Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pekerja Siap-siap Terima BSU Rp900 Ribu, Kemnaker Beberkan Syarat Penerima Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 21:00 WIB

Aturan Baru Super League Tuai Kritik, Pelatih Persib Soroti Penghapusan Latihan Resmi di Stadion

Sabtu, 7 November 2026 20:44 WIB
CPNS

Ingin Jadi ASN? Ini Bocoran Syarat Dokumen dan Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026

Sabtu, 7 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pekerja Siap-siap Terima BSU Rp900 Ribu, Kemnaker Beberkan Syarat Penerima Bantuan
  • Aturan Baru Super League Tuai Kritik, Pelatih Persib Soroti Penghapusan Latihan Resmi di Stadion
  • Ingin Jadi ASN? Ini Bocoran Syarat Dokumen dan Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026
  • Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku
  • Tak Bisa ke Stadion? Ini 10 Titik Nobar Persib vs Java United di Bandung Raya
  • Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
  • Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

SPPG Berguguran, Ribuan Siswa di Jabar Terdampak Mandeknya Anggaran MBG

By Aga GustianaJumat, 19 Desember 2025 14:31 WIB3 Mins Read
MBG
Ilustrasi Program MBG. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai tulang punggung pemenuhan gizi anak sekolah mulai menunjukkan celah serius di lapangan. Sejumlah dapur MBG yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat terpaksa menghentikan aktivitasnya. Penyebabnya satu: dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) tak kunjung turun.

Ironisnya, persoalan ini tak hanya terjadi di daerah pinggiran. Kabupaten Bogor—wilayah tempat Presiden Prabowo Subianto berdomisili—justru menjadi salah satu contoh dapur MBG yang harus menutup layanan akibat keterlambatan pencairan anggaran.

Seorang pengelola SPPG di Bogor mengungkapkan bahwa penghentian operasional bukan keputusan ringan. Namun tanpa kepastian dana, dapur tak mungkin dipaksakan terus berjalan.

“Bulan lalu sempat telat pencairan, tapi akhirnya ada. Tapi bulan ini pencairan terlambat lagi dan kami sudah putuskan sementara tutup dulu (SPPG),” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga:  Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Ia mengaku belum bisa memastikan kapan layanan akan kembali dibuka.

“Belum tau (sampai kapan tutup), sampai waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

Menurutnya, menjalankan dapur MBG bukan perkara sederhana. Dengan kapasitas hingga 2.500 porsi per hari, biaya operasional tak bisa ditanggung sendiri sembari menunggu dana pusat.

“MBG ini bukan sekedar kasih makan selesai, tapi ada perputaran ekonomi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Termasuk para peternak ayam dan telur,” jelasnya.

Ciamis: Ribuan Siswa Kehilangan Akses MBG

Situasi lebih mengkhawatirkan terjadi di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Ribuan siswa di wilayah tersebut kini harus menerima kenyataan pahit: suplai makanan bergizi gratis mereka berhenti total.

SPPG Dapur Sukajaya resmi menghentikan seluruh aktivitas sejak Senin, 14 Desember 2025. Kepala Dapur SPPG Sukajaya, Hermawan Dwi Cahyo, menyebut tersendatnya dana dari BGN sebagai pemicu utama.

Baca Juga:  Penggunaan Kendaraan Listrik Meningkat, Pemprov Jabar Bakal Petakan Kembali Penambahan SPKLU

Ia menjelaskan, anggaran untuk periode 8–20 Desember 2025 belum juga diterima, meski dapur sudah berupaya bertahan dengan sisa dana yang ada.

“Kami terpaksa setop operasional karena anggarannya belum turun. Pekan lalu kami masih bisa berjalan berkat sisa anggaran yang ada, tapi sekarang sudah habis,” ujar Hermawan, Rabu (17/12/2025).

Terjepit “Tutup Buku” Akhir Tahun

Hermawan menilai persoalan ini bukan sekadar teknis, melainkan dampak langsung dari pergantian tahun anggaran. Proses administrasi yang memasuki fase “tutup buku” membuat banyak mitra enggan mengambil risiko menalangi biaya operasional.

“Mitra tidak mau ambil risiko. Ada kekhawatiran proses dari BGN melambat karena masuk tahun anggaran baru,” katanya.

Kondisi tersebut membuat dapur SPPG berada di posisi serba salah: tetap buka tanpa dana atau menutup layanan demi menghindari kerugian lebih besar.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Jabar Harus Bersih dari Tambang Ilegal

Efek Domino di Jawa Barat

Masalah ini berpotensi meluas. Hermawan memperkirakan akan terjadi gelombang penghentian operasional dapur MBG di wilayah lain jika pencairan dana tak segera direalisasikan.

“Kemungkinan besar hari Senin mendatang banyak dapur lain yang juga akan off. Di Kecamatan Banjarsari saja, sudah ada lima dapur yang menyusul untuk menghentikan operasionalnya,” tegasnya.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran serius di kalangan orang tua murid. Program MBG yang semestinya menjadi penopang gizi anak sekolah justru terancam lumpuh akibat persoalan birokrasi.

Kini, keberlanjutan asupan gizi ribuan siswa di Jawa Barat sepenuhnya bergantung pada kecepatan dan kepastian langkah Badan Gizi Nasional dalam menuntaskan pencairan dana—sebelum dampaknya meluas dan semakin sulit dikendalikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional jawa barat Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!

Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.