Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sepi Pembeli Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera di Soreang Terdesak Tren One Piece

By Aga GustianaJumat, 15 Agustus 2025 12:30 WIB2 Mins Read
Pedagang Bendera
Andi (43), pedagang musiman yang berjualan di Soreang, Kabupaten Bandung. (Foto: Agi MPI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, sejumlah pedagang bendera merah putih di Soreang mengaku penjualan tahun ini merosot drastis.

Fenomena menurunnya minat masyarakat membeli bendera nasional disebut para pedagang salah satunya dipengaruhi tren bendera bergambar karakter anime One Piece yang tengah populer.

Andi (43), pedagang musiman yang berjualan bersama istrinya sejak 29 Juli 2025, bercerita bahwa di awal ia membuka lapak, pembeli masih cukup ramai. Namun, mendekati puncak peringatan kemerdekaan, justru makin sepi.

“Awal buka masih rame, tapi sekarang malah enggak ada yang beli, padahal tinggal H-2,” ungkap Andi, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Suci Bandung Gelar Sosialisasi dan Penyerahan APD di PTPN 1 Regional 2

Menurutnya, bendera One Piece kini justru lebih dicari oleh berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua. Meski begitu, ia memilih tidak menjualnya karena khawatir menimbulkan masalah.

“Mending jual bendera Palestina sekalian. Kalau bendera One Piece saya takut masalah,” ujarnya.

Baca Juga:  Hidden Gem Bandung, Ngeteh dengan Gaya Omakase

Bendera yang dijual Andi dipasok dari Garut, dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung ukuran dan jenis. Sayangnya, omzetnya anjlok.

“Kadang cuma laku satu-dua sehari, bahkan pernah enggak laku sama sekali,” keluhnya.

Senada dengan Andi, Iwan (39), pedagang lain di kawasan yang sama, juga merasakan penurunan penjualan. Ia menilai, selain faktor tren bendera anime, kebiasaan masyarakat berbelanja online atau mengandalkan pembagian bendera gratis dari kantor dan sekolah turut memengaruhi.

Baca Juga:  Bey Machmudin Nilai Status Darurat Sampah Bandung Raya Belum Berdampak Signifikan

“Sekarang orang lebih pilih beli online atau nunggu dapat gratis. Dulu, H-3 saja sudah ramai pembeli,” kata Iwan.

Meski keuntungan yang didapat tipis, para pedagang tetap bertahan. Mereka menganggap berjualan bendera saat Agustusan bukan sekadar bisnis, tetapi bagian dari tradisi yang sudah mereka jalani bertahun-tahun.

“Kalau enggak jualan tiap Agustusan, rasanya ada yang kurang,” ujar Andi menutup pembicaraan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung bendera merah putih HUT RI One Piece Pedagang bendera Soreang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.