bukamata.id – Portugal gagal memulai langkah di Piala Dunia 2026 dengan hasil maksimal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Kongo DR pada laga pembuka Grup K, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Selecao das Quinas kehilangan dua poin penting dalam persaingan awal grup.
Meski diunggulkan sebagai kandidat juara, Portugal justru mendapat perlawanan sengit dari tim asal Afrika tersebut.
Portugal Unggul Cepat, Kongo DR Balik Menekan
Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat dominan. Gol cepat tercipta melalui sundulan João Neves pada menit awal setelah tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Kongo DR.
Dalam enam menit pertama, Portugal mencatat penguasaan bola sangat dominan dengan 84 operan berbanding 12 dari Kongo DR.
Namun setelah unggul, permainan Portugal menurun dan momentum mulai berpindah ke pihak lawan.
Kongo DR berhasil menyamakan kedudukan menjelang babak pertama berakhir melalui gol Yoane Wissa dari situasi sepak pojok. Sejak saat itu, pertandingan berjalan lebih seimbang bahkan cenderung dikuasai Kongo DR.
Statistik menunjukkan tim Afrika tersebut unggul dalam jumlah tembakan, tembakan tepat sasaran, hingga peluang berbahaya yang tercipta sepanjang laga.
Cristiano Ronaldo Tampil 90 Menit, Tanpa Gol di Laga Pembuka
Sorotan utama dalam laga ini tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang tampil penuh selama 90 menit.
Pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia keenam sepanjang kariernya, Ronaldo gagal mencetak gol maupun assist. Ia hanya mencatatkan tiga percobaan tembakan dan tidak menciptakan peluang berbahaya.
Sebagian besar tembakannya datang dari luar kotak penalti, menunjukkan minimnya ruang yang berhasil ia dapatkan sepanjang laga.
Performa tersebut menjadi perhatian publik, terlebih di saat sejumlah bintang lain seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland tampil produktif di pertandingan masing-masing.
Lebih jauh, Ronaldo tercatat belum mencetak gol dari permainan terbuka di turnamen besar dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kritik terhadap performanya kembali mencuat.
Roberto Martínez Bela Cristiano Ronaldo
Meski mendapat sorotan tajam, pelatih Portugal Roberto Martínez menegaskan bahwa masalah utama tim bukan terletak pada Cristiano Ronaldo.
Menurutnya, Portugal gagal mempertahankan kualitas serangan setelah unggul lebih dulu.
“Setelah gol pertama, kami tidak mampu mencapai sepertiga akhir lapangan dengan kualitas yang kami butuhkan untuk memberikan suplai kepada penyerang,” ujar Martínez, dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan bahwa Portugal harus segera melakukan evaluasi sebelum laga berikutnya di Grup K.
“Yang terpenting adalah melakukan refleksi, mengevaluasi pertandingan, lalu membuat penyesuaian agar kami bisa kembali ke level terbaik,” lanjutnya.
Persaingan Grup K Piala Dunia 2026 Masih Terbuka
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup K Piala Dunia 2026 masih sangat terbuka. Seluruh tim kini memiliki peluang yang sama untuk melangkah ke fase berikutnya.
Namun bagi Portugal, laga melawan Kongo DR menjadi peringatan keras bahwa mereka tidak bisa hanya bergantung pada nama besar seperti Cristiano Ronaldo jika ingin melangkah jauh di turnamen ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










