Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Puasa Arafah hingga Idul Adha Versi Lengkap!

Senin, 27 April 2026 20:51 WIB

Rumor Panas! Elkan Baggott Resmi ke Persib? Gantikan Barba Jadi Tembok Baru Persib

Senin, 27 April 2026 20:16 WIB

Link Video Viral Bandar Batang yang Ramai Diburu Netizen, Hati-hati Jebakan Batman!

Senin, 27 April 2026 20:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Puasa Arafah hingga Idul Adha Versi Lengkap!
  • Rumor Panas! Elkan Baggott Resmi ke Persib? Gantikan Barba Jadi Tembok Baru Persib
  • Link Video Viral Bandar Batang yang Ramai Diburu Netizen, Hati-hati Jebakan Batman!
  • Viral Surat Terbuka Petani Bogor ke Dedi Mulyadi: Kami Diintimidasi di Tanah Sendiri!
  • Mantan Suami Ngamuk! Cemburu Buta Berujung Tikam Sadis di Jelekong
  • Puncak Klasemen Terancam? Persib Wajib Menang Lawan Bhayangkara FC!
  • Pedagang Tahu di Pasar Cicadas Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Kedelai, Penjualan Turun 30 Persen
  • Bukan Sekadar Move On! Rahasia El Rumi Sembuhkan Luka Syifa Hadju Hingga ke Altar Pernikahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soroti Kinerja BPTPH Cianjur, Komisi II DPRD Jabar Ingatkan Soal ‘Mismatch’ Tenaga Kerja

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 21:21 WIB2 Mins Read
Komisi II DPRD Jabar Kritik Penempatan Tenaga Kerja di BPTPH Cianjur. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Layanan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Cianjur kini mendapat catatan khusus dari legislatif. Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menemukan adanya ketimpangan krusial dalam pengelolaan sumber daya manusia dan anggaran di UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Wilayah I Cianjur.

Temuan ini mengemuka saat Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, H. Lina Ruslinawati, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi pada Kamis (5/3/2026). Dalam evaluasi tersebut, ditemukan fakta bahwa penempatan tenaga kerja, khususnya dari unsur PPPK, belum selaras dengan keahlian yang dibutuhkan di sektor pertanian.

Masalah Kompetensi dan Spesifikasi Tugas

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya petugas yang memiliki latar belakang pendidikan di luar bidang pertanian. Hal ini menjadi sorotan utama dewan, mengingat unit kerja ini membutuhkan keahlian teknis yang sangat spesifik, terutama dalam memantau dan menangani serangan hama.

Lina menegaskan bahwa penempatan tenaga kerja yang tidak sesuai ini berisiko menghambat pelayanan kepada petani.

Baca Juga:  Paripurna DPRD Jabar: Masa Sidang II Dimulai, Struktur AKD 2026 Disahkan

“Beberapa tenaga yang ditempatkan di sini berasal dari berbagai bidang yang tidak secara langsung berkaitan dengan pertanian. Hal ini tentu perlu menjadi bahan evaluasi karena tugas di unit ini sangat spesifik,” tegas Lina.

Anggaran Operasional yang Mencekik

Selain masalah SDM, Komisi II juga menyoroti minimnya alokasi anggaran operasional. Keterbatasan dana ini berdampak langsung pada ruang gerak petugas saat harus turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan berkala terhadap potensi serangan hama.

Baca Juga:  Jaga Tradisi Gotong Royong, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Turun ke Cigaluma

Dewan menilai ada paradoks dalam program kerja BPTPH saat ini: di satu sisi target produktivitas pertanian ditingkatkan, namun di sisi lain dukungan logistik bagi petugas di lapangan justru dipangkas.

“Jangan sampai di satu sisi kita mendorong peningkatan produktivitas pertanian, tetapi di sisi lain dukungan untuk kegiatan di lapangan justru terbatas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dari Tahura Dago, DPRD Jabar Ajak Warga Jaga Ekologi Paru-Paru Bandung Raya

Kunjungan kerja ini sendiri merupakan rangkaian dari evaluasi mendalam terhadap program dan realisasi APBD tahun anggaran 2025, sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana anggaran pada tahun 2026. Komisi II berharap temuan ini segera dibenahi agar sektor perlindungan pangan di Jawa Barat tidak terganggu oleh masalah internal yang semestinya bisa dihindari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPTPH Cianjur DPRD Jawa Barat Komisi II DPRD Jabar Pertanian Jabar PPPK Tenaga Kerja Pertanian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Surat Terbuka Petani Bogor ke Dedi Mulyadi: Kami Diintimidasi di Tanah Sendiri!

Ilustrasi korban meninggal.

Mantan Suami Ngamuk! Cemburu Buta Berujung Tikam Sadis di Jelekong

Pedagang Tahu di Pasar Cicadas Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Kedelai, Penjualan Turun 30 Persen

Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026

Bahaya Tersembunyi dari Foto yang Dimanipulasi

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.