Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Marc Klok

Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe

Rabu, 21 Oktober 2026 12:52 WIB

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Rabu, 21 Oktober 2026 11:33 WIB

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Rabu, 21 Oktober 2026 11:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe
  • Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet
  • Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober
  • Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Remaja Bandung Jadi Korban TPPO ke Kamboja, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Tegas

By SusanaSelasa, 18 November 2025 20:31 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jawa Barat kembali mencuat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akan menangani dugaan TPPO yang menimpa seorang remaja asal Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bernama Rizki Nur Fadhilah (18).

Dugaan TPPO Remaja Bandung ke Kamboja

Dedi mengaku baru mengetahui adanya warga Kabupaten Bandung yang kini bekerja di Kamboja sebagai “penipu” dengan modus platform percintaan online.

“Saya belum dengar sekarang. Ya sudah kita tangani deh. Saya baru dengar sekarang malah itu,” ujar Dedi Mulyadii, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga:  Jabar Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal, Target 3 Juta Peserta

Larangan Warga Jabar Bekerja di Luar Negeri Tanpa Lembaga Resmi

Sejak awal, Pemprov Jabar sudah melarang warganya untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming bekerja di luar negeri tanpa lembaga resmi.

Dedi menegaskan, bila perlu akan kembali mengeluarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat terkait larangan warga bekerja di negara-negara yang rawan kasus perdagangan orang.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Pemerintah Fokus Tangani Kasus TPPO

Menurut Dedi, masalah TPPO harus ditangani serius karena jumlah kasusnya relatif banyak. Pemerintah pun sering kali harus memulangkan warga yang menjadi korban.

“Enggak ada problem sih, tetapi kan apabila itu tidak terjadi kan pembiayaan bisa diarahkan untuk kepentingan lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Rizki Nur Fadhilah diduga menjadi korban TPPO setelah menerima tawaran kontrak bermain sepak bola di klub profesional asal Medan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Kunjungi Sahara dan Yai Mim di Malang: Tak Perlu Dimediasi, Sudah Rukun

Namun tawaran tersebut ternyata palsu. Bukannya dibawa ke Medan, Rizki justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai penipu online.

“Anak saya bilang ada kontrak main bola di Medan selama satu tahun. Lalu dijemput ke sini pakai travel, terus dibawa ke Jakarta. Tapi di Jakarta, bukannya ke Medan, malah ke Malaysia. Sebelum akhirnya ke Kamboja,” jelas Ayah korban, Dedi Solehudin (42).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sejumlah Fasilitas Umum di Bandung Terdampak Vandalisme Usai Unjuk Rasa 20 Oktober

Ilustrasi cuaca panas.

Suhu Majalengka Membara Hingga 41 Derajat, Udara Sejuk Pegunungan Lemahsugih Mendadak Hilang

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.