Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Kamis, 15 Oktober 2026 17:32 WIB

Belum Menang dalam 4 Laga, Garudayaksa FC Punya Misi Penting Lawan Arema FC

Kamis, 15 Oktober 2026 17:24 WIB

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 16:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI
  • Belum Menang dalam 4 Laga, Garudayaksa FC Punya Misi Penting Lawan Arema FC
  • Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga
  • Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI
  • Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje
  • Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!
  • Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Strategi Kang DS Amankan Nasib 17.000 Guru Ngaji di Tengah Pemangkasan Anggaran Pusat Rp1 Triliun

By Aga GustianaMinggu, 22 Februari 2026 22:52 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komitmen Bupati Bandung, Dadang Supriatna, terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan rupanya tak tergoyahkan oleh badai anggaran. Meski Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat ke Kabupaten Bandung mengalami penyusutan drastis hingga Rp1 triliun pada tahun 2026, program insentif guru ngaji dipastikan tetap menjadi prioritas utama.

Langkah berani ini ditegaskan pria yang akrab disapa Kang DS tersebut saat menggelar Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Mutazam, Komplek Cherry Field, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Minggu (22/2/2026) malam.

Anggaran Rp109 Miliar Tetap Terjaga

Di hadapan ratusan jemaah dan tokoh masyarakat, Kang DS memaparkan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan sementara, melainkan investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia di Kabupaten Bandung. Tercatat, sebanyak 17.000 guru ngaji telah tersentuh program ini dengan total kucuran dana mencapai Rp109 miliar per tahun.

“Program ini sudah berjalan sejak periode pertama saya menjabat dan terus berlanjut hingga periode kedua bersama Wakil Bupati Ali Syakieb,” ujar Kang DS mempertegas keberlanjutan visi agamisnya.

Baca Juga:  Muhammadiyah Kabupaten Bandung Apresiasi 13 Program Prioritas Bupati Dadang Supriatna

Menurut Bupati, setiap guru ngaji tidak hanya mendapatkan insentif tunai sebesar Rp350.000 per bulan, tetapi juga perlindungan sosial berupa fasilitas BPJS Kesehatan gratis yang preminya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Bupati Bandung Resmikan RSUD Bedas Tegalluar, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Akan Kesehatan

Lonjakan Drastis Literasi Al-Qur’an

Keberhasilan program ini terbukti bukan sekadar angka di atas kertas. Kang DS mengungkapkan transformasi nyata dalam kualitas pendidikan keagamaan anak-anak di wilayahnya. Data menunjukkan lonjakan signifikan: dari yang semula hanya 15 persen anak mampu membaca Al-Qur’an, kini angka tersebut meroket hingga menyentuh 80 persen.

“Kami akan terus melanjutkan program ini karena mendapat dukungan dari Kementerian Agama dan DPR RI,” tambahnya lagi.

Baca Juga:  Luas Panen Padi Kabupaten Bandung Terus Turun, Kini 2.162 Terancam Kekeringan Dampak El Nino

Kolaborasi Memakmurkan Masjid

Selain membahas anggaran, Kang DS memberikan apresiasi tinggi terhadap pengelolaan Masjid Al Mutazam yang dinilainya sangat profesional dan modern. Ia mendorong adanya kolaborasi aktif antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dengan jajaran pejabat Pemkab Bandung yang kebetulan bermukim di perumahan tersebut.

“Kebetulan di perumahan ini ada Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ruli. Ketua DKM dapat berkoordinasi dengan mereka apabila memerlukan keterlibatan Pemkab Bandung dalam memakmurkan masjid ini,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna guru ngaji Kabupaten Bandung Kang DS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.