Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Minggu, 2 Agustus 2026 20:02 WIB

Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 19:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Resmikan GKMNU Jabar, Menag Yaqut Sebut Organisasi NU Ingin Bangun Peradaban

By Fahlevi MercedesSabtu, 30 September 2023 19:56 WIB3 Mins Read
GKMNU Jabar
Peresmian Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Jawa Barat oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Jawa Barat. Peluncuran GKMNU Jabar ditandai dengan tabuhan rebana.

Menag Yaqut mengatakan, GKMNU mengubah cara berorganisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ia berpesan, anggota GKMNU Jabar harus berorganisasi dengan melibatkan keluarga, yaitu sampai ke akar rumput.

“Jadi, pengurus harus mengurus warganya, bukan menjadi urusan warganya,” kata Gus Yaqut saat Launching dan Sosialisasi GKMNU Tingkat Jabar, di Kabupaten Bandung, Jumat (29/9/2023).

Selain itu, lanjut Gus Yaqut, organisasi NU ingin membangun peradaban yang lebih baik. Menurutnya, membangun peradaban selalu dimulai dari unsur terkecil masyarakat, yaitu keluarga.

“Jika ingin mengubah peradaban, mustahil jika tidak dimulai dari keluarga,” ucap Ketua Satgas Nasional GKMNU itu.

Yaqut berharap, GKMNU menjadi sebuah gerakan yang mendatangkan banyak manfaat. Tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga kepada jemaah NU, baik secara ekonomi maupun politik.

“Saya minta komitmen dari bapak ibu untuk bersama-sama bergerak di lapangan memberi makna kehadiran jam’iyah NU di tengah masyarakat di semua bidang,” tutur Gus Yaqut.

“Kita harus lebih bermakna. kita harus bekerja untuk jamaah dan jam’iyah kita. Sanggup ya?” tanya Menag diikuti kata siap dari seluruh warga NU.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menjelaskan, GKMNU adalah gerakan yang sudah dilakukan oleh para ulama. Hanya saja, gerakan kali ini sebagai amalan organisasi, bukan lagi pribadi.

“Ini kita lakukan sebagai amalan organisasi yang dulu dilakukan secara pribadi. Mari kita bawa organisasi ini menjadi ke arah pengasuhan, pengayoman, dan pendampingan masyarakat,” kata Gus Yahya.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Ajam Mustajam merasa bangga akan kegiatan Kick Off GKMNU Jabar.

“Saya melihat antusias yang sangat tinggi dari semua undangan yang hadir. Ini pertanda positif bahwa Jawa Barat siap mendukung dan menyukseskan Gerakan Keluarga Maslahat NU ini,” kata Ajam.

Terkait pentingnya Gerakan Keluarga Maslahat di Jabar, kata Ajam, Jabar dengan jumlah penduduk yang sangat besar membutuhkan kekuatan dan ketahanan keluarga sebagai basis untuk keberhasilan serta kemajuan Jabar terutama kehidupan beragama.

Dengan adanya GKMNU ini, lanjutnya, telah mengubah cara pandang terhadap suatu sistem organisasi.

“Hadirnya GKMNU membawa pandangan baru bahwa keberhasilan suatu program kerja diawali dengan melibatkan warga yaitu keluarga,” ujar Ajam.

“Maka dari itu, Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat siap mendukung program GKMNU dengan meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara Kementerian Agama RI dan NU untuk membangun peradaban dan kemaslahatan kehidupan umat beragama,” tegas Ajam.

Ajam tak lupa berterima kasih kepada Gus Yahya selaku Ketua Umum PBNU dan Gus Yaqut selaku Menag dan Ketua Satganas GKMNU yang telah bersedia hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahan pada kegiatan launching GKMNU Jawa Barat.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini. Semoga kedepannya kita dapat terus berkomitmen untuk mendukung dan menyukseskan program GKMNU,” pungkasnya.

Turut hadir, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin, Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus, Rois Syuriah PWNU Jawa Barat KH. Abun Bunyamin, Rois Tanfidziyah PWNU Juhadi Muhammad, serta seluruh pengurus dan jemaah NU Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured GKMNU Jabar Menag Yahya Cholil Staquf Yaqut Cholil Qoumas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.