Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siaga Musim Kemarau 2026: Bupati Jeje Minta OPD KBB Gerak Cepat Jamin Pasokan Air Bersih

By Aga GustianaSelasa, 7 Juli 2026 13:27 WIB2 Mins Read
BPBD Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman musim kemarau di tahun 2026 mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kewaspadaan demi memastikan ketersediaan air bersih bagi warga tetap aman.

Langkah mitigasi ini digulirkan guna memastikan setiap wilayah yang berpotensi mengalami krisis air akibat kekeringan dapat ditangani secara taktis, cepat, dan terpadu tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.

Optimalisasi Peran BPBD dan Destana

Sebagai bentuk kesiapan di tingkat grassroot, Pemkab Bandung Barat telah memaksimalkan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Keberadaan Desa Tangguh Bencana (Destana) kini diandalkan sebagai garda terdepan dalam memetakan serta merespons cepat potensi kekeringan di masing-masing kawasan.

Bupati Jeje menekankan pentingnya kecepatan birokrasi dalam merespons aduan dari masyarakat yang mulai merasakan dampak kekurangan air bersih.

Baca Juga:  Tinjau Penanggulanan Longsor Bandung Barat, Bey: Waspada Potensi Bencana Susulan

“Setiap informasi maupun laporan terkait wilayah yang mengalami kekurangan air bersih harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi di tingkat kewilayahan agar penanganannya bisa lebih cepat,” kata Jeje dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan bakal menerapkan sistem pengawasan berkala terhadap performa petugas di lapangan. Parameter penilaian difokuskan pada ketepatan waktu merespons laporan warga, kelancaran armada distribusi air bersih, hingga luas cakupan wilayah terdampak yang terlayani.

Baca Juga:  Viral 3 Preman Kampung Teror Minimarket dan Pedagang di Bandung Barat

“Respons petugas di lapangan akan terus kami evaluasi, mulai dari kecepatan menangani laporan masyarakat hingga kelancaran distribusi bantuan air bersih ke daerah terdampak. Yang terpenting, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah saat membutuhkan,” ujarnya.

Imbauan Bijak Air dan Gerakan Lingkungan

Di samping menggenjot kesiapan infrastruktur birokrasi, Bupati Jeje turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Warga diimbau agar lebih bijak dalam memanfaatkan air bersih selama periode kemarau berlangsung guna menghindari pemborosan.

Baca Juga:  Disorot Pandawara Group, Bey Janji Lautan Sampah di Jembatan Sapan Citarum Hilang dalam Satu Pekan

Kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem lingkungan juga dinilai krusial, mulai dari menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan, melindungi zona resapan air, hingga menggencarkan aksi penghijauan lingkungan guna meminimalisir risiko kekeringan jangka panjang.

“Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kami optimistis dampak musim kemarau dapat diminimalkan sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan ketersediaan sumber daya air tetap terjaga,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

air bersih Bandung Barat Kekeringan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.