Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!

Selasa, 13 Oktober 2026 09:29 WIB

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Selasa, 13 Oktober 2026 09:17 WIB

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!
  • Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tanah Labil dan Jalan Sempit, Tim SAR Ubah Taktik Pencarian Korban Longsor Cisarua

By SusanaMinggu, 25 Januari 2026 11:35 WIB2 Mins Read
Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hingga Minggu pagi, data korban longsor Desa Pasirlangu, Cisarua masih bersifat dinamis. Tim SAR dan DVI terus memperbarui informasi seiring proses evakuasi yang berlangsung intensif.

Berdasarkan laporan sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai 10 orang. Dari jumlah tersebut:

  • 5 jenazah telah diserahkan kepada keluarga
  • 4 jenazah masih berada di Posko DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut
  • 2 bagian tubuh (body part) yang ditemukan sedang menjalani proses forensik

Sementara itu, 23 orang berhasil dievakuasi selamat, termasuk seorang korban bernama Lili yang ditemukan dari reruntuhan. Namun, sekitar 80 orang masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Kondisi Lapangan: Material Longsor Tebal dan Labil

Baca Juga:  Bencana Longsor Bandung Barat Jadi Peringatan Keras, Rajiv Soroti Alih Fungsi Lahan

Operasi pencarian menghadapi tantangan berat di lapangan. Material longsoran didominasi tanah lunak bercampur air akibat hujan deras yang terus mengguyur kawasan Cisarua beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa ketebalan material longsoran mencapai sekitar lima meter, sehingga menyulitkan proses pencarian dan evakuasi korban.

“Alat berat sudah disiapkan, namun mobilisasi ke titik nol masih terkendala akses jalan yang sempit dan kondisi tanah yang labil,” jelas Ade.

Baca Juga:  Rem Truk TNI Blong! Dua Polisi Gugur saat Bertugas Evakuasi Korban Longsor Cisarua

Saat ini, tim SAR menggabungkan alat konstruksi dan metode manual untuk menembus timbunan tanah. Proses ini berjalan lambat karena kondisi tanah yang sangat labil dan rawan longsor susulan.

Strategi Pencarian Hari Kedua

Untuk mempercepat evakuasi, operasi hari kedua dibagi ke beberapa sektor sepanjang jalur longsoran selebar 100 meter. Fokus utama diarahkan ke koordinat terakhir warga yang terlihat sebelum longsor terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Juga:  Evakuasi Terus Berlanjut, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 29 Orang

Cuaca menjadi faktor krusial. Jika hujan deras kembali turun, pencarian akan dihentikan sementara demi keselamatan petugas, mengingat risiko longsor susulan dari lereng Gunung Burangrang masih tinggi.

Imbauan SAR kepada Masyarakat

Tim SAR mengimbau warga tidak mendekati lokasi bencana, agar proses evakuasi korban dapat berjalan maksimal dan aman.

Selain itu, masyarakat diminta memberi ruang bagi petugas untuk bekerja, serta tetap waspada terhadap kondisi tanah yang labil dan material longsoran yang masih bergerak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

longsor Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.