Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026: 1 Gram Masih Rp2,768 Juta, Cek Daftar Lengkapnya

Rabu, 26 Agustus 2026 10:00 WIB

Pesta Biru 2026 Pecah! 32 Penggawa Persib Diperkenalkan, Target Gelar Keempat Makin Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 09:31 WIB

Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!

Rabu, 26 Agustus 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026: 1 Gram Masih Rp2,768 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
  • Pesta Biru 2026 Pecah! 32 Penggawa Persib Diperkenalkan, Target Gelar Keempat Makin Nyata
  • Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!
  • Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen
  • Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga
  • 10 Negara Pemilik Hutan Terluas di Dunia 2026, Indonesia di Nomor Berapa?
  • Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Remaja Bandung Jadi Korban TPPO ke Kamboja, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Tegas

By SusanaSelasa, 18 November 2025 20:31 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jawa Barat kembali mencuat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akan menangani dugaan TPPO yang menimpa seorang remaja asal Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bernama Rizki Nur Fadhilah (18).

Dugaan TPPO Remaja Bandung ke Kamboja

Dedi mengaku baru mengetahui adanya warga Kabupaten Bandung yang kini bekerja di Kamboja sebagai “penipu” dengan modus platform percintaan online.

“Saya belum dengar sekarang. Ya sudah kita tangani deh. Saya baru dengar sekarang malah itu,” ujar Dedi Mulyadii, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga:  Hadiri Milad ke-120 Ponpes Suryalaya, Tekankan Pentingnya Sikap Inklusif

Larangan Warga Jabar Bekerja di Luar Negeri Tanpa Lembaga Resmi

Sejak awal, Pemprov Jabar sudah melarang warganya untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming bekerja di luar negeri tanpa lembaga resmi.

Dedi menegaskan, bila perlu akan kembali mengeluarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat terkait larangan warga bekerja di negara-negara yang rawan kasus perdagangan orang.

Baca Juga:  Gaya Dedi Mulyadi Saat Lenggak-lenggok di Panggung Catwalk

Pemerintah Fokus Tangani Kasus TPPO

Menurut Dedi, masalah TPPO harus ditangani serius karena jumlah kasusnya relatif banyak. Pemerintah pun sering kali harus memulangkan warga yang menjadi korban.

“Enggak ada problem sih, tetapi kan apabila itu tidak terjadi kan pembiayaan bisa diarahkan untuk kepentingan lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Rizki Nur Fadhilah diduga menjadi korban TPPO setelah menerima tawaran kontrak bermain sepak bola di klub profesional asal Medan.

Baca Juga:  Langgar Izin, Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak

Namun tawaran tersebut ternyata palsu. Bukannya dibawa ke Medan, Rizki justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai penipu online.

“Anak saya bilang ada kontrak main bola di Medan selama satu tahun. Lalu dijemput ke sini pakai travel, terus dibawa ke Jakarta. Tapi di Jakarta, bukannya ke Medan, malah ke Malaysia. Sebelum akhirnya ke Kamboja,” jelas Ayah korban, Dedi Solehudin (42).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!

Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen

Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga

10 Negara Pemilik Hutan Terluas di Dunia 2026, Indonesia di Nomor Berapa?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif

Bansos

Masuk Desil Berapa? Ini Daftar Kelompok yang Diprioritaskan Dapat PKH hingga BPNT

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.