Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta

Kamis, 2 Juli 2026 22:15 WIB

5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!

Kamis, 2 Juli 2026 20:38 WIB

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Kamis, 2 Juli 2026 20:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
  • Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib
  • Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku
  • Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Piala Dunia 2026 Jumat Dini Hari, Portugal dan Spanyol Main
  • Pecah! Persib Datangkan Sandy Walsh, Dikontrak hingga 2029
  • Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soeharto Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Diumumkan Langsung oleh Presiden Prabowo

By Aga GustianaSenin, 10 November 2025 08:18 WIB3 Mins Read
Soeharto resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Soeharto. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

Soeharto Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

bukamata.id – Setelah melewati tiga kali pengusulan selama lebih dari satu dekade, Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, akhirnya resmi menyandang gelar Pahlawan Nasional.

Pengumuman penganugerahan tersebut akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025. Soeharto menjadi salah satu dari sepuluh tokoh yang menerima gelar kehormatan tahun ini.

“Besok (hari ini), Insya Allah akan diumumkan. Sekitar sepuluh nama, dan Presiden Soeharto termasuk di antaranya,” ujar Prasetyo, di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).

Menurutnya, seluruh tokoh yang dipilih telah dianggap memiliki jasa luar biasa bagi bangsa dan negara.

Tiga Kali Diusulkan, 15 Tahun Menunggu Keputusan

Nama Soeharto pertama kali dibahas dalam sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) pada tahun 2010, masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, prosesnya kala itu belum berlanjut karena masih memerlukan waktu kajian lebih dalam.

Baca Juga:  Pengamat Harap Masyarakat Tak Takut Kritik Pemerintahan Prabowo

Usulan kembali muncul pada masa Presiden Joko Widodo, tetapi keputusan akhir tak kunjung diambil. Baru pada tahun 2025, setelah melalui pembahasan untuk ketiga kalinya, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memberikan gelar pahlawan kepada Soeharto.

“Nama Presiden Soeharto sudah tiga kali diusulkan. Ada juga beberapa tokoh lain yang sudah lama diajukan sejak 2011 dan 2015,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Rabu (5/11/2025).

Dari Kabupaten ke Istana: Proses Panjang Penetapan

Fadli, yang juga menjabat Ketua Dewan GTK, menjelaskan bahwa pengusulan gelar pahlawan dimulai dari tingkat kabupaten/kota, berdasarkan inisiatif masyarakat dan penilaian tim ahli di daerah.

Baca Juga:  Viral! Netizen Soroti Keberanian Rahayu Saraswati Mundur dari DPR

Setelah disetujui di tingkat provinsi, berkas calon pahlawan diajukan ke Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial untuk ditinjau secara mendalam.

Salah satu alasan kuat di balik penetapan gelar ini adalah peran Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, peristiwa penting yang menjadi bukti eksistensi Republik Indonesia di mata dunia.

“Serangan Umum 1 Maret adalah tonggak sejarah yang membuat dunia internasional mengakui keberadaan Republik Indonesia,” jelas Fadli.

Sorotan Publik dan Seruan untuk Melihat Secara Utuh

Meski banyak yang menyambut positif, keputusan ini juga memicu perdebatan. Sedikitnya 500 akademisi dan aktivis menyatakan penolakan terhadap rencana penganugerahan tersebut.

Menanggapi hal ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta publik melihat keputusan secara objektif dan berimbang.

“Pak Soeharto memenuhi semua kriteria, sebagaimana tokoh-tokoh lain seperti Presiden Gus Dur dan pejuang Marsinah. Semua melalui proses yang sama,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga:  Maruarar Sirait Targetkan Kemenangan Prabowo di Basis PDIP Jabar

Ia menegaskan, perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam demokrasi, namun sejarah harus dilihat secara utuh.

“Mari kita kenang hal-hal baik dari perjalanan bangsa ini, sambil menjadikan kekurangan masa lalu sebagai pelajaran agar tidak terulang lagi,” ucapnya.

Gus Ipul memastikan bahwa keputusan pemberian gelar telah melalui kajian resmi dan pertimbangan mendalam.

“Setiap nama yang diumumkan Presiden adalah mereka yang dinyatakan memenuhi seluruh syarat secara formal,” katanya menegaskan.

Akhir Penantian Panjang

Dengan keputusan ini, perjalanan panjang selama 15 tahun akhirnya tuntas. Soeharto kini secara resmi diakui negara sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia — sebuah penetapan yang tak hanya menandai sejarah, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang perjalanan panjang bangsa ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hari Pahlawan Pahlawan Nasional 2025 Prabowo Subianto Soeharto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
    Dinilai Misoginis dan Hina Perempuan, Lirik Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.