bukamata.id – Tim bulu tangkis Indonesia kembali menjaga asa di ajang Thomas Cup 2026 setelah pasangan ganda putra baru, Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 saat menghadapi Thailand di laga Grup D.
Pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Minggu waktu setempat, menjadi duel penuh drama ketika Fajar/Joaquin sukses menundukkan pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat rubber game ketat 19-21, 21-17, dan 25-23.
Awal Sulit, Fajar/Joaquin Sempat Tertinggal Jauh
Pada gim pertama, pasangan baru Indonesia ini masih mencari ritme permainan. Mereka langsung tertinggal cukup jauh 3-9 akibat kesulitan mengimbangi tempo cepat lawan.
Meski demikian, Fajar/Joaquin perlahan bangkit dan menunjukkan perlawanan sengit. Mereka berhasil mengejar hingga menyamakan skor 16-16, sebelum akhirnya kehilangan fokus di poin-poin krusial dan menyerah 19-21.
Bangkit di Gim Kedua, Dominasi Permainan Berbalik
Memasuki gim kedua, Fajar/Joaquin tampil lebih agresif dengan pola permainan menyerang sejak awal. Tekanan yang mereka berikan membuat pasangan Thailand kesulitan mengembangkan permainan.
Indonesia sempat unggul 14-10 dan terus menjaga konsistensi hingga akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-17, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Gim Penentuan Penuh Drama hingga Deuce Panjang
Laga penentuan berlangsung semakin menegangkan. Fajar/Joaquin langsung tancap gas dan unggul cepat 10-5. Namun, Thailand tidak menyerah begitu saja dan berhasil mengejar hingga skor imbang 20-20.
Pertarungan semakin panas dengan reli panjang dan adu mental di poin-poin akhir. Dalam situasi krusial, Fajar/Joaquin menunjukkan ketenangan lebih baik dan akhirnya mengunci kemenangan dramatis 25-23.
Indonesia Jaga Peluang di Laga Penentuan
Kemenangan Fajar/Joaquin membuat skor sementara Indonesia vs Thailand kembali imbang 2-2, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menentukan hasil akhir pada partai kelima.
Sebelumnya, Indonesia sempat tertinggal setelah:
- Jonatan Christie kalah dari Kunlavut Vitidsarn lewat rubber game
- Sabar Karyaman Gutama / Moh. Reza Pahlevi Isfahani menang atas Chaloempon Charoenkitamorn / Worrapol Thongsa-nga
- Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchaphon Teeraratsakul
Dengan skor imbang, laga kelima menjadi penentu apakah Indonesia mampu mengamankan kemenangan penting di Grup D.
Kemenangan dramatis Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin menjadi momentum penting bagi Indonesia di Thomas Cup 2026.
Selain menyamakan kedudukan, hasil ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim Merah Putih untuk menghadapi partai penentuan yang akan menentukan langkah mereka di fase grup.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










