Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 05:00 WIB

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Jumat, 18 September 2026 04:00 WIB

Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali

Jumat, 18 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rizki Ngaku Berangkat ke Kamboja Sukarela, Keluarga: Kami Tidak Percaya!

By SusanaRabu, 19 November 2025 15:51 WIB2 Mins Read
Nenek Siti Rohanah dan ayah korban, Dedi Solehudin, menunjukkan foto Rizki Nurfadhilah (18), remaja Bandung yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja. Foto agi MPI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keluarga korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Rizki Nur Fadhila (18), angkat bicara setelah video klarifikasi remaja asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung itu beredar dan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Rizki menyatakan bahwa keberangkatannya ke Kamboja dilakukan atas kemauan sendiri dan mengklaim tidak mengalami kekerasan.

Namun, pihak keluarga menilai pernyataan itu janggal dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Nenek korban, Imas Siti Rohanah (52), menegaskan bahwa keluarga tidak yakin Rizki berbicara dengan bebas dalam video tersebut.

Baca Juga:  Polisi Sebut Mahasiswa yang Akhiri Hidup di Kamar Kost Diduga Alami Depresi

“Sudah, kami melihat,” ujar Imas saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025).

Keluarga Duga Video Dibuat di Bawah Tekanan

Imas mengatakan keluarga menduga bahwa pernyataan Rizki dibuat dalam tekanan dari pelaku. Ia mengungkapkan bahwa sebelum video tersebut muncul, pelaku sempat meminta dirinya membuat video klarifikasi serupa.

“Pelaku sempat minta saya buat klarifikasi kalau Rizki nggak dipaksa datang ke Kamboja,” ungkapnya.

Karena tidak memenuhi permintaan itu, Imas menduga pelaku kemudian menekan Rizki untuk membuat video yang akhirnya tersebar di media sosial.

Baca Juga:  Kamboja vs Thailand: Menakar Kekuatan Tempur di Tengah Konflik Memanas

“Karena ibu nggak klarifikasi, makanya neken Rizki buat bikin video itu,” katanya.

Perubahan Cara Bicara Tambah Picu Kecurigaan

Imas menilai cara berbicara cucunya dalam video juga tidak seperti biasanya. Menurutnya, Rizki biasanya tidak berbicara selancar itu.

“Kalau ngomong, Rizki nggak selancar itu pasti. Jadi kelihatan diteken,” ujarnya.

Ada Permintaan Tebusan Rp42 Juta

Imas juga membenarkan adanya permintaan tebusan sebesar Rp42 juta dari pelaku. Uang tersebut disebut sebagai biaya keberangkatan hingga kebutuhan Rizki selama berada di Kamboja, mulai dari makanan, penginapan, hingga pengurusan paspor.

Baca Juga:  Liga Indonesia Melesat di Ranking AFC Usai Persib Bungkam Selangor FC 3-2!

“Iya betul, si pelaku minta segitu,” katanya.

Kasus Ditangani Polresta Bandung

Ia menambahkan bahwa kasus ini kini ditangani Polresta Bandung serta Dinas Tenaga Kerja. Keluarga juga mendapat informasi bahwa Rizki sedang berada dalam penanganan KBRI.

“Insyaallah nunggu pemulangan,” ucapnya.

Keluarga berharap proses pemulangan bisa segera dilakukan.

“Minta doanya agar cepat pulang ke sini,” tutur Imas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dayeuhkolot Kamboja
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.