Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Senin, 12 Oktober 2026 20:22 WIB

Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan

Senin, 12 Oktober 2026 20:06 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Senin, 12 Oktober 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan
  • PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online
  • Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan
  • Persib Wajib Manfaatkan Celah Viettel FC, Performa Klub Vietnam Disorot Media Lokal
  • Pernah Dibayar Nasi Bungkus?! Fakta Kelam Masa Lalu Anggun C Sasmi Sebelum Mendunia!
  • Buntut Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, PP The Jakmania Buka Suara
  • Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

By SusanaSenin, 12 Oktober 2026 19:42 WIB4 Mins Read
Ilustrasi pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib Sri Nurhaida Pratiwi (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Sukatani, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi perhatian setelah diduga menjadi korban penyekapan di Uni Emirat Arab (UEA).

Sri yang baru sekitar sebulan bekerja di Dubai dikabarkan meminta pertolongan kepada keluarga karena merasa terancam oleh pihak yang diduga merupakan mucikari atau germo. Hingga Senin (12/10/2026), keberadaannya masih dalam penelusuran setelah komunikasi dengan keluarga terputus.

Dugaan tersebut mencuat setelah keluarga menyebarkan tangkapan layar percakapan terakhir Sri melalui media sosial. Dalam pesan itu, Sri meminta bantuan agar kondisinya segera dilaporkan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai.

Sri mengaku berada dalam situasi yang mengancam keselamatannya dan tidak leluasa meninggalkan pihak yang diduga menyekapnya. Ia juga sempat membagikan lokasi melalui fitur share location yang mengarah ke wilayah Ajman, Uni Emirat Arab.

Pesan terakhir tersebut menjadi salah satu petunjuk awal bagi keluarga untuk mencari keberadaan Sri. Namun, lokasi dan kondisi terkini perempuan asal Cililin itu masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang.

Di tengah situasi tersebut, Sri diketahui meninggalkan tiga anak di kampung halaman. Sebelum komunikasi dengan keluarga terputus, ia sempat berpesan agar anak-anaknya dijaga dengan baik.

Baca Juga:  Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia

Disnaker Bandung Barat Koordinasi dengan Kementerian

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) telah menerima laporan keluarga mengenai dugaan penyekapan PMI asal Cililin tersebut.

Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan, dan Transmigrasi (P3TKT) Disnaker KBB, Dewi Andani, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai Sri yang diduga mengalami masalah saat bekerja di Dubai.

“Betul kami telah menerima laporan keluarga dan saat ini melakukan koordinasi kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Luar Negeri,” kata Dewi saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Disnaker KBB kini berupaya menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk membantu memastikan keberadaan Sri sekaligus memperoleh kepastian mengenai kondisi keselamatannya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, Sri berangkat ke Dubai pada 14 September 2026 untuk mencari penghidupan. Namun, proses keberangkatan hingga pihak-pihak yang diduga membantu penempatannya di luar negeri masih ditelusuri.

Dewi menyebutkan, terdapat sejumlah pihak yang disebut membantu keberangkatan Sri. Meski demikian, identitas, peran, legalitas pihak-pihak tersebut, serta kelengkapan dokumen keberangkatan belum dapat dipastikan.

“Dalam proses keberangkatannya disebut terdapat beberapa pihak yang membantu, namun mengenai status, peran, legalitas pihak-pihak tersebut serta dokumen keberangkatan masih dalam proses penelusuran dan perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh instansi yang berwenang,” ujarnya.

Baca Juga:  Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia

Penelusuran tersebut diperlukan untuk mengetahui bagaimana Sri bisa berangkat ke Dubai, melalui jalur penempatan seperti apa, serta apakah seluruh proses keberangkatannya telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Komunikasi Terputus, Keberadaan Sri Belum Dipastikan

Sri sempat bekerja setelah tiba di Dubai. Akan tetapi, informasi terakhir yang diterima keluarga menyebutkan bahwa ia sudah tidak lagi berada di tempat kerja sebelumnya.

Sejak saat itu, komunikasi dengan keluarga terputus. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir, terlebih sebelumnya Sri sempat mengaku berada dalam situasi yang mengancam keselamatannya.

Lokasi yang dibagikan Sri melalui fitur share location mengarah ke wilayah Ajman. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah ia masih berada di lokasi tersebut atau telah berpindah tempat.

Keluarga kini menanti tindak lanjut dari pemerintah dan instansi berwenang agar keberadaan Sri segera diketahui. Kepastian mengenai kondisinya menjadi hal mendesak, mengingat ia diduga menghadapi situasi yang membahayakan dirinya.

Sri Sempat Minta Bantuan Dedi Mulyadi

Dalam percakapan yang beredar di media sosial, Sri juga sempat meminta bantuan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia

Ia berharap dugaan praktik sindikat germo atau mucikari dapat diberantas. Dalam pengakuannya, Sri menyebut pihak-pihak yang diduga terlibat memiliki bekingan kuat.

Namun, dugaan keterlibatan sindikat maupun pihak lain dalam kasus ini belum dapat dipastikan. Seluruh informasi yang beredar masih memerlukan penelusuran dan klarifikasi dari instansi berwenang sebelum dapat ditarik kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab.

Disnaker KBB menegaskan bahwa pihaknya saat ini berfokus membantu keluarga mendapatkan kepastian mengenai keberadaan dan keselamatan Sri.

Koordinasi lintas kementerian diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, termasuk upaya memastikan kondisi PMI tersebut di Uni Emirat Arab.

“Mengenai pihak-pihak yang disebut dalam keterangan keluarga maupun dugaan kejadian yang dialami korban, kami belum dapat memberikan kesimpulan sebelum ada hasil klarifikasi dan penelusuran dari pihak yang berwenang,” tandas Dewi.

Kasus dugaan penyekapan Sri kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri, terutama ketika mereka menghadapi masalah keselamatan dan terputusnya komunikasi dengan keluarga.

Kini, keluarga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk menemukan Sri dan memastikan ia mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus PMI di Uni Emirat Arab pekerja migran Indonesia PMI asal Bandung Barat PMI asal Cililin PMI diduga disekap di Dubai Sri Nurhaida Pratiwi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!

Nasib 77 PKL Kiaracondong Usai Lapak Dibongkar: Tetap Bisa Berdagang Tapi Dilarang Bikin Bangunan

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.