Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB

5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!

Selasa, 27 Oktober 2026 17:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

By Mulki AlbarSelasa, 27 Oktober 2026 17:13 WIB2 Mins Read
Taman Teuku Umar. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung membocorkan konsep revitalisasi Taman Fitnes atau lapangan Teuku Umar di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat,yang kini mendapat penolakan dari warga sekitar.

Berdasarkan pantauan, pada Selasa (27/10/2026) siang, sekitar lapangan itu sudah dipasang seng pembatas, bahkan pekerja proyek sudah mulai melakukan beberapa pengerjaan di sekitar lokasi.

Sementara di bagian pagar terpantau sudah terpasang beberapa spanduk penolakan dari warga sekitar. Sebab, anak-anak terancam kehilangan tempat latihan sepak bola karena tempat itu dikabarkan akan jadi skatepark.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan, sebetulnya skatepark tersebut hanya bagian dari wahana saja karena nantinya akan ada jogging track, plaza, seating area, tempat duduk, dan lapangan futsal.

Baca Juga:  Ada yang Baru di Bandung, Ini Dia 3 Restoran yang Menyajikan View Pemandangan Kota Kembang

“Cuma 30 persen untuk skatepark. Itu sudah mulai (pembangunan) dari hari Senin minggu kemarin kalau enggak salah, targetnya selesai Desember,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/10/2026).

Luthfi memastikan, dengan pembangunan skatepark di sebagian lahan tersebut, maka anak-anak di sana masih tetap bisa latihan bermain bola, apalagi akan dibangun fasilitas tempat futsal.

Baca Juga:  Rekomendasi Tempat Makan Burger Enak dan Hits di Bandung

“Masih (bisa main bola) karena waktu bulan Januari kita ngobrol sama RW dan segala macam. Ada aspirasi soal revitalisasi ada yang pengen senam, tempat duduk, dan ada main bola, jadi skatepark bagian dari wahana,” kata Luthfi.

Terkait revitalisasi Taman Fitnes tersebut, pihaknya juga memastikan sudah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar dan aparat kewilayahan di Kecamatan Coblong terkait konsep untuk revitalisasi taman itu.

“Kita rapat juga sama kewilayahan untuk sosialisasinya, meluruskan bahwa sebutnya skatepark itu hanya wahana tapi bentuknya plaza, seating area lah,” ucapnya.

Baca Juga:  Mengenang Masa Lalu, Ini 5 Bioskop Tertua di Bandung

Sementara terkait adanya beberapa spanduk penolakan, kata Luthfi, sudah terpasang sejak hari Jumat. Namun, terkait kondisi ini sudah dirapatkan oleh DPKP bersama pihak RW dan Karang Taruna karena di sana ada Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Jadi di sana dipakai latihan main bola. Makanya kan Pak Wali sudah statement, nanti dikasih fasilitas di Tegalega atau Timur. Tapi intinya, aspirasinya kita tangkap, makanya salah satu desain taman itu ada venue lapang mini soccer kayak di Pasopati,” kata Luthfi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung dkpp Taman Teuku Umar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.