minggu, 28 Juni 2026 10:39 WIB

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Minggu, 28 Juni 2026 09:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
  • Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Anak Muda Harus Jadi Corong Masyarakat Lewat Media Sosial

By Putra JuangMinggu, 7 Juni 2026 11:49 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengajak generasi muda untuk lebih aktif dan berani bersuara dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, menjadi “corong masyarakat” melalui media sosial adalah salah satu bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks musyawarah dan fungsi kontrol sosial.

Rafael mengakui bahwa menjadi penyambung lidah masyarakat bukanlah perkara mudah. Namun, langkah ini sangat krusial untuk memperbaiki berbagai ketimpangan yang terjadi di lapangan.

“Kalau penerapan sehari-hari dalam konteks kehidupan bermasyarakat, walaupun berat, [anak muda] harus menjadi corong masyarakat. Contohnya jika menemukan hal-hal di luar sana yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Rafael, Jumat (5/6/2026).

Media Sosial Sebagai Alat Kontrol Kekuasaan

Baca Juga:  GEGER! Pedagang Buah Keliling Jatinangor Bikin Komunitas Lari Nasional Syok, dr. Tirta Sampai Angkat Topi!

Ia mencontohkan beberapa kasus konkret di mana peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah fungsi pengawasan dalam program pemerintah, seperti kejadian keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga masalah di sektor pendidikan.

Menurut Rafael, pemuda tidak perlu bingung mencari jalur birokrasi yang rumit. Cukup memanfaatkan platform digital yang sudah menjadi bagian dari keseharian mereka.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan

Rafael kemudian mengingatkan kembali kasus infrastruktur jalan rusak di Lampung beberapa waktu lalu yang sempat viral di media sosial, hingga akhirnya menarik perhatian langsung dari Presiden Joko Widodo.

“Gara-gara jalan di Lampung rusak, Presiden sampai datang. Advokasi-advokasi seperti itu menurut saya bisa dilakukan oleh anak-anak muda dan itu sangat efektif,” tuturnya.

Implementasi Pancasila Zaman Now

Lebih lanjut, politisi Jabar ini menegaskan bahwa esensi dari sila keempat Pancasila—yang erat kaitannya dengan permusyawaratan dan kedaulatan rakyat—kini telah bergeser ke arah yang lebih inklusif berkat teknologi.

Baca Juga:  Pengawasan APBD 2026, Rafael Situmorang Pastikan Manfaat Belanja Sosial Tepat Sasaran

Meskipun secara formal sudah ada lembaga perwakilan rakyat (seperti DPR/DPRD) yang bertugas menampung aspirasi, Rafael menilai saat ini ruang publik sudah jauh lebih terbuka. Masyarakat luas, terutama pemuda, memiliki kekuatan yang sama besar untuk menyuarakan kebenaran.

“Jadi ini memang salah satu cara ketika mengimplementasikan Pancasila dengan bersuara. Permusyawaratan itu di situ, corongnya salah satunya di situ. Walaupun memang ada lembaganya, tapi hari ini masyarakat juga bisa langsung bersuara,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda DPRD Jawa Barat media sosial Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.