Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Selasa, 16 Juni 2026 18:00 WIB

Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!

Selasa, 16 Juni 2026 17:06 WIB

Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I

Selasa, 16 Juni 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
  • Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I
  • Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui
  • Persib dan Persija Saling Sikut? Bek Juara Liga India Rp3,48 Miliar Jadi Rebutan
  • Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman
  • Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung
  • Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tempat Pembuangan Sampah Kini Disulap Jadi Kawasan Street Food di Bandung

By Putra JuangJumat, 29 September 2023 09:28 WIB2 Mins Read
Kawasan street food Sumatera Bandung. (Foto: bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Saat ini, berbagai kawasan street food yang tersebar di Kota Bandung dapat menjadi pilihan warga untuk berkuliner, salah satunya street food yang terletak di Jalan Sumatera.

Wajah baru yang diresmikan pada Februari 2023 ini memiliki 18 tenant dengan berbagai macam hidangan. Salah satunya, soto milik Lili Setiawati atau yang kerap dipanggil Linda.

Linda mengungkapkan, area ini dulunya adalah tempat pembuangan sampah sehingga diperlukan waktu yang lama untuk penataan tempat.

“Jadi PKL Sumatera ini berdirinya pada tahun 1994. Dulu tempat ini tempat sampah, tapi kita olah dan tata sendiri sampai 15 tahun. Per lima tahun kita swadaya (penataan sendiri). Kalau sekarang dari PT Mayora,” ucap Linda, Jumat (29/9/2023).

Baca Juga:  Dorong IKM Naik Kelas, Anggota Komisi VII DPR RI dan Kemenperin Gelar Bimtek di Lembang

Sebagai pedagang kaki lima yang sudah belasan tahun berjualan, Linda beserta PKL lainnya terus berjuang untuk menjadi koperasi, yang pada akhirnya membuahkan hasil.

“Tapi setelah sekian tahun, kita tetap terus berusaha menjadi koperasi. Kita bentuk koperasi “Urip Wargi Mandiri” pada tahun 2010,” ungkapnya.

Selain membentuk koperasi, penataan tempat menjadi faktor penting dalam pengelolaan.

Baca Juga:  Waspada! Curah Hujan Kota Bandung Diprediksi Tinggi hingga Sepekan ke Depan

“Karena kita harus menjadi aksesoris kota yang baik, perlu penataan. Dari yang awalnya kurang bersih, kita bersihkan. Dalam 15 tahun ada tiga kali penataan dengan bantuan Mayora dan Satgasus PKL Kota Bandung,” katanya.

Dengan semua upaya yang telah dilakukan, Linda berharap agar PKL menjadi lebih baik dan tertata.

“Kalau sekarang ini saya berharap semua terus berusaha lebih baik. Saya ingin lebih meningkat. Kami dari sekian koperasi kota Bandung juga mendapat piagam penghargaan terbaik dari UMKM Kawaluyaan,” tuturnya.

Baca Juga:  Polri Buka Lowongan 350 Formasi PPPK 2023, Ini Jadwal dan Jabatannya

Sementara itu. Rosmaida, pedagang seblak dan minuman turut mengungkapkan pandangannya terhadap Street Food Sumatera ini. Menurutnya, hal ini membantu para pedagang untuk lebih diperhatikan masyarakat.

“Membantu terlihat lebih rapi dan kita juga lebih terlihat,” ujarnya.

Dengan promosi yang diperluas, Rosmaida berharap, Street Food Sumatera lebih dikenal masyarakat.

“Semoga warga Bandung mengetahui kuliner street food dan lebih terkenal lagi. Ke depannya bisa menjadi sentra kuliner Bandung dengan promosi yang lebih ditingkatkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Jalan Sumatera Kota Bandung Street Food tempat pembuangan sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Berusia Hampir 6 Abad, DPRD Ungkap Posisi Strategis Cirebon dalam Sejarah Jawa Barat

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.