Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Kamis, 28 Mei 2026 14:35 WIB

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 14:35 WIB

Loyalitas Tak Sia-sia! Dedi Kusnandar Antar Persib Ukir Sejarah Besar

Kamis, 28 Mei 2026 14:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!
  • Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo
  • Loyalitas Tak Sia-sia! Dedi Kusnandar Antar Persib Ukir Sejarah Besar
  • Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858
  • Hati-Hati! Link Video Rok Hijau Viral Disebut Banyak Mengandung Malware
  • Tolak Tawaran Klub Lain, Bojan Hodak Tetap Setia Mengabdi untuk Persib
  • Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara
  • Rumor Panas! Maxwell Souza Dikaitkan dengan Persib, Nasib Masih Abu-abu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sopir Bank Bawa Kabur Rp10 Miliar, Habiskan Rp400 Juta Seminggu untuk Pelarian

By Aga GustianaSelasa, 9 September 2025 15:32 WIB3 Mins Read
Polisi amankan pelaku pencurian uang dari bank Rp10 miliar. (Dok Polresta Solo)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang sopir bank berinisial A ditangkap polisi setelah nekat membawa kabur mobil operasional yang berisi uang Rp10 miliar. Dalam tujuh hari masa pelarian, ia sempat menggunakan sekitar Rp400 juta dari dana curian tersebut.

A berhasil diringkus di sebuah rumah persembunyian di Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Senin (8/9/2025). Saat ditangkap, uang yang semula utuh sudah berkurang.

“Rp 9,6 miliar sekian (barang bukti uang yang diamankan),” ujar Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Prastiyo Triwibowo, Selasa (9/9/2025).

Uang Disita dalam Tiga Karung

Polisi menyita sisa uang hasil kejahatan tersebut dan membawanya ke Mapolresta Solo. Uang pecahan Rp100 ribu itu dikemas ke dalam tiga karung putih. Masing-masing karung diangkut satu anggota polisi menuju ruang Reskrim lantai dua.

Di dalam karung tampak ikatan-ikatan uang pecahan Rp100 ribu, dengan tiap ikatan bernilai sekitar Rp100 juta. Namun sebagian lembaran terlihat tidak terikat rapi.

Kronologi Pelarian

Kasus ini berawal Senin (1/9/2025), saat A membawa kabur mobil operasional kantor yang berisi uang Rp10 miliar. Mobil itu kemudian ditinggalkan, sedangkan uangnya dipindahkan dengan bantuan seorang sopir taksi online.

Baca Juga:  Usai Hattrick di PON, Jabar Siap Dominasi Peparnas XVII/2024 di Solo

“Sebenarnya dia ojol. Saat membantu (tersangka), dia mematikan aplikasi. Baru kenal di jalan. Gak sampai pakai aplikasi,” kata Prasetyo menjelaskan.

Polisi menyebutkan total tiga orang ditangkap dalam kasus ini, termasuk seorang yang diduga menerima sebagian dana curian.

Mobil Ditemukan, Tersangka Kabur

Mobil operasional Toyota Avanza Veloz hitam dengan nomor polisi H 1959 UF ditemukan dua hari kemudian di lahan kosong Perum Puri Gajah Permai, Colomadu, Karanganyar, Rabu (3/9). Dari sana, A melanjutkan pelarian ke Sleman, Yogyakarta, dengan mobil taksi online tersebut.

“Yang di sebelah sana (Veloz) digunakan saat kejadian, via escapenya sempat memindahkan barang di mobil merah ini sampai ke Jogja,” ungkap Prasetyo.

Setelah dari Sleman, tersangka akhirnya bersembunyi di Gunungkidul. Polisi berhasil meringkusnya pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca Juga:  Modus Guru Baru, Pria Tak Dikenal Gasak Perhiasan Emas Siswa SD di Cirebon

Beli Rumah Rp140 Juta dan Rencana Rental Mobil

Dalam masa pelariannya, A diketahui membeli rumah di Padukuhan Pejaten, Giriwungu, Panggang, Gunungkidul seharga Rp140 juta. Transaksi dilakukan melalui perantara bernama Bambang. Menurut Sarwanto, kakak pemilik rumah, A memperkenalkan diri dengan nama samaran Dwi, warga Pandak, Bantul.

“Pertemunya hari Kamis itu (4/9/2025). Dia langsung setuju dengan harga Rp140 juta dan ingin menempati rumah hari itu juga,” kata Sarwanto.

Setelah transaksi, bahkan sempat diadakan kenduri sesuai tradisi setempat. “Mong-mong (makanan untuk kenduri) dibawa dari Giricahyo,” tambahnya.

Tak hanya membeli rumah, A juga mengaku memiliki 300 mobil dan berencana membangun bisnis rental. Ia menargetkan pembangunan garasi di lahan samping rumah, tepat di tepi jalan kampung. Karena kontur perbukitan, A sempat berniat menyewa alat berat untuk meratakan lokasi.

Kepada ayah Sarwanto, A juga menanyakan keamanan wilayah Pejaten. “Diberitahukan bapak saya kalau di sini aman, sejak dulu kalau pencuri masuk sini pasti tidak bisa keluar,” ungkapnya.

A tinggal di rumah itu bersama tiga orang lainnya: seorang pria bernama Budi asal Sleman, seorang nenek berusia sekitar 70 tahun, dan seorang perempuan muda berusia 20-an yang disebut sebagai saudaranya.

Baca Juga:  Hari Pertama Kampanye, Gibran Rakabuming Raka: Ngantor Biasa

Sosok yang Ramah tapi Tertekan Ekonomi

Di kampung halamannya, Kelurahan Giriwono, Wonogiri, A dikenal aktif bersosialisasi. Ia kerap terlibat diskusi kegiatan warga, termasuk perayaan HUT RI. Namun di sisi lain, ia pernah mengeluhkan gaji Rp3 juta yang dirasa tak cukup untuk kebutuhan keluarga.

“Dia sempat cerita gaji Rp3 juta tapi juga pusing untuk kebutuhan, susu anak dan yang lainnya,” kata Wahyu, tetangga A.

A sendiri telah menikah dua kali dan memiliki tiga anak. Istrinya membantu ekonomi keluarga dengan menjadi driver ojek online sekaligus berjualan pakaian secara daring.

Warga setempat mengaku kaget dengan ulah A. “Saya kaget, karena nekat juga,” ujar Wahyu.

Setelah kasus ini mencuat, rumah A di Wonogiri ramai didatangi orang-orang asing. “Entah siapa, bahasanya nyanggong di sana,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pencurian Polresta Solo Solo Sopir Bank
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.