Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?

Jumat, 31 Juli 2026 11:48 WIB

Peluncuran Ekosistem, Fokus Regional, dan Keamanan: Bidang-bidang Pengembangan Utama Bagi Platform Olahraga Internasional

Jumat, 31 Juli 2026 11:43 WIB

Thom Haye Berpotensi Absen, 2 Bintang Muda Timnas Indonesia Siap Unjuk Gigi Lawan Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 11:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Siapkan Kejutan Transfer Lagi: Shayne Pattynama dan Kiper Persis Masuk Radar?
  • Peluncuran Ekosistem, Fokus Regional, dan Keamanan: Bidang-bidang Pengembangan Utama Bagi Platform Olahraga Internasional
  • Thom Haye Berpotensi Absen, 2 Bintang Muda Timnas Indonesia Siap Unjuk Gigi Lawan Timor Leste
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
  • Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 31 Juli 2026
  • Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat
  • Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos
  • Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sinkronisasi Data Aset Pendidikan Jadi Prioritas Komisi I DPRD Jabar

By SusanaJumat, 20 Juni 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi I DPRD Jabar, A Yamin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi I DPRD Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap masalah aset, terutama terkait banyaknya sengketa lahan di sektor pendidikan yang kerap menjadi kendala.

Menurut anggota Komisi I DPRD Jabar, A Yamin, persoalan aset tersebut menjadi salah satu isu utama yang sedang dibahas di DPRD.

Dari hasil pendataan awal, tercatat ada sebanyak 106 aset desa yang difungsikan sebagai sarana pendidikan, namun status hukum dari lahan tersebut belum jelas dan data antarinstansi masih belum sinkron.

“Ini memang ranah Komisi I, dan di bidang pendidikan saat ini banyak kendala terkait aset. Contohnya kasus yang sedang ramai di Kota Bandung, meskipun sudah ada sertifikat resmi, tetapi masalah sengketa tetap muncul,” jelas Yamin pada Jumat (20/6/2025).

Politikus Partai Demokrat ini menambahkan bahwa Komisi I telah menggelar rapat bersama para pemangku kepentingan, seperti Dinas Pendidikan, BPMPD, serta perwakilan dari APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia).

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan data aset lahan, khususnya terkait status tanah di sektor pendidikan, agar masalah serupa tidak muncul di masa depan.

“Kita temukan data yang tidak sinkron antar lembaga. Oleh karena itu, kami ingin memperbarui dan menyatukan data tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Anggota DPRD Jabar dapil Kota dan Kabupaten Sukabumi itu juga menyampaikan, pihaknya akan kembali mengadakan rapat setelah masa reses untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Kami berharap dalam lima tahun ke depan, Komisi I mampu membantu menyelesaikan persoalan aset milik pemerintah daerah. Ini bagian dari upaya kami mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, khususnya untuk menjamin masa depan pendidikan di Jawa Barat,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A Yamin Aset desa sektor pendidikan Komisi I DPRD Jawa Barat Sengketa aset lahan pendidikan Sinkronisasi data aset Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.