Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 05:00 WIB

Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini

Sabtu, 21 Februari 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selain Raya Sukabumi, Dua Kasus Cacingan Anak Ini Pernah Viral di Indonesia

By Aga GustianaKamis, 21 Agustus 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, balita di Sukabumi mengalami penyakit langka hingga meninggal dunia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Kampung Pasir Ceuri, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun bernama Raya meninggal dunia setelah sebelumnya diketahui mengalami gangguan kesehatan serius. Kasus ini kembali membuka perhatian publik terhadap bahaya penyakit cacingan yang masih kerap terjadi di Indonesia.

Faktanya, kasus infeksi cacing bukan hal baru. Dalam catatan medis, beberapa kasus ekstrem bahkan pernah menggegerkan masyarakat karena jumlah cacing yang bersarang di tubuh anak-anak begitu banyak. Berikut dua di antaranya:

1. Bocah 3 Tahun di Jember, Usus Dipenuhi Cacing hingga 3 Toples

Pada tahun 2025, seorang anak berusia tiga tahun di Jember harus menjalani operasi besar setelah dokter menemukan ususnya dipenuhi cacing jenis ascariasis. Tim medis dari RSD dr. Soebandi Jember berhasil mengeluarkan cacing dalam jumlah mengejutkan, mencapai tiga toples penuh.

“Seluruh cacing berhasil dievakuasi dari usus pasien, kemudian ususnya kembali ditutup dengan jahitan,” jelas dr. Bela Mayvani, SpBA, Staf Medik Fungsional Bedah Anak rumah sakit tersebut, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga:  7 Fakta Kasus Raya Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing

Menurut dokter, kondisi anak tersebut dipicu kebiasaan hidup yang jauh dari bersih. Sang bocah sering bermain tanpa alas kaki di area yang kotor, bahkan kerap berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, ia juga terbiasa tidak mencuci tangan sebelum makan serta mengonsumsi air yang tidak dimasak terlebih dahulu.

“Riwayat kesehariannya memang sangat kurang memperhatikan kebersihan. Mengonsumsi air mentah juga menjadi salah satu faktor risiko besar,” tambahnya.

Bela menerangkan, cacing ascariasis banyak ditemukan di daerah endemis seperti Jember dan Bali. Ketika telur cacing ini masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi, cacing bisa berkembang biak di dalam usus.

Sebagai pencegahan, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan anak mencuci tangan, menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah, dan rutin memberikan obat cacing sesuai anjuran medis.

Baca Juga:  Rana, Balita Bak Boneka yang Viral karena Wajah Cantik dan Kondisi Langka

2. Kasus 3 Kilogram Cacing dari Perut Bocah di Bandung Barat

Kasus lain yang sempat menghebohkan publik terjadi di Bandung Barat pada April 2010. Foto-foto operasi seorang anak berusia 11 tahun yang tubuhnya dipenuhi cacing menyebar luas di internet.

Dalam operasi yang dilakukan di RS Cibabat, Cimahi, tim medis menemukan sekitar 3 kilogram cacing menyerupai gulungan mie atau spageti di dalam perut pasien. Foto-foto hasil operasi itu menunjukkan detail cacing-cacing tersebut dikeluarkan dan ditampung di wadah mirip baskom.

Fenomena itu sontak mengundang beragam komentar warganet. Ada yang menyebut penampakannya mirip spageti, bahkan ada yang berseloroh seperti sedang melihat mie siap santap.

Pihak rumah sakit akhirnya mengonfirmasi kabar tersebut. Kabid Pelayanan Medis RS Cibabat kala itu, drg. Sonya Henny Rangkuti, membenarkan adanya pasien anak yang menjalani operasi dan mengeluarkan cacing seberat 3 kilogram.

Baca Juga:  Cacingan Balita di Indonesia: Tragedi Bengkulu dan Sukabumi yang Menggugah Hati

“Pasien berinisial S, usia 11 tahun, warga Cipongkor, Bandung Barat. Ia masuk rumah sakit pada Senin (26/4/2010) dengan keluhan sulit buang air besar, lalu keesokan harinya langsung menjalani operasi,” ujar Sonya.

Pascaoperasi, kondisi anak tersebut berangsur membaik. Namun kasus itu menjadi pelajaran penting mengenai bahaya cacingan yang bisa menumpuk dalam jumlah banyak di tubuh manusia, terutama anak-anak.

Pentingnya Pencegahan Sejak Dini

Kasus balita di Sukabumi, ditambah dengan pengalaman ekstrem di Jember dan Bandung Barat, memperlihatkan betapa seriusnya dampak cacingan jika tidak dicegah sejak awal.

Kebiasaan menjaga kebersihan, memastikan air minum layak konsumsi, serta rutin memberikan obat cacing sesuai jadwal menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balita Sukabumi cacing 3 kg Bandung cacing 3 toples Jember kasus cacingan kebersihan Kesehatan Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.