Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Langgar 115 Aturan Finansial, Manchester City Berpotensi Terdepak dari Liga Inggris!

Selasa, 20 Oktober 2026 13:20 WIB
Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Selasa, 20 Oktober 2026 12:16 WIB

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Selasa, 20 Oktober 2026 12:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Langgar 115 Aturan Finansial, Manchester City Berpotensi Terdepak dari Liga Inggris!
  • Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya
  • Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran
  • Jadwal Liga Champions 2026/2027 Pekan Ini: PSG vs Barcelona, Bayern vs Arsenal
  • Tiga Laga Menanti Persib, Ini Strategi Igor Tolic Hadapi Jadwal Padat
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siti Pamit Kerja ke Jakarta Sebelum Ditemukan Tewas di Kebun Teh Cianjur

By Aga GustianaSelasa, 28 Januari 2025 12:02 WIB2 Mins Read
Ilustrasi penemuan jasad korban pembunuhan. (Foto: ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang wanita bernama Siti Wahyuni (28) ditemukan tewas di perkebunan teh di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat pada Minggu (26/1/2025). Terdapat luka lebam di bagian wajah dan tubuh korban.

Sebelum ditemukan tewas, keluarga korban menyebut Siti pamit untuk bekerja ke Jakarta dan meninggalkan rumah pada Sabtu (25/1/2025).

“Pamit dan pergi dari rumah Sabtu siang sekitar jam 13.00 WIB. Sama suaminya diantar naik kendaraan umum untuk ke Terminal Jebrod. Nantinya dari situ berangkat ke Jakarta, soalnya izin mau kerja juga di Jakarta setelah dapat informasi lowongan pekerjaan dari media sosial,” ungkap Jujun (63), ayah korban dikutip Selasa (28/1/2025).

Jujun menerangkan, pihak keluarga sempat mencoba agar Siti tidak berangkat ke Jakarta, namun korban tetap ingin bekerja.

Baca Juga:  VIRAL! Ketua BUMDes di Cianjur Gunakan Dana Desa Rp180 Juta Buat Saham Pribadi

“Saya dan suaminya sempat membujuknya untuk jangan berangkat sekarang, tunda dulu. Tapi dia tetap ingin berangkat,” ungkapnya.

Namun pada keesokan harinya, kabar duka pun dayang. Perempuan yang diketahui aktif sebagai kader Posyandu di kampungnya itu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di kebun teh.

Pihak keluarga mendapati kabar tersebut dari media sosial dan disusul konfirmasi dari pihak kepolisian untuk memastikan identitas korban.

“Awalnya saya juga tau kabar ini dari Facebook itu, saya liat-liat kok kaya kenal perawakan nya, dan ternyata benar tidak lama dari itu pihak kepolisian langsung menelpon kami. Tentu kami syok, kemarin pamit pergi kerja dan besok paginya dapat kabar anak saya meninggal dunia,” ucapnya.

Baca Juga:  Gita KDI Gerebek Pasar Cianjur, Serap Keluhan Pedagang dan Pelaku UMKM

Jujun mengungkapkan, ditemukan luka memar tepatnya di bagian wajah dan leher pada tubuh korban.

“Luka nya pun seperti yang dipukuli di muka dan leher, dari tangan sampai bagian bawah nya pun tidak ada luka, terus luka nya juga luka memar tidak ada luka yang menggunakan senjata tajam,” ucapnya.

Pihak keluarga berharap agar kasus ini bisa segera terungkap. “Kami berharap kasus ini terungkap, terutama penyebab kematiannya dan kalau memang karena ulah seseorang bisa segera ditangkap pelakunya,” tegas dia.

Baca Juga:  Cianjur Dikepung Bencana, Paling Banyak Pergerakan Tanah

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto mengatakan, luka lebam pada bagian kepala korban diduga akibat benturan benda tumpul.

“Iya betul ada bekas benturan benda tumpul. Kita masih dalami apakah perempuan ini korban pembunuhan atau bukan, tapi terindikasinya mengarah ke korban tindak kriminal,” kata dia.

“Kita juga periksa sejumlah saksi untuk mengetahui sejak kapan tubuh perempuan tersebut berada di perkebunan,” tambahnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, kata Tono, jasadnya akan diautopsi.

“Kita akan autopsi untuk memastikan penyebab kematian sambil melakukan penyelidikan lebih lanjut. Perkembangannya akan kami sampaikan nanti,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Jakarta wanita
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.